Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 55: Keyla Di culik


__ADS_3

Karan pun mulai Menaiki Anak tangga itu Satu demi satu. Dan ia juga sangat Berhati-hati Agar Tidak membangunkan Mereka.


Setelah Berhasil Melewati Anak Tangga Yang Terakhir Karan pun Segera Melompat Ke Dalam Ruangan itu. Ia Bakan Merasa sangat Kesakitan Karena Terbentur di Lantai.


Namun Ketika melihat Kedepannya. Semua Rasa Sakitnya pun Hilang. Karena Tanpa Di Duga Ia sudah Berada di Dalam Kamar Keyla. Karan pun Berdiri Sambil Mengelus Tangannya yang sedikit Sakit.


Lalu Melangkah Dengan Pelan Ke arah Tempat Tidur Keyla. Pemuda itu Sangat Puas Karena ia Bisa Menemukan Keyla di Sini.


"Tidak sia-sia aku naik ke sini. Ternyata Ini Memang kamarmu." Gumam Karan Sambil Menatap Wajah polos Keyla yang terlihat Sangat Cantik Ketika ia Sedang Tidur


Tanpa Menunggu Lama Karan pun Mengambil Kain Yang Sudah ia Berikan Obat Bius itu. Lalu Dengan Cepat ia Menutupi ke Wajahnya Keyla. Sehingga Membuat Keyla Meronta-ronta Namun Tidak lama Kemudian Gadis itu Langsung Tidak sadarkan Diri. Karena Obat itu Sudah Terhirup Olehnya.


Setelah melihat Keyla Sudah Tidak sadarkan Diri. Karan pun Mengangkat Tubuh gadis itu Dengan Sangat Cepat. Lalu Ia Membuka Pintu Kamar Dengan pelan. Agar Tidak Terdengar Oleh siapapun Di rumah itu.


Ketika melihat Andro yang Tengah Tertidur Di Sofa. Karan Dengan Sangat Cepat Menuruni anak Tangga Menuju Ke Lantai Bawah. tepat di mana Andro Sedang Tertidur.


"Yang Mana Pintu keluarnya, Aku sudah Tidak Sanggup Membawah Keyla. Tubuhnya Sangat Berat," Gumamnya Sambil berjalan Pelan Melewati Andro.


Tidak lama kemudian Karan Menemukan Pintu menuju luar. Ia pun Segera membuka Pintu itu Dengan penuh hati-hati. dan setelah Pintunya Terbuka Dengan cepat Karan Keluar


Namun Ia masih harus kembali Membukakan Pintu pagar halaman Rumah Itu agar Dia bisa keluar.



"Yang mana Si Gemboknya!" Gerutu Karan


Lalu ia pun Kembali Berhasil Membuka Gembok Pagar Itu. Lalu Ia pun Membuka Pintu Mobilnya dan Melepaskan Keyla di dalam mobil. Setelah Kayla Sudah Berada Di Dalam mobil . Karan pun Masuk Dan Segera Pergi meninggalkan Tempat Itu.


"Akhirnya aku berhasil Membawah Kamu Dari Pemuda Sialan Itu Keyla! Ucap Karan Dengan sangat Puas. Karena rencananya Sudah berhasil.


Karan Membawah Keyla ke Rumahnya Di Luar kota. Walaupun Perjalanannya harus Menempuh Beberapa Jam Hingga Sampai Di Sana. Namun ia tetap Berusaha agar Tidak Merasa Ngantuk.


Waktu pun sudah menunjukkan Pukul Tiga subuh. Karan dan Keyla Baru tiba di Apartemen Milik Karan.


Setelah usai Memarkirkan Mobilnya. Karan Segera Mengangkat Kembali Tubuh Gadis Itu keluar dari Mobil. Dan membawahnya ke Dalam Apartemen Miliknya itu.


"Keyla Sayang. Ini adalah tempat Baru Kamu, Semoga kamu Beta Tinggal Di sini." Ucap Karan Tertawa Puas Dengan Keberhasilan yang sudah Ia Dapatkan itu.


\*\*\*


Hari Sudah mulai Pagi. Bi larsih dan Suaminya Juga Sudah Bangun Sejak Subuh Tadi. Setelah Pa Gilang Usai Meminum Teh Hangat yang Sudah Istrinya Buatkan itu. Ia Pun Pergi Ke depan Untuk Membersihkan Halaman Rumah. Karena memang Sudah Menjadi Tugasnya Setiap pagi. Menyapu Halaman Rumah itu.


Akan Tetapi Pria Dewasa Itu Merasakan Ada hal Yang aneh Ketika Ingin membuka Pintu Depan.


"Kenapa Pintunya Bisa Terbuka ya, pada Hal Semalam Aku Sudah Menguncinya." Gumamnya Sambil Terus Mengingat-ingat.


"Mungkin Saja aku lupa, Lagian Tidak ada Yang Hilang, Den Andro Juga masih Tidur Di Situ." Ucap Gilang, Yang merasa Dirinya yang Sudah Lupa Mengunci Pintu itu


Namun Ketika Ia mendapati Pintu Pagar Yang Sudah Terbuka lebar. Pa Gilang pun Bertambah Bingung.


"Apa Nak Keyla yang Membuka Gembok Pagar Ini? Tanya Gilang pada Dirinya Sendiri.


"Biasanya Memang Nak Keyla yang Bangun Lebih Awal Dan dia Selalu Membuang Sampah Ke depan Jalan itu. Ucap Kembali Gilang.


Tanpa menyadari Bahwa Keyla Sudah Tidak Berada Di rumah itu lagi.

