Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 80: Bertemu keyla


__ADS_3

Tiga Minggu Telah berlalu Keyla Masih Tinggal Dikontrakkan Kecil Bersama Alya.


Ia Masih Tidak ingin Bertemu Dengan Andro.


"Apa kamu Tidak Merindukan Suamimu Keyla?" Tanya Alaya Menatap Sahabatnya itu.


"Entahlah Mba, Mungkin Untuk sementara Ini aku masih Belum bisa Menemuinya, Karena Hati aku masih Sakit mba," Jawab Keyla Sambil Menundukkan Kepalanya.


Alya Turut Prihatin dengan Keadaan Keyla Yang kini Menjadi Trauma atas Kejadian Yang Menimpa Rumah Tangganya.


Dan ia juga tidak bisa Memaksakan Keyla Untuk Memberitahukan Andro.


"Apa hari Ini Mba Tidak Masuk Kerja?" Lirih Keyla


"Hari ini Aku masuk Jam Sepuluh Siang. Jadi aku Masih punya waktu untuk Menemani Kamu di rumah," Menatap Keyla Sembari Tersenyum.


"Aku Ke Belakang Dulu mba, Mau ambil Minuman."


Pada saat Keyla hendak Berdiri Tiba-tiba Kepalanya Terasa pusing Sehingga Dia Kembali Duduk.


"Ada apa key?" Menatap Keyla


"Kepalaku Terasa pusing mba, Mungkin Aku Telat makan Ya," Jawab Keyla


"Kamu si, Selalu Telat makan. Tu kan Jadi Sakit lagi," ucap Alya Lalu pergi Mengambil Minyak Kayu putih.


Gadis itu kembali Mual-mual. Rasanya Seluruh isi perutnya Mau Keluar semua.


Dengan Cepat Alya Menggosokkan Minyak Kayu putih itu ke seluruh Tubuh Keyla. Namun Masih Saja Gadis itu Mual-mual. Membuat Alya ketakutan Melihat Keyla.


"Key, Kita ke dokter saja ya, Aku Takut Kamu Mala Lebih parah Lagi," Ajak Alya Namun Tetap saja di tolak oleh Keyla.


"Nggak usah mba, Ini Cuma Karena aku Telat makan Saja kok," Ujar Keyla Yang Tidak Ingin merepotkan Sahabatnya itu


"Tapi key, Gimana Kalau kamu Tambah Sakit. Aku takut key," Membujuk Keyla


"Nggak Apa-apa mba," Singkat Keyla.


Alya pun Menghembuskan Napas kasar Ketika melihat Sahabatnya itu. Yang tidak Mau Di ajak Ke dokter.


"Baiklah. Aku Ikut Mau kamu saja Deh," Ucap Alya.


Keyla Tersenyum Menatap Alya. Namun Ia Merasa lain Dengan Kondisi Badannya. Tiba-tiba Ia Ingin Memakan Buah Duren. Namun Ia Tidak bisa Mengatakannya Pada Alya.

__ADS_1


"Kenapa tiba-tiba aku Pengen makan Buah Duren Ya?" Batin Keyla. Sambil Menelan Ludahnya.


"Kamu lapar ya Key?" Tanya Alya Yang Memperhatikan Sikap Keyla.


"Iya mba, Tapi aku Pengen makan Buah Duren," Lirih Keyla pelan


Membuat Alya terkejut.


"Kok Kamu Aneh, Sejak kapan kamu Suka Makan Buah Duren. Bukannya Kamu Paling Nggak Suka ya, Jika Mencium buah Duren?"


Menatap Keyla dengan Heran.


"Aku juga nggak tau mba, Tiba-tiba Saja Aku pengen Suka makan Itu." Jawab Keyla


"Jangan-jangan.. Kamu Hamil Key," Ucap Spontan Alya


"Hamil?" Memangnya Orang Hamil Sukanya Makan Seperti itu ya Mba?" Bingung Dan Menatap Sahabatnya itu. Karena Ia Memang tidak Tau Hal-hal Semacam Itu.


"Iya key, Kebiasaan orang hamil Memang Suka Makan Buah-buahan. Dan Lainnya," Jawab Alya


"Tapi gimana bisa aku hamil mba? Kan Aku Udah nggak Tidur sama Suami aku," Keluh Keyla. Hingga membuat Alya Bertambah Bingung Untuk Menjelaskan Semuanya Pada Sahabatnya itu


"Kita Ke dokter saja, Dan kali ini Kamu Nggak Boleh Membantah." Ucap Alya Menatap Datar pada Keyla.


