Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 83: Ngidam


__ADS_3

Andro pun Mengikuti Kemauan Istrinya Untuk Jalan Kaki ke Pasar Di ujung jalan Sana.


Wanita itu terlihat sangat Bersemangat Saat di ajak Suaminya jalan-jalan Ke pasar.


Ardani Sibuk Mencari Andro dan Menantunya Di dalam Rumah.


"Bi larsih. Di mana Andro sama Keyla?" Tanya Ardani Bingung


"Tadi Mereka Lagi jalan-jalan Di Luar Rumah Tuan. Mungkin Saja Sekarang Mereka Jalan-jalan Ke luar sana tuan," Jawab Bi larsih.


"Ya sudah. Jika Mereka Sudah kembali Katakan sama Andro Untuk menemui Saya Di Kantor ya." Ujar Ardani Lalu ia segera Pergi Bersama Pak Gilang.


Di tengah perjalanan Ardani tidak Sengaja Melihat Andro dan Istrinya sedang Berjalan Kaki Dari Arah Jalan Raya ujung Sana.


"Tunggu Sebentar." Ucap Ardani Pada Pak Gilang.


"Ada apa tuan?" Tanya pak Gilang Sambil Menghentikan Mobil mereka.


"Coba kamu Lihat itu." Ardani Menunjukkan Tangannya Ke arah Andro Dan Istrinya.


"Itu kan Den Andro Sama Nak Keyla, Sedang Apa Mereka Di Sana Ya?" ucap Lelaki Dewasa Itu.


Lalu Ardani Segera Keluar dari Dalam Mobilnya. Dan Berjalan Mendekati Andro dan Menantunya.


"Andro!" Panggil Ardani Kepada Andro Dan Keyla yang Sedang Berjalan.


"Iya ayah?" Menoleh Ke Samping Ayahnya.


"Kalian sedang apa di sini?" Kenapa Tidak Bawah mobil saja Andro!" Menatap Putranya.


"Em. Keyla lagi Pengen jalan kaki saja Ayah. Makanya Kami tidak Membawah Mobil." Jawab Andro Menatap Kembali Ayahnya.


"Sebentar Siang Kita ada meeting Di Kantor. Kamu jangan lupa Hadir ke Acara Meeting kita." Ujar Ardani.


Andro Mengangguk Mendengar Ucapan ayahnya.


"Ok Ayah. Sebentar Siang Nanti aku Datang." Jawab Andro


"Baiklah Kalau begitu ayah pergi Dulu. Kamu Jaga Istrimu dengan baik." Ucap Ardani Sambil Menepuk Pundak Putranya pelan. Lalu Kembali berjalan Menuju ke Mobilnya Dan Pergi Meninggalkan Andro dan Keyla.

__ADS_1


"Apa aku boleh ikut Ke sana?" Menatap Suaminya Penuh permohonan.


"Sebaiknya kamu Di rumah saja Sayang. Aku takut nanti kamu akan Kelelahan, lagi Pula Di sana Aku Banyak Pekerjaan Yang Harus Aku Kerjakan." Membujuk Istrinya


Keyla pun merasa sangat Sedih. Karena Tidak di ajak oleh Andro.


"Kenapa wajah Kamu di Tekuk begitu si Sayang Ntar Cantiknya Hilang Loh." Mencoba Menghibur Istrinya yang lagi Ngambek Karena Tidak di ajak olehnya.


"Aku pengen sekali Ikut sama kamu Mas." Lirih Keyla Namun tidak Di hiraukan oleh Andro


"Tapi sayang, Aku khawatir Nanti kamu Kecapean sayang."


Mendengar Ucapan suaminya Yang Sama Sekali tidak ingin mengajaknya. Wanita muda Segera Berjalan Sendiri dan Meninggalkan Andro.


"Sayang. Tunggu aku dong." Panggil Andro Ketika melihat Istrinya yang sudah Merajuk Itu.


"Sayang jika Kamu mau Ikut sama Aku. Kamu Harus janji Untuk makan Yang Banyak Dulu ya." Tersenyum menatap Istrinya.


Mendengar itu Keyla Tersenyum Dengan Sangat Senang. Karena ia Bisa di ikut Bersama Suaminya ke kantor.


Lalu mereka Kembali berjalan untuk Segera Pulang ke rumah. Rasanya kaki andro Terasa Pegal Karena harus Berjalan Kaki dengan Sangat Jauh. Namun Demi Kemauan Istrinya Ia rela Harus berjalan sejauh itu.


"Mobil Siapa Itu?" Lirih Andro Menatap Mobil Yang baru ia Lihat itu.


Tidak lama Kemudian Seorang Gadis Keluar dari dalam Mobilnya. Sambil Berjalan Mendekati Andro dan Keyla.


"Hai Andro. Gimana kabarmu?" Ucap Claudia yang Sudah Berdiri tepat di Depan Andro dan Istrinya.