__ADS_1


Bi larsih Sangat Sibuk Di dapur Membuatkan Sarapan Pagi Untuk Mereka. Sementara Ardani Juga Sudah bangun Dan Ia Terkejut Ketika Melihat Andro Yang tertidur di Sofa


"Bi.. Suara ardani Memanggil Bi Larsih


"Iya tuan, Sahut Bi larsih Menemui Ardani.


"Apakah Keyla Belum Bangun? tanya Ardani Sambil Menatap Putranya Yang Masih Tertidur Nyenyak Di Sofa.


"Kelihatannya Belum tuan, jawab Bi Larsih Yang Belum Juga mengetahui Keberadaan Keyla.


"Apa Sejak Semalam Andro Sudah Tidur Di Sini? Tanya Kembali Ardani.


"Iya Tuan, mengangguk Kepalanya


"Ya Sudah biarkan saja Dia tidur. Bi, Tolong Bawakan Saya Teh hangat." pinta Ardani Lalu Ia berjalan Keluar rumah Untuk Menghirup Udara Segar di Luar Sana.


Seketika Mata Pria itu Menatap ke Samping Kirinya Dan Ia Sangat Terkejut Ketika Melihat Sebuah Tangga Tersandar Di sana.


"Pak Gilang!" Panggil Ardani yang Sedang Menatap Tangga Yang Di buat oleh Gilang Untuk di pakai memanjat Pohon Mangga.


Gilang Berlari Mendekati Ardani Yang Sedang Berdiri Di dekat Tangga itu.


"Ada apa tuan, Tanya Gilang


"Kenapa tangga ini Bisa berada di Sini? Tanya Ardani


Gilang juga merasa aneh. Karena Sebelumnya Tangga itu Berada Di Pohon Mangga.


"Aku juga tidak Tau Tuan, Tadi Pagi Juga Ketika Aku Keluar Gembok Pagar Sudah Terbuka Lebar. Bakan pintu Ini Pun juga Sudah terbuka," Ucap Gilang Dengan Sedikit Bingung.


"Seingat Aku semua Sudah aku Kunci Dengan Baik Tuan, tetapi Biasanya Nak Keyla Yang selalu Bangun Dan membuka Gembok pagar itu tuan," Jawab Gilang


"Ya sudah, Mungkin memang Keyla Sudah Bangun. Tapi Kenapa tangga Ini bisa berada Di Sini ya? Gumam Ardani Kembali Menatap Gilang dengan Serius.


"Itulah yang Membuat aku Bingung Tuan," Jawab Gilang


Tidak lama kemudian Andro merasa Mendengar Suara ayahnya dan Pak Gilang Di Luar Sana. Ia pun Segera Bangun Dan Pergi Menemui Sumber Suara Tersebut.


Dan Ternyata Memang Benar Ardani Dan Gilang Sedang Berada Di luar Halaman Rumah Mereka.


"Ada apa ayah? tanya Andro dengan Wajahnya Yang Masih Lesu


"Ini Den, Aku sama Tuan Ardani Menemukan Tangga Pohon Ini. Sudah Tersandar di Sini. Ucap Gilang


Andro Juga merasa terkejut Ketika melihat Tangga Itu tersandar tepat di Depan Jendela Kamar Atas Keyla.


"Keyla..." Seketika Andro Merasa Cemas Dengan Keberadaan Keyla yang tidur Sendirian. Ia pun Segera Berlari Ke dalam Rumah Sambil Memanggil Keyla


"Sayang?" Andro melihat Sekeliling Namun Keyla Sudah tidak Berada di kamarnya.


"Sayang?" Panggil Andro Namun Tak Ada Sahutan Dari Keyla.


Andro Pun Membuka Pintu Kamar Mandi Berharap Keyla berada di dalam sana. Namun Lagi-lagi Keyla tidak Ada di dalam Kamar Mandi itu.


Lalu ia kembali Mendekati Ranjang tempat Tidurnya

__ADS_1


"Ini Seperti Bau Obat Bius, Gumam Andro


Yang Sudah Semakin Panik Ketika Mencium Bau Obat Bius Yang Berada Di Bantal Guling Keyla.


Andro pun Keluar dari kamarnya Dan Pergi Menemui ayahnya di luar sana.


"Ayah... Keyla Tidak berada Di kamarnya. Dan aku Juga Menemukan Semacam Bau Obat Bius Yang Melekat Di Bantal Keyla. Ucap Andro Dengan Raut wajahnya yang Sedikit Frustasi karena Keyla tidak Berada Di kamarnya.


"Apa?" Keyla Di culik? Tapi Siapa yang Sudah Berani Masuk ka dalam Rumah Ini. Dan Bagaimana Bisa Dia Mengetahui Kamar Keyla?" Tanya Ardani


"Aku juga tidak tau ayah. Kemana kita Harus Mencari Keyla ayah!" Aku Tidak Ingin Terjadi Sesuatu sama dia," Ucap Andro Dengan Sangat Kecewa Karena Semalam Ia Membiarkan Keyla Tidur Sendirian di kamar.


"Keyla, Kamu Dimana Sayang?"


"Maafkan aku, Karena Semalam Sudah Membiarkan Kamu Tidur Sendirian, Ucap Andro dengan Sangat Kecewa pada Dirinya Sendiri


"Bersiaplah Kita ke kantor Polisi Sekarang." Pinta Ardani pada Andro


Andro hanya menatap Ayahnya Lalu Mengangguk. Lalu Ia bergegas Ke kamar Mandi Untuk Membersihkan Diri.


Butiran Air Yang Keluar Dari Shower Kini Mulai Membasahi Tubuh Pemuda itu. Andro Sangat Berharap Bisa Menemukan Keyla Secepatnya.


Andro Sangat Takut Jika sesuatu hal Yang Buruk Akan Terjadi pada Keyla.


Setelah Selesai