Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 45; Kecurigaan Andro.


__ADS_3

"Ada apa Dengan Ka Ferry, Kok Tiba-tiba Jadi Aneh Kayak Gini?" Ucap Andro Sambil Menatap Layar Ponselnya.


"Kenapa Mas? Tanya Keyla


"Aku Juga nggak Tau Sayang, Kakak Kamu Barusan Nelpon. Dia meminta Aku Untuk Menjaga kamu. Jelas Andro Menatap Serius Pada Keyla


"Iya mas, Tadi Juga aku Sempat Mikir Saat Mas Ferry Dan Kak Putri Ada di Sini. Kayaknya Mereka Ada masalah Deh." Ucap Keyla


"Kayaknya Si, Ini Ada Hubungannya Dengan Karan.


"Karena Mereka Kan Baru saja Keluar Dari Halaman Rumah kita. Tapi Belum Lima menit Mereka Udah Nelpon Kita. Ini Udah Jelas Mereka Pasti Melihat Karan Di Daerah Sini. Ucap Andro,


"Aku Takut Mas, Jika Karan Melakukan Hal-hal yang Tidak baik Sama mas Ferry dan Kak Putri." Keluh Keyla Mencemaskan Kakaknya


"Sabar sayang, Kita pasti bisa melewati Semua Ini Dengan Baik. Bujuk Andro


"Awas saja kamu Karan, Jika Berani Menyentuh Keyla Dan Juga Keluarganya. Maka Kamu Akan berhadapan Denganku. Gumam Andro, di dalam hatinya.


"Mas, Aku Udah ngantuk." Ucap Keyla Singkat


"Baiklah Sayang, Kamu Tidur Saja Dulu. Aku Akan Selalu Menjaga Kamu," Ucap Andro Mengelus Rambut Keyla


Gadis Itu Pun Segera Berbaring Di Tempat Tidur. Sambil Di temani Oleh Andro di Sampingnya. Setelah melihat Keyla Sudah Tertidur pulas. Andro pun Berjalan Ke arah Jendela Kamar nya. Ia melihat Sekeliling Halaman Rumah Mereka. Dan tiba-tiba Ia Melihat Sebuah Mobil mewah Yang berada Di jalan raya Depan Rumah Mereka.


Pemuda Itu Semakin Penasaran Dengan Mobil Itu. Walaupun Kamar Mereka berada Di Lantai Dua. Namun tetap saja Andro tidak Bisa Mengenali Wajah Orang Yang sedang di Dalam mobil hitam Itu


"Siapa dia? Kenapa Dia bisa memarkirkan Mobilnya Tepat Di Depan Rumah kami ya?"


Gumam Andro, Sambil terus Menatap mobil Itu.


"Kalau aku Pergi ke luar, Keyla Sendirian Di Sini.


Pemuda itu Semakin Penasaran Namun Ia Juga Tidak bisa Meninggalkan Keyla Sendirian Di Kamarnya.


"Itu pasti Karan. Makanya Tadi kak Ferry Nelpon aku Untuk Menjaga Keyla Dengan Baik. Pasti Dia juga melihat mobil itu,"

__ADS_1


"Sebaiknya Aku Segera Menghubungi Ka Ferry untuk Menanyakan langsung Tentang Mobil itu."


Ucap Andro, sambil Mengambil Ponselnya Dan Segera Menghubungi Ferry. Yang Juga Masih berada di Daerah Tempat tinggalnya Andro. Ferry sengaja Memutar Balik Mobilnya Agar ia bisa membuntuti Karan Dari Belakangnya.


"Halo Kak, Apa Kalian Sudah Sampai Di Rumah?" Tanya Andro


["Belum Andro, Kami Masih Berada Di Selokan Belakang Rumah kalian.] jawab Ferry dari sebrang Sana.


"Di selokan? Memangnya Ngapain Kak Ferry Di situ, Bukannya Tadi Udah Pulang Ya?" Tanya Andro Kembali.


[Iya tadi Kami Memang Sudah Pulang, Akan Tetapi Kami Melihat Mobil Karan Terparkir di Jalan,"] Tutur Ferry dengan Sangat Pelan


"Iya kak, Aku juga melihat Mobil Hitam Berada Di Jalan sana. Makanya aku Menghubungi Kakak. dan Ternyata Memang Benar Dugaan Aku,"


[" Aku minta Kamu tetap Di sana Untuk Menjaga Keyla dengan Baik. Karena Mungkin Karan sedang Mengincar Keyla."]


