Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 28: Kesiangan


__ADS_3

Jam Sudah Menunjukkan Pukul Tujuh pagi, Keyla hanya meminum Teh hangat lalu segera Bergegas berangkat ke Tempat kerjanya,


Gadis Itu sangat Terburu-buru Karena Hari Ia Sudah Terlambat Bangun.


"Moga saja Pa Dion, tidak Memarahiku," Batin Keyla, Sambil Terus melangkah dengan Sangat Cepat Agar Ia bisa Segera Tiba Di Restoran.


Setelah Ia tiba di Di restoran itu. Keyla kembali Menatap Sekeliling Jalan raya, Mata Gadis itu Seperti sedang mencari Sesuatu.


Ia sangat Gugup Jika Andro akan Mengikutinya.


"Huuuff,"


"Untung Saja, Dia Tidak mengikuti aku." Ujarnya Sambil Melangkah masuk ke dalam Restoran itu.


"Selamat Pagi Keyla," Ucap semua Karyawan yang sudah datang lebih awal darinya.


"Selamat pagi juga Teman-teman Semuanya," Jawab Keyla, Sembari Tersenyum Menatap Mereka


"Kenapa Kemarin kamu Nggak masuk Key?


Tanya Alya


"A--aku, Aku lagi Kurang Sehat Mba," Jawab Keyla Berbohong pada Sahabatnya itu.


"Lalu kenapa hari ini kamu sudah masuk kerja? Mendingan kamu istirahat di rumah dulu de Key, Ucap Alya


"Nggak apa-apa kok mba, aku udah Baikan,"


Ujarnya


"Yakin key? Tanya kembali Alya.


Keyla hanya mengangguk pelan


Namun ia terus Kepikiran dengan Andro Yang Sudah ia Kunci Di Rumah Kontrakan nya, Karena Terburu-buru Ia sampai lupa Membangunkan Pemuda itu. Dan akhirnya Ia juga Menguncinya Dari luar.


"Semoga Saja Tuan, Nggak marah karena aku lupa membangunkan dia."


Gumam Keyla,

__ADS_1


"Sepertinya Keyla masih sakit," Gumam Alya yang Sejak tadi selalu Memperhatikan Wajah Keyla selalu murung


"Key, kamu masih Sakit ya?" Tanya Alya Sambil terus melanjutkan pekerjaannya


"Nggak kok mba, aku udah Sehat,"


"Tapi sejak tadi kamu murung terus, Apa ada yang sedang kamu pikirkan? Tanya Alya kembali


"Nggak kok mba,


"Oh, Kalau kamu butuh apa-apa nanti Ngomong sama aku ya,"


Keyla hanya mengangguk sembari tersenyum menatap temannya itu.


\*\*\*\*


Kini Andro sudah terbangun Dan ia pun Menatap ke samping Keyla, Namun ia Merasa Sangat Terkejut Ketika Keyla sudah tidak berada di Sampingnya lagi. Pemuda itu pun segera bangun Mencari Keyla di dapur dan Di kamar mandi. Namun Ia sama sekali Tidak mendengarkan Suara Keyla berada di dalam Rumah itu.


"Kemana dia, Apa dia sudah berangkat kerja? Gumamnya sambil Menatap Jam dinding di ruang tamu.


"Pantesan udah jam Delapan lewat, Ucapnya Sambil Mengerutkan keningnya


Pemuda itu masih bingung harus Memasak apa untuk sarapannya pagi ini. Ia Bakan tidak tau soal memasak.


"Gimana caranya aku bisa masak?" Gumam pemuda itu, Sambil Menatap Karung beras dan juga Kompor kecil yang berada di depannya itu.


"Sebaiknya aku Cari makan di restoran saja,"


"Dari pada aku harus masak, Batin Andro


Sambil mengambil kunci mobilnya yang berada di atas meja. Ketika ia hendak membuka pintu. pemuda itu sangat terkejut karena pintu tersebut tidak dapat di bukanya


"Kenapa pintu ini Nggak bisa di Buka?" Ucap andro Kembali menarik Pintu Tersebut.


"Jangan-jangan, pintunya di kunci dari luar lagi sama Keyla," Ujar Andro sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Bisa mati karena kelaparan ni aku,"


"Lagian kenapa Keyla mengunci pintunya si? Kan Ada aku di dalam rumah ini, Ucap Andro dengan sangat bingung

__ADS_1


Pemuda itu sangat Bingung Karena ia tidak tau harus keluar dari Mana, Akhirnya ia memutuskan untuk Keluar dari Pintu belakang. Dengan sangat cepat pemuda itu membuka pintu belakang agar ia bisa keluar dari dalam rumah itu,


"Akhirnya aku bisa Keluar." Tapi aku harus kembali mengunci pintu ini agar tidak ada maling yang masuk,


Setelah pintu berhasil ia kunci Kembali, Pemuda itu pun segera pergi ke mobilnya.


\*\*\*\*


"Keyla, Apa kamu Sedang sakit? Tanya Dion


"Nggak kok bos, Aku udah Baikan," Jawab Keyla Sembari Tersenyum


"Baiklah, Tapi jika kamu masih Sakit Sebaikanya Kamu istirahat dulu ya," Ujar Dion


"Iya Bos,"


"Ya Sudah, Kalau Begitu Saya masuk Dulu," Ucap Dion, Sambil Berjalan Menuju Ke ruangan nya.


Sementara Santi Yang Sedang Melihat Keyla Di perlakukan Dengan Sangat Baik Oleh Dion. Merasa Sangat Sirik, Selama Ia bekerja di Restoran itu. Dion Tidak Pernah Perhatian Padanya


"Hei Gadis Kampung" Teriak Santi


Keyla Menoleh Ke arah suara Yang sedang Memanggilnya.


"Iya ada Apa Mba," Sahut Keyla


Santi Mendekati Keyla Sambil Tersenyum Sinis


"Apa yang sudah Kamu Pakai untuk Memikat Hati Pa Dion? Tanya Santi


Namun Keyla Masih Diam saja, Tanpa Menjawab Pertanyaan Gadis Jahat itu.


"Kenapa kamu Hanya Diam Saja!"


"Terserah Mba Saja," Yang jelas Saya Tidak Pernah Memakai Pemikat apa pun untuk Membuat Pa Dion baik Sama aku," Ujar Keyla Dengan Sangat Santai


"Benarkah?? Ucap Santi Dengan Nada kasarnya


Akan tetapi Keyla Segera Meninggalkan Santi dan Kembali Melanjutkan Pekerjaannya Bersama Alya. Hingga Membuat Santi Merasa Sangat Geram Melihat Keyla Yang Semakin Berani Menentang nya.

__ADS_1


"Awas Saja kamu Gadis Kampung," Tidak Lama lagi aku akan berhasil Membuat Kamu Tersingkir dari tempat Ini!" Gumam Santi, Sambil Mengerutkan alisnya


__ADS_2