Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
EP 49: Menghibur Keyla


__ADS_3

Kedua Anak buah Karan Telah Tiba di rumah Kediaman Dion Kusuma. Mereka Sangat Ketakutan untuk Menemui Karan Di sana.


"Bos," Ucap Kardo Sambil Menunduk


Karan Menatap Mereka Dengan Sangat Tajam.


"Dimana Keyla? Kenapa kalian Tidak Bersama Keyla? Tanya Karan, Sambil Melototi Mereka.


"Maafkan kami Bos. Tadi Ada Seorang Pemuda Bersama Gadis itu. Dan Dia Mengancam Untuk Melaporkan Kami Ke Polisi." Tutur Bram Dengan Sangat Gugup


"ahhhh Sialan!! Kenapa Selalu Dia Itu Yang Jadi Penghalang! Ucap Karan Dengan Sangat Marah.


"Sekarang Kalian Pergilah dari tempat Ini. Saya Akan kembali Menghubungi Kalian Jika Waktunya Sudah Tiba." Ucap Karan mengusir Kedua anak Buahnya itu


"Baik Bos!"


Setelah Bram Dan Kardo, Pergi dari Rumahnya. Pemuda itu kembali Mencari Rencana Untuk bisa Membawah Keyla Dari Rumah Andro.


***


Setibanya Di Rumah Andro Segera Menghubungi Ferry Untuk Memberitahukan Tentang Kejadian Tadi Siang Di Kontrakan Keyla.


Namun Ponsel Ferry Tidak Bisa di hubungi.


"Ada apa Mas?" Tanya Keyla


"Ini Loh, Ponselnya Ka Ferry Nggak Bisa Di Hubungi. Mungkin Mereka Lagi Meeting Kali Ya." Jawab Andro,


"Mungkin Saja mas, Kan Ka Ferry Sangat Sibuk Jadi dia selalu Mematikan Ponselnya.


Ucap Keyla


"Sayang, Jika kamu mau Kemana-mana, Kamu Harus Bilang Ke aku Dulu ya," Ujar Andro Sambil Menatap Keyla


Gadis itu pun Mengangguk Dengan Sangat Cepat.


"Karena Aku takut Mereka akan Kembali Untuk Melakukan Aksi mereka Lagi."


Ucap Andro, Mencemaskan Keyla


"Iya Mas. Aku Janji Nggak Akan Kemana-mana." Ucap Keyla, Sambil Memeluk Andro.


Rencana Pernikahan Mereka Sudah Di Depan Mata. Namun Andro Sangat Menghawatirkan Keselamatan Keyla. Ia Bakan Tidak tau Apa Rencana Karan Selanjutnya.


"Sayang. Aku Ke Ruang kerja Ayah dulu, Kamu Tetap Di Kamar ini ya." Jangan Kemana-mana," Pinta Andro


Keyla Mengangguk

__ADS_1


Andro Pun Mengecup Kening Keyla Lalu Ia Keluar Dari kamar itu. Untuk Menemui Ayahnya.


Tok, Tok, Tok. Suara ketukan pintu Di depan Ruang Kerjanya Ardani.


"Masuklah Andro. Ucap Ardani, Yang Sudah Tau bahwa itu adalah Andro.


Ceklek! Pintu Perlahan Di buka Oleh Andro.


"Ada apa Andro? tanya Ardani Bingung


"Ayah. Apa pernikahan Kami Tidak Bisa Di Batalkan? Tanya Andro, Menatap Serius Pada Ardani.


"Apa maksudmu Andro? Kenapa kamu Bertanya Seperti Itu! Ucap Ardani Dengan Penuh Heran Dengan Sikap Putranya


"Ayah, Karan Telah Membayar Orang Untuk Menculik Keyla. Bakan tadi Suruhan Karan Sudah Datang Di Kontrakan Keyla, Dan Untung saja Aku ada di sana." Jelas Andro Berusaha Untuk Menjelaskan Semuanya Pada Ardani.


"Apa? Lalu Apa Yang Terjadi Sama Keyla?"


"Dia baik-baik Saja ayah. Yang Aku takuti Di Hari Pernikahan Kami Nanti, Karan akan Lebih Leluasa Untuk Menculik Keyla."


Ucap Andro,


"Kalian Akan tetap Menikah. Dan ayah Sudah Mencari Tempat Yang Aman Untuk Kalian Agar Tetap Bisa melangsungkan Pernikahan Kalian." Ucap Ardani Dengan Santai.


Andro Merasa Terkejut pada ayahnya. Pemuda Itu Merasa Kebingungan Dengan Rencana Ayahnya Untuk Tetap Menikahkan Mereka Berdua.


Ardani hanya Mengerutkan Dahinya. Karena Ia Sudah Membayar Beberapa Orang Di Kampung Keyla. Untuk Menyiapkan Tempat Untuk Pernikahan Mereka. Tanpa Sepengetahuan Keyla dan Andro. Ferry Dan Ardani sudah merencanakan Semua itu Dari Beberapa Hari Yang Lalu.