"Kabar Kami Baik." Singkat andro. Sambil Menggandeng Tangan Istrinya.


"Istrimu lagi hamil ya? Kok Perutnya Besar Gitu!" Ucap Claudia tertawa mengejek Keyla.


"Iya. Dan sebentar lagi Kami akan Segera Mempunyai Anak. Jadi sebaiknya Kamu Pergi Dari halaman Rumah ini Sebelum aku Benar-benar marah sama kamu." Ujar Andro Dengan kasar.


Claudia Tersenyum sinis menatap pasangan Suami-istri itu.


"Kalian pikir kalian Siapa? Bisa mengusir Aku Seperti itu!" Andro. saya hanya Kasihan Saja sama Kamu, Ternyata kamu Benar-benar Sudah masuk ke dalam Jebakan Wanita kampung Ini!" Ucap Claudia Dengan Santai


"Ini kan Rumah saya. Jadi Saya Berhak Mengusir kamu Kapan Saja." Ucap Andro Menatap Claudia.

__ADS_1


"Andro. Apa kamu Lupa dengan apa yang Kita Sudah lakukan di Pulau itu? Kamu kan Mencumbui aku dengan Penuh Kasih Sayang. Kok sekarang kamu Mala Jadi Kayak Gini lagi." Mencoba Untuk Membuat Keyla Cemburu.


"Cukup ya Claudia! Saya tidak pernah Melakukan Apa pun Dengan kamu. Lagian Bukannya Kamu yang Sengaja Bertelanjang Di depan saya?" Ucap Andro Melotot Pada Claudia.


Claudia merasa malu Ketika Dirinya di hina Oleh Andro Berulang-ulang Kali.


"Aku sumpahin anak kamu Itu Cacat Seumur Hidup Andro!! Teriak Claudia


Membuat Keyla Merasa Tidak Senang Dengan ucapan Wanita itu.


"Memangnya Kamu siapa Bisa menyumpahi Anak Saya? Apa kamu Sudah Memiliki Kemampuan Untuk Membuat Seseorang Cacat!'' Bentak Keyla berjalan Mendekati Claudia.


"Memangnya kenapa? Apa kamu Tidak Senang dengan Ucapan saya. Wanita Kampung?!" teriak Claudia kembali


Dengan cepat Tangan Keyla hinggap di Pipi Kanan Wanita itu.


Pakkk.. Keyla menampar wajah Claudia Dengan sangat Kuat. hingga membuat Claudia Hampir terjatuh.


"Jangan Sekali-kali Mba Mengusik Rumah Tangga Kami. Karena saya Bisa melakukan Hal Yang Lebih buruk lagi terhadap Kamu!" Tegas Keyla Melotot pada Wanita itu.


"Dasar kamu wanita sialan!! Kamu pikir Kamu bisa mewan saya? Lihat diri kamu Udah Buncit kayak Gitu Dan Sebentar lagi Pasti Andro Akan Berpaling dari Kamu. Karena Semua yang ada pada diri kamu Itu Akan Layu!" Hahahaha.. Suara Claudia Semakin Kuat Menertawakan Keyla.


"Walaupun nanti aku Udah nggak Cantik Lagi. Yang penting aku nggak pernah Mengganggu Hubungan orang lain.


Bukan Seperti kamu. Yang sudah di Campakan Oleh Mas Andro. Tapi masih saja Mengejarnya." Ungkap Keyla Membalas Menertawakan Claudia


Claudia menjadi sangat marah dan Emosi Melihat Wajah Keyla Yang semakin Berani Di Depannya Itu.


Namun Andro Mala Memuji Keberanian Istrinya Yang Tidak Terduga Menampar Wajah Claudia seperti itu


"Sudah. Biarkan saja dia, Kita masuk saja Dan Segera bersiap-siap Bentar lagi Kita kan Mau Jalan," Ucap Andro Dan Segera Mengajak Keyla masuk ke dalam Rumah.


Sedangkan Claudia masih berdiri tegak Di Depan rumah Ardani.


Wanita itu Merasa sangat tidak puas Dengan Perlakuan Keyla terhadapnya.


"Aku pasti bisa Membalaskan Semua Perbuatan Kamu Gadis Miskin!! Bentak Claudia Menatap Keyla yang sudah Masuk Ke dalam Rumahnya.


"Mas. Aku Heran deh sama Mba Claudia, Kenapa Dia Tidak pernah berhenti Mengganggu Rumah Tangga Kita." Keluh Keyla Dengan sedikit emosi.

__ADS_1


"Biarkan Saja sayang, Itu Namanya Dia Nggak Bisa Move on Dari aku. Tapi aku Juga Nggak akan Pernah Terpengaruh Dengan Kecantikan Dia lagi." Jawab Andro Sambil Menciumi Kening Sang istri.


__ADS_2