"Iya kak, Aku pastikan Keyla akan aman Bersama Aku. Dan sebaikanya Kaka cepat Pulang Jangan Sampai Dia melihat Kaka Di Situ. Pinta andro


["Iya Andro, Kami Akan Segera Pulang. Tapi Nanti Jika Dia Sudah Pergi dari Sini.]


"Baiklah kak, Kalian juga Harus hati-hati."


"Mas, apa Sebaiknya kita lapor Polisi Saja mas?" Tanya Putri


"Kita Nggak punya bukti Sayang, Jawab Ferry


"Tapi kan, kita bisa merekam Mobil dia Atau Mengambil Gambar Agar Dia bisa Di hukum.


Ucap Putri Dengan sangat Tegas


"Kamu benar sayang, Tapi Di sini Gelap Dan Dia pasti Akan Curiga Jika melihat Cahaya Dari Ponsel Kita."


"Iya juga si Mas, Terus Gimana dong Aku Takut, Jika Lama-lama di Sini Dia bisa Curiga Sama Kita mas," Keluh Putri


"Tunggu Sebentar Sayang, Kita harus Pastikan Dia Tidak melakukan Apa-apa Di Sini. Ucap Ferry

__ADS_1


"Baiklah Mas,"


Sementara Andro, Juga masih Melihat Mobil Itu Dari Jendela Kamarnya. Ia Bakan tidak Berpindah Tempat Sejak melihat Mobil Karan Berada Di Jalan itu.


"Sebenarnya Apa Maumu Karan! Kenapa kamu Mengincar Keyla." Gumam Andro Menatap Tajam Ke arah mobil itu.


"Aku Pastikan Kamu Juga akan Menderita Jika Berani Mendekati Keyla."


Tidak Lama Kemudian Seseorang Keluar Dari Dalam Mobil itu Dan melangkah Ke depan Pagar Halaman Keluarga Ardani. Andro Terus Menatap gerak gerik Orang itu Yang Sudah Berada Tepat Di depan pagar Rumah Mereka.


"Sialan! Apa yang Sedang Ia lakukan Di sana." Gumam Andro Terus Menatap Pemuda itu.


Sementara Ferry Yang Juga melihat Karan Keluar Dari mobilnya. Ia juga Keluar sambil berjalan Pelan Mengikuti Karan dan kini Ia hanya bisa melihat Karan Dari Dekat pohon Yang berada di pinggiran jalan itu.


"Apa yang Sedang Karan Lakuin di Situ.


Seperti nya dia sedang Memasang Sesuatu Di Pagar Itu, Gumam Ferry Sambil terus Menatap Ke arah Karan.


Setelah berhasil Memasangkan Kabel Kecil Ke Pintu Pagar itu. ia Segera Bergegas kembali ke dalam mobilnya. dan Mengaktifkan Lokasinya Dimana ia Bisa Melihat Keyla Setiap saat Dari Ponselnya.


Karan Bakan tidak menyadari Bahwa Ferry Sedang Berdiri Di dekat Pohon Samping Mobilnya.


"Ini adalah satu-satunya Caraku Agar aku Bisa Mengetahui kapan Keyla Keluar dari Rumah ini." Gumam Karan Tersenyum Puas Dengan Rencana Nya. Yang ia Pikir Akan Berhasil.


Setelah melihat Mobil Karan, Sudah Meninggalkan Tempat itu. Dengan sangat Cepat Andro Keluar dari Kamarnya Dan pergi Ke Jalan itu.


Ferry dan Istrinya juga sudah Berada di sana.


"Kak, Sebenarnya Apa yang Karan Lakukan di Sini. Tanya Andro Sambil Mencari sesuatu Yang Karan lepas Tadi.


"Andro. Lihat ini, aku berhasil Menemukan Benda Ini. sepertinya Ini Adalah Benda pelacak agar Dia bisa Menemukan Keyla atau bisa Mengetahui Keberadaan Keyla." Ucap Ferry Sambil Memutuskan Kabel kecil Yang Berada Tepat di Samping Pagar Halaman Rumah Andro


"Licik juga dia, Singkat Andro.


"Ya sudah, Sekarang Kamu Masuklah ke Dalam. aku Sama Putri akan segera Pulang, Tapi Ingat Jangan Biarkan Keyla Masuk kerja Pada Esok hari." Pinta Ferry

__ADS_1


"Tenang saja kak, Aku akan Membuat Keyla Tidak Akan lagi kembali Ke restoran Itu. Ujar Andro


Ferry Pun Merasa Lega karena Andro Bisa Menjaga Adiknya dengan baik. Setelah Ferry dan putri pergi. Andro segera Masuk ke dalam Rumah.


__ADS_2