
"Kita mau kemana Tuan?" Tanya Keyla Sedikit Bingung
"Malam ini Kita Tidur Di rumah Ayah, Jawab Andro Dengan Cepat
Keyla Kembali terdiam Kini Ia Hanya bisa Diam dan Mengikuti Kemauan Andro.
Kini Mobil mereka Mulai memasuki halaman Rumah Ardani. Setelah usai memarkirkan mobilnya Andro segera keluar Dari Dalam mobil bersama Keyla.
"Selamat Malam Tuan!" Sapa Keyla Pada Ardani yang Sedang Duduk di Ruang tamu.
"Malam Juga Keyla," jawab Ardani sembari tersenyum. menatap Keyla dan Andro yang Baru Saja datang
Keyla segera masuk ke dapur Mencari Bi larsih di sana
"Halo Bi," Ucap Keyla mengagetkan wanita Tua itu.
"Eh, Nak Keyla," Kamu Datang dengan Den andro?" tanya Bi larsih
"Iya Bi, Siapa lagi kalau Bukan Dia." Ucap Keyla Mengerutkan Dahinya.
"hehehe..
Wanita Tua itu hanya tertawa Kecil
"Bi lagi Masak apa?
"Ini Lagi goreng Ikan.
"Bisa aku Bantu Bi?
"Eh, nggak Usah. Mendingan kamu Mandi Lalu Kita Bisa Makan bersama," ucap Bi larsih Sambil Tersenyum pada gadis itu.
"Sayang." Suara Andro Memanggilnya
"Itu suara Den andro, Sedang memanggil Kamu nak, Cepat Temui dia Sebelum Den Andro marah." Ucap Bi larsih Kembali Melirik Keyla.
"Iya de Bi, Aku ke kamar Lelaki bawel itu Dulu Bi," Ucap Keyla
__ADS_1
"Sayang!
"I--iya Ada apa Si tuan? Jawab Keyla dengan Sangat Cepat
"Kamu dari mana saja si?
"Tadi aku sama Bibi di dapur," Jawab Keyla
"Sana mandi, Kan kamu belum mandi ntar bisa Bau Lagi." Ejek Andro
"Iyaa, Tapi Aku nggak punya Pakaian Tuan,
"Kan tadi Nggak mampir Di Kontrakan," Keluh Keyla.
"Kamu bisa pakai Baju aku, Lagian Badan kamu Kan Kecil Jadi Masih banyak Pakaian aku yang Sedikit kecil di lemari. Ntar kamu Bisa pilih," Ujar Andro Kembali Memaksa Keyla Untuk mandi
Keyla hanya menatap Andro Dengan Wajahnya yang sedikit kesal.
"Kenapa Si Hidup aku, Jadi kayak Gini? Gumamnya Dalam hati
"Hei Kenapa masih Bengong di Situ," Ucap Andro
"Keluar?
"Memangnya Kenapa Kalau Aku Nunggu Kamu Di sini?" Goda Andro
"Pokoknya Tuan Harus Cepat Keluar Dari Kamar ini!" Tegas Keyla Sambil Melempar Handuk Ke Wajah Andro.
"Iyaa Tuan Putri." Ini aku Juga udah mau Keluar kok," Tapi Ingat Mandi Yang Bersih Ya!" Ucap Andro Kembali Membuat Wajah Keyla Menjadi Marah
"Keluar Nggak?
Pinta Keyla Sambil Mendorong Tubuh Pemuda itu Keluar Dari kamar dan Ia pun Segera Menutup pintu kamar itu.
Sementara Ardani Yang Melihat Putranya Sedang Berdiri Di depan pintu Kamarnya Hanya Tersenyum Dan Menautkan Keningnya
"Den, kenapa Berdiri di situ? Tanya Pa Gilang Dengan Sedikit Heran karena Andro sedang Berdiri di depan pintu kamarnya.
__ADS_1
"Saya lagi Nungguin Keyla, pa Gilang," Jawab Andro Sambil menggaruk kepalanya.
"Memangnya Nak Keyla Sedang apa di dalam, Kok den di suruh keluar?"
"Dia sedang mandi,"
"Oh, gitu ya Den, Ya Udah Aku ke dapur dulu Ya den," Ujar Pria tua itu Sambil Tersenyum Menatap pemuda itu.
"Iya pa Gilang,"
Setelah usai dari Membersihkan Tubuhnya Keyla Segera Mencari Pakaian di dalam Lemari Milik andro. Namun Gadis itu merasa Terkejut Ketika melihat bra miliknya Berada di dalam lemari Andro.
"Kayaknya aku kenal sama bra ini? Gumam Keyla Sambil Menatap miliknya itu
"Tu kan, Ini memang bra Milik aku, Tapi Gimana Ceritanya bisa ada di Lemari Tuan Muda?" ucapnya dengan sangat Bingung
Tok tok tok!
"Sayang, Udah apa belum si?” Kok mandinya Lama amat," Keluh Andro sambil mengetuk pintu terus menerus
Dan akhirnya Karena Ia merasa penasaran Gadis itu pun segera membukakan pintunya.
"Tuan, Bisa aku Tanya Sesuatu nggak? Ucap Keyla Dengan sedikit malu.
"Mau Tanya soal apaan? Jawab Andro sambil menatap Bra yang Sedang Keyla pegang
"Itu kan bra yang aku bawah, Mati aku kalau Sampai dia tau bra miliknya itu aku Yang Ngambil," Gumam Andro dalam hatinya
"Ini Milik aku, Kenapa bisa ada di dalam Lemari pakaian Tuan? Tanya Keyla Dengan sangat Malu
"I--itu, Apaan?? Aku juga nggak tau Mungkin Bibi salah Menyimpannya Kali." ucap Andro bertele-tele
"Mungkin saja, Ucap Keyla Singkat
Andro hanya Mengerutkan Keningnya
"Gimana apa kamu Udah Dapat baju yang Cocok untuk kamu? tanya Andro mengalihkan topik Pembicaraan mereka
__ADS_1
"Iya Tuan, Jawab Keyla dengan Cepat
"Baguslah, Singkat Andro sembari tersenyum