"Baiklah jika Menurut Ayah, Tempat itu Aman. Aku akan Tetap Menikah Dengan Keyla, Ucap Andro dengan Senang


"Besok Kita akan pergi Ke sana. Untuk Melihat Mereka." Ucap Ardani


"Mereka Siapa Ayah? dan kita mau Kemana?" Andro Semakin Kebingungan Dengan Apa yang Ada di pikiran Ayahnya


"Nanti Juga kamu akan Tau Setelah Kita Tiba Di sana." Ucap Ardani,


"apa Keyla Juga sudah Tau Tentang Rencana Ayah?" Tanya Andro,


Pria dewasa Itu Hanya menggelengkan Kepalanya, Sambil Menatap Layar Laptopnya.


Sementara Andro Mengerutkan Keningnya. Lalu Pergi dari ruang Kerja Ayahnya


"Sebenarnya Apa rencana Ayah?" Dan Kenapa Sampai Aku Nggak Tau Ya? Gumam Andro sambil Menggaruk Kepalanya yang Tak Terasa Gatal Itu.


Di dalam Kamar Seorang Gadis hanya Berbaring sambil menatap Langit-langit Kamar Itu. Ia Merasa Sangat Takut Dengan Apa Yang Baru Terjadi Tadi Siang Di Kontrakannya. Entah Apa Yang Sedang Karan Rencanakan Namun Keyla Selalu Berharap Di Hari Pernikahannya Nanti Tidak akan Ada kendala Lagi. Karena Ia Sudah Bahagia Dengan Pilihannya Sendiri.


"Ayah, Ibu." Andaikan Kalian Ada di Sini, Mungkin Kebahagiaan Keyla Akan Sempurna Dengan adanya Kalian.

__ADS_1


"Tapi Sekarang Ayah Sama Ibu, Udah Tenang Di sana. Keyla Hanya Bisa Berharap Ayah Dan Ibu Bisa Merestui Pernikahan Kami." Ucap Keyla Di dalam Hatinya


"Sayang, Kamu Sedang Apa?" Tanya Andro


"Nggak Mas, Aku cuma Mikirin ayah Sama Ibu aku." Seandainya Mereka Ada Di Saat Pernikahan Kita, Mungkin Aku Akan Sangat Bahagia," ucap Keyla Menatap Andro Dengan Kedua Matanya yang Sudah Berkaca-kaca.


"Sayang, Kamu harus Ikhlaskan Ayah Sama Ibu. Aku Yakin Saat Ini Mereka Sudah Bahagia Melihat Kita mau Nikah," Bujuk Andro Mengusap air Mata Keyla.


"Iya mas, Ucap Keyla singkat.


"Gimana Kalau Kita masak, Aku Pengen Makan Yang Kayak Tadi Di Kontrakan itu! Ajak Andro, Memaksa Keyla untuk Ke Dapur


"Memangnya Mas mau makan Capcay Lagi?" Tanya Keyla,


Andro mengangguk Dengan antusias


"Perasaan Tadi Siang Mas, Makannya sangat Banyak Deh," Ucap Keyla.


"Hehehe.. Habisnya Masakan Sayang Enak Si," Rayu Andro.


"Ya udah, Yuk Kita Ke dapur." Ajak Keyla


Andro Sangat Senang Karena Dia Sudah Berhasil Membuat Keyla Tersenyum Kembali. Walaupun Ia merasa Sangat Kenyang Namun Ia tetap Memaksa Keyla Untuk Memasak.Karena Andro yakin Keyla Sangat Senang Jika Di Ajak Masak.


Gadis Itu Nampak Sibuk Mengerjakan Pekerjaannya di Dapur Sambil di temani Oleh Andro.


Tidak Butuh Lama Kini Makanan Pun Sudah Siap Untuk Di makan. Keyla segera Mengambil Nasi Ke dalam Piring Andro.Dan Tanpa Berucap Kata andro Segera Menyantap Makanan itu Dengan Lahap.


Setelah Menghabiskan Makanannya Andro Bersendawa Dengan Sangat kuat Karena ia Sudah Sangat kenyang. Keyla Membereskan Sisa Makanan dan Piring kotor yang Ada Di Dapur. Lalu ia Pergi Membawahnya ke dapur.


Sementara Andro Masih Duduk Di Meja Makan Sambil Memperhatikan Punggung Keyla Yang Sedang Berjalan.


"Rasanya Perutku Terlalu kenyang," Batin Andro, Mengelus perutnya.


Dan Tidak Lama Kemudian Keyla Datang Menghampiri Andro yang masih Duduk Di Meja Makan Itu.


"Mas, Apa kamu Masih Lapar?" Tanya Keyla Setelah Ia duduk Di Samping pemuda itu.


Dengan Cepat Andro Menggelengkan Kepalanya. Karena Sebenarnya Dia Sudah Kenyang Sejak tadi.


Melihat Senyum Terukir di wajah Keyla, Andro sangat Senang Karena ia bisa Menghibur Gadis itu. Walaupun Ia Harus Makan Sebanyak Mungkin.


"Sayang Aku Udah Ngantuk," Ucap Andro


"Ya udah Yuk Kita tidur. Ini Juga udah Jam Dua Belas Tengah Malam. ucap Keyla Sembari Tersenyum Menatap Andro.


Keduanya Pun Segera Masuk ke dalam Kamar. karena Hari Sudah Semakin Larut Dan Keyla juga sudah sangat Mengantuk.

__ADS_1


__ADS_2