"Tapi mba, Aku nggak mau Ke dokter. Soalnya aku Trauma Jika Melihat Jarum Suntik," Ucap Keyla dengan Gugup


"Ya udah, Kalau kamu memang Nggak Mau Ke Dokter. Kamu tunggu di rumah Saja Aku ke Apotik Dulu," Ujar Alya Lalu Segera Pergi.


Sementara Keyla Masih Saja Mondar-mandir Ke Kamar mandi. Karena ia Menjadi mual-mual Terus.


Wajah Keyla nampak Pucat Karena Ia Sudah Beberapa kali Mual.


Di tengah perjalanan Alya Melihat Suaminya Keyla Sedang Duduk Di dalam Mobilnya Dekat Taman. Dengan Cepat Alya Menyebrangi Jalan Raya itu Agar Bisa Menemui Andro.


"Aku harus Panggil Dia apa Ya?" Batin Alya Menatap Andro di dalam Mobilnya.


Ia Bakan Sangat Bingung Karena Selama Ini Ia Tidak pernah Berteman dengan Andro.


Setelah melihat Ada seorang Gadis yang Sedang Berdiri Di Samping Belakang Mobilnya. Andro Merasa Curiga Dan Ia Segera Keluar dari Dalam Mobilnya.


"Hei. Siapa kamu!" Ujar Andro


Dengan Pelan Alya Membalikkan Tubuhnya Ke Sumber Suara itu

__ADS_1


"T-tuan Andro," Singkat Alya Sambil Tersenyum Paksa Pada Pemuda itu.


"Bukannya kamu Alya, Sahabatnya Keyla?" Tanya Andro Menatap Alya.


"I--iya, Tuan. Saya Temannya Keyla, Apa Tuan Sedang Mencari Keyla?" Menatap Andro Dengan Serius


Lalu Andro Mengangguk Pelan.


"Memangnya kamu Tau Dimana Dia Sekarang, Aku sangat Merindukan dia," Ucap Andro dengan Sedih


"Ikut aku Tuan," Singkat Alya Lalu Menarik Tangan Andro Dengan Cepat.


"Hei. Kamu mau Ajak Aku kemana? Ujar Andro Yang Tidak mengerti dengan Maksud Gadis itu.


"Lebih baik Tuan Diam saja, Dan Jangan Banyak Bicara," Cetus Alya lalu Mengajak Andro Masuk ke dalam apotik


Andro semakin bertambah Bingung Dengan Sikap Gadis itu Yang Tiba-tiba Membawahnya Ke apotik.


"Kita mau Apa di sini?" Tanya Andro


Namun Alya Tidak Menghiraukan Pertanyaan Pemuda itu. Ia Pun Segera membeli Sesuatu Yang Membuat Andro Semakin Bingung.


"Itu Buat apaan?" Singkat Andro Menatap Benda Tipis Yang Berada di tangan Alya.


"Nanti juga tuan Tau sendiri," Jawab Alya lalu kembali Mengajak Andro


"Hei. Sebenarnya apa mau kamu Si? Kenapa Kamu Terus Menarik tanganku Seperti Ini. Aku ini Suami Sahabat kamu Tau!" Bentak Andro


Setelah berjalan Beberapa Langkah. Akhirnya Alya dan Andro Tiba di Rumah Kontrakan Milik Alya.


"Ayok Masuk Tuan," Ajak Alya.


Lalu Pemuda itu segera mengikuti Alya dari Arah Belakang. Dan Setelah Mereka tiba Di Dalam kamar ternyata Keyla tidak ada di Kamarnya. Alya Kembali Mencari Keyla di Kamar Mandi Dan ternyata Keyla memang Berada Di dalam Sana.


Wanita itu kembali Menarik tangan Andro Untuk Masuk ke dalam Kamar mandi agar Bisa Melihat keadaan istrinya di dalam sana.


Pemuda itu sangat terkejut ketika melihat Istrinya Sedang Berada di situ. Ia pun Segera Masuk dan Memeluk Keyla dari belakang.


"Sayang, Ternyata Kamu tinggal Di Rumah Alya?" Aku sangat Merindukan kamu sayang," Ujar Andro Sambil terus Menerus Memeluk Keyla.


"Mas?" Kenapa bisa tau aku di sini? Lirih Keyla


"Alya yang Ngasih tau aku, Memangnya Kamu kenapa Tidak Memberitahukan Keberadaan kamu sama aku Sayang?"

__ADS_1


"Sebaiknya Mas Kembali Ke rumah mas Saja. Aku Masih ingin Tetap Tinggal Disini," Ujar Keyla Melepaskan tangan Andro Yang Melingkar di Perutnya.


"Kamu Kenapa si Sayang?" Aku Hanya Cinta sama kamu. Dan Kejadian itu aku Juga Hanya di jebak oleh Claudia," Mencoba Menjelaskan Semuanya pada Istrinya.


__ADS_2