Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 66: Kecemasan Andro


__ADS_3

Wajah gadis itu terlihat Sangat Bahagia. Karena Bisa ikut Bersama Bi larsih Ke Pasar.


"Nak Keyla. Memangnya Kamu Tidak Capek Berjalan kaki Hingga Ke pasar?" Tanya Bi Larsih


"Adu Bi. Kalu cuma jalan kayak gini Aku Juga sudah terbiasa Bi. Dulu Waktu Aku Di Kampung Kami selalu Pergi Ke kebun Untuk Mencari Kayu bakar," ucap Keyla


Bi larsih hanya Tersenyum Menatap Keyla Yang begitu Semangat Untuk Berjalan kaki Bersamanya.


Di tengah Perjalanan Sebuah mobil Berhenti Tepat Di depan Mereka. Membuat Keyla dan Wanita Paru baya itu Harus menepi.


Seorang Gadis Cantik Keluar dari Dalam Mobil Itu. Sambil Tersenyum Sini Menatap Keyla.


"Waduh.. Ternyata Itu mobilnya Non Claudia," Gumam Bi larsih


"Iya Bi. Mau apa lagi dia Menemui Kita ya Bi?" tanya Keyla Sambil Menatap Gadis yang Sedang Mendekati Mereka.


"Bibi Sendiri Juga tidak tau Nak," Jawab Bi Larsih Dengan Sedikit Cemas


"Hahahaha.. Suara Claudia Tertawa Mengejek Keyla


"Kasihan Sekali Kamu ini ya, Udah Nikah Sama Anak Kolomerat Tapi Masih saja Di Jadikan Pembantu Di rumah Mertuanya Sendiri." Cetus Claudia Menatap Sinis pada Keyla


"Maaf ya. Maksud kamu apa ya?" Tanya Keyla Pada gadis Sombong itu.


"Harusnya Kamu itu Sadar Diri. Karena Andro Nikah Sama kamu Itu hanya terpaksa!" Ucap Claudia Dengan kasar


"Oya?" Tapi Aku kok nggak merasa Kalau Mas Andro nikah sama aku itu dengan Terpaksa.


Dan Perlu mba Ketahui. Sebentar lagi Kami akan pergi Bulan Madu Dan itu pun Mas Andro yang Mengajak aku," Jawab Keyla Dengan Santai.


Sehingga Membuat Wajah Claudia Semakin Marah pada Keyla.


"Apa? Kalian mau bulan Madu?" Memangnya Kamu Sudah Siap Mau bulan madu Sama Andro!" Ujar Claudia Sambil Tertawa


"I--iya Dong, Kan Bulan madunya bareng Suami aku," Jawab Keyla


Claudia Semakin Geram Melihat Wajah Keyla. Rasanya Dia Ingin Sekali Mencakar Wajah Keyla Yang sok Kepedean Di Depannya.


"Kita lihat Saja nanti. apa bulan Madu Kalian Berjalan Lancar Atau Mala Sebaliknya," Ujar Claudia Dengan Sombongnya.


"Memangnya Kamu Mau Apa Jika memang Kami Akan Pergi berbulan Madu?"

__ADS_1


"Apa menurut Mba. Suamiku Akan Membatalkannya?" Ucap Keyla


"Aku yakin Andro Masih Mencintai Aku. Karena Hanya aku Wanita Yang Paling Dia Cintai Bukan kamu," Ucap kembali Claudia


"Oya?" Lalu kenapa Mas andro Mala Menolak Kamu terus mba? Sambung Keyla Yang Semakin membuat Claudia naik Darah


"Udah deh Mba. Mendingan mba ngacah Dulu Siapa Yang paling Mas Andro Cintai Di Antara kita berdua," Ujar Keyla Lalu segera Mengajak Bi larsih untuk Meninggalkan Gadis itu.


"Hei Gadis Kampung." Mau ke mana Kamu! Teriak Claudia


"Maaf Mba. Kami harus ke pasar dulu Karena Kami Lebih mementingkan Urusan Kami. Ketimbang Kami Harus Meladeni Kamu!" Jawab Keyla Sambil Terus Berjalan Bersama Bi larsih.


"Kamu Pasti akan Menyesal Gadis Kampung!"Ucap Claudia Menatap Punggung Kedua Wanita Yang sudah Berjalan itu. Lalu Ia Segera Masuk ke mobilnya dan pergi Dari Tempat itu


****


Seorang Pemuda Duduk Di Ruang Kerjanya Sambil Menatap Layar Laptop. Ia Bakan Tidak Menyadari Bahwa Seseorang Sudah Masuk Ke dalam Ruangan Pribadinya Tanpa Seijin Darinya.


"Sayang. Sapa Claudia Yang Sudah Berada Di Belakang Andro.


Pemuda itu dengan Cepat Membalikkan Tubuhnya Ke Depan Pintu. Dan ia Sangat Terkejut Ketika Melihat Claudia Sedang Berdiri Di Depannya.


"Kamu?" Ngapain Ke sini! Cepat Keluar dari Ruangan Saya!" Ucap Andro Mengusir Claudia


"Claudia. Sebaiknya kamu Pergi dari Sini Sebelum Saya Panggilkan Satpam Untuk Mengusir Kamu!" Bentak Andro. dan Mendorong Tubuh Gadis itu dari Hadapannya.


"Kamu kenapa berubah Gini sama aku Si!" Ucap Claudia Dengan Sedikit Meneteskan Air Mata Buayanya Agar andro Bisa Mempercayai akal busuknya.


Namun Sangat di Sayangkan. Andro sama Sekali Tidak Bisa di kelabui Oleh Claudia Lagi. Karena Cinta Keyla Sudah Menyadarkan Andro. Dari Wanita bermuka Dua Itu.


"Saya tidak akan terpengaruh Dengan Air Mata Busukmu Itu Claudia! Dan saya Minta Kamu Cepat Pergi Dari ruangan Saya Ini!" Bentak Andro. Hingga Beberapa Pegawai di Kantornya Juga datang Ke Ruangannya.


"Aldo. Cepat Panggilkan Satpam Ke sini. Untuk Membawahnya Keluar dari Ruangan Saya." Pinta Andro pada salah Satu Pegawainya Yang Sedang Berdiri Menatap Mereka.


"B--baik Bos." Ucap Aldo. Lalu Pemuda itu Segera Keluar untuk Memanggil Satpam.


"Andro. Tega banget si kamu," Ucap Claudia Dengan Kesal


Dan tidak lama kemudian Dua orang satpam Pun Segera Masuk ke dalam Ruangan Andro. Dan Memaksa wanita itu untuk Keluar. Namun Claudia Menolak Untuk Di bawah Paksa Oleh Kedua Satpam itu.


"Baiklah aku akan pergi Dari Sini. Dan aku Pastikan Gadis kampung itu Nggak akan Pernah Tenang Andro!" Ancam Claudia Lalu Ia pergi dengan sendirinya dari ruangan Itu.

__ADS_1


"Jika dia ke sini lagi. Jangan pernah Biarkan Dia masuk ke dalam kantor ini," Ucap Andro Pada beberapa Karyawannya.


Dan mereka semua pun mengangguk Dengan Cepat. Lalu mereka Kembali Bekerja


Sementara Andro Sangat Mencemaskan Istrinya Karena Wanita Jahat Itu Bisa Melakukan Apa saja untuk Menghancurkan Pernikahannya Dengan Keyla.


Andro pun Mengambil Ponselnya Lalu Menghubungi Keyla. untuk Memastikan Keadaan Mereka Di rumah.


["Halo Mas."] Sahut Keyla Dari Sebrang Teleponnya.


"Sayang, Kamu Dimana?" Kok ribut Gitu? Tanya Andro Dengan Cemas.


["Aku di Pasar Mas. Sama Bibi." ] Jawab Keyla


"Di Pasar? Lalu Siapa yang Mengantarkan Kalian Ke sana Sayang?" Tanya Andro Kembali


["Aku sama bibi Jalan Kaki mas, Kan Pasarnya Nggak terlalu Jauh juga." Balas Keyla dari sebrang Sana.


"Baiklah. Kamu tunggu di Situ sama Bibi. Dan Jangan Kemana-mana Sampai Aku Menjemput Kalian Ya." Ujar Andro Menghawatirkan Keyla.


["I--iya Mas."]


Tut Tut Tut... Sambungan Telepon Berakhir Dan Ternyata Andro sudah Mematikannya.


"Ada apa ya Bi Dengan Andro?" Tanya Keyla Heran


"Memangnya Kenapa Nak?" Tanya Kembali Bi larsih.


"Tadi Andro nelpon Dan katanya Kita Harus Menunggu Dia di sini Bi." Jawab Keyla


"Mungkin saja Den Andro Khawatir dengan Kamu Nak. Atau Mungkin Saja Den Andro Memang Tidak ingin Kamu ikut ke Pasar," Ucap Bi larsih


Keyla Hanya bisa Menarik napasnya Dalam-dalam Ketika Mendengar Penjelasan Bi Larsih.


Setelah Selesai Mencari Bahan-bahan Makanan Untuk di Masak. Bi larsih dan Keyla pun Segera Berjalan Ke arah Toko Yang Berada Di dekat Jalan. Untuk Menunggu Andro. Dan Tidak lama Kemudian Mobil Pemuda itu Datang Dan Berhenti Tepat Di Depan Keyla dan Bi larsih.


"Sayang?" Kamu nggak apa-apa? Tanya Andro Dengan Sangat cemas.


Keyla dan Bi larsih hanya Saling Bertatap Mata Ketika Melihat Kecemasan Andro yang Sudah Sangat berlebih Padanya.


"Aku nggak apa-apa kok mas," Jawab Keyla Tersenyum Menatap Andro.

__ADS_1


"Ya udah ayo kita cepat Pulang Bi." Ajak Andro Sambil Mengambil Belanjaan Mereka Dan Memasukkannya Ke dalam Mobil.


Keyla masih terlihat bingung dengan Sikap Suaminya. Yang Tiba-tiba Aneh.


__ADS_2