Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 32: Seseorang Yang Mirip Ferry


__ADS_3

"Bi, Aku ijin ke kontrakan dulu ya Bi," Ucap Keyla


"Tapi Nak, Gimana kalau Den Andro kembali Kamu tidak Di Rumah, Bisa-bisa Den Andro Marah besar," Jawab Bi larsih, dengan Sedikit Cemas


Keyla pun Terdiam dan Ia bingung harus Berbuat apa Karena Ia harus Ke tempat kerjanya.


"Menurut Bibi, Sebaikanya Nunggu Den Andro Dulu Sampai Dia pulang Nak," Ucap kembali Bi larsih


"Iya de Bi," singkat Keyla, Lalu Kembali Ke kamar Andro.


Wanita paru baya itu hanya menatap Keyla dengan sangat Kasihan


Sementara di dalam kamar Keyla hanya Berbaring Sambil Memikirkan Kakaknya yang Masih Belum ia Temukan.


"Kak Ferry, Kamu di mana kak?"


"Kenapa aku Tidak bisa bertemu denganmu." Gumam Keyla


Tidak lama kemudian Di halaman rumah Sudah Terdengar Suara mobil yang Datang


Gadis itu pun segera bergegas dari kamar Dan pergi menemui Bi larsih


"Bi, Siapa yang datang?" Tanya Keyla


"Mungkin Den Andro sama Ayahnya," Jawab Bi larsih


"Bi larsih..." Suara seorang Gadis sedang Memanggil dari Arah pintu depan


"Itu seperti Suaranya Non Putri," Ucap Bi Larsih menatap Keyla


"Non Putri? Siapa dia Bi," Tanya Keyla Bingung


"Dia Anak Dari Adiknya Tuan ardani, Namun Non Putri orangnya Juga baik Bakan Dia juga Sudah menikah," Jawab Bi larsih


"Oh gitu ya Bi,


"Ayo kita ke depan Biar Bibi bisa Kenalin Kamu sama Non Putri dan Suaminya," Ajak Bi larsih Sembari Tersenyum pada Keyla


Mereka pun segera pergi Membukakan Pintu Untuk Putri Dan Suaminya yang sedang Berada Di luar Rumah


Ceklek


"Bi larsih.. Aku kangen De sama Bibi," Ucap Wanita Cantik Yang sedang berdiri di depan pintu itu dan segera memeluk Bi larsih

__ADS_1


"Bibi Juga kangen Sama non Putri," Balas Bi larsih


"Siapa Dia Bi?” Tanya Putri Sambil Menatap Keyla


"Oh Dia Ini... "


"Aku Kerja di Sini Juga Non, Potong Keyla


"Oh, Siapa nama kamu? tanya putri dengan lembut


"Keyla." Ucapnya dengan Singkat


"Kenalin aku putri, Ucap Putri sambil mengulurkan tangannya Pada keyla, Dan Keyla pun Membalas mengulurkan tangannya pada Gadis itu.


"Di mana Suami kamu non?" Tanya Bi larsih kembali menatap ke arah mobil


"Itu bi, Jawab Putri sambil menunjuk ke arah Suaminya yang Baru keluar dari dalam mobilnya.


Keyla Merasa Pernah melihat Pemuda itu Bakan ia Sangat mengenalnya dengan Baik. Namun Ia Masih sedikit Bingung Karena Penampilan Pemuda itu sangat berbeda Dengan Kakaknya


"Kak Ferry," Batin Keyla Sambil terus Menatap pemuda yang Sangat mirip dengan Kakaknya itu


"Bi larsih, Gimana kabarnya?" tanya Pemuda Sambil Menatap Bi larsih


Tidak lama kemudian Tatapan Pemuda itu Tertanam pada Sosok Gadis yang Sedang Berdiri di samping Bi larsih, Pemuda itu Sangat Terkejut Ketika melihat Keyla Sedang berada di rumah Itu.


"Keyla?" Ucap Ferry dengan Sedikit Bingung


"Apa kamu Keyla?" Tanya Ferry Mendekati Gadis itu.


"Kak Ferry,"


Setelah Mereka saling mengenal Akhirnya Ferry segera Memeluk Adik semata wayangnya itu.


Tangisan Keyla kini Tak terbendung lagi. selama ini Ia Selalu Hidup sendirian Dan Sudah Lima tahun lebih Ferry Meninggalkannya Di kampung.


Sedangkan Ferry Selalu Berusaha Untuk menghungi Keyla namun kata tetangganya di kampung Keyla sudah pergi Ke kota. Sehingga membuat Ferry merasa putus asa untuk mencari Adiknya kembali.


Bi larsih dan Putri Saling bertatapan dengan Sangat Bingung.


"Sayang, Memangnya Keyla ini Adik yang Selama ini kamu cari-cari Ya?" Tanya Putri Pada Suaminya


Ferry mengangguk Sambil Tersenyum bahagia karena bisa di pertemukan Kembali Dengan adiknya.

__ADS_1


"Kamu udah tinggal berapa lama di sini Dek?" Tanya Ferry


"Baru Sebulan kak, Jawab keyla


"Apa kamu mau tinggal bareng kami Keyla?" Tanya Kembali Putri


"A--aku,Aku..."


"Udah, Jangan Pake lama mikir ntar kelamaan. Potong putri sambil tersenyum menatap Keyla yang Masih Bingung


"Iya dek, Lebih baik kamu ikut dengan kami ya," Biar kita bisa kumpul Seperti dulu lagi." Ujar Ferry Dengan cepat


"Benar tu kata kakak kamu, Biar Nanti aku Yang Ngomong sama Om Ardani. Bujuk putri Sambil memohon pada adik iparnya


Namun Keyla Tidak bisa Menerima ajakan mereka Karena Ia juga Masih bekerja. Tetapi Ia juga Pengen Kumpul bersama Kakaknya.Gadis itu menjadi Bingung Harus Berbuat apa Agar dia Tidak Menyakiti Perasaan Kakaknya dan Juga tidak ingin mengecewakan Hati pa Dion, Yang sudah Menerimanya Kerja di tempatnya Walaupun Dia tidak memiliki Ijazah Namun pa Dion Sudah menerimanya Dengan baik.


Kini Perasaan Keyla menjadi Campur aduk Karena Ia tidak bisa Menjelaskan semuanya pada Kakaknya.


"Key, Apa yang Sedang kamu pikirkan," Tanya Ferry Sambil Menatap Wajah adiknya


"Sebenarnya aku, Pengen Ikut sama Kalian Namun Aku Nggak bisa Ninggalin Pekerjaan aku kak," Ucap Keyla Menatap Ferry dengan Sangat Sedih


"Kan Tadi Istri Kaka udah Bilang sama kamu, Biar Nanti dia Yang Bicara dengan Om Ardani."


"Sebenarnya aku, Nggak kerja di lagi kak.


"Lalu kamu Kerja dimana Dek, Tadinya kamu bilang Kamu kerja di Sini." Tanya Ferry Menatap Datar pada adiknya.


"Dulu aku memang Kerja di sini, Tapi Karena aku Pengen mencari kakak, Jadinya aku Pindah Kerja di Restoran." Tutur Keyla


"Astaga Dek, Kenapa bisa gitu Si?


"lagian Kamu kerja sebagai apa Di restoran, Kan kamu Sendiri Nggak punya Ijazah."


Keyla hanya Menundukkan Kepalanya Dan Terdiam.


"Ya udah, Nanti kamu Kasih tau Alamat Restoran Tempat kamu kerja, Biar Nanti Kakak bisa nganterin kamu Kerja tiap Harinya." Ujar Ferry


"Memang kakak, Nggak marah Sama aku Jika aku tetap kerja?


"Buat apa Kakak Marah. itu kan Mala bisa membantu Kamu Lebih Dewasa, Agar Suatu Saat Nanti kamu Punya Suami Udah Makin Dewasa dan Nggak Rewel lagi."


Ejek Ferry Sambil Tertawa Menatap Keyla.

__ADS_1


__ADS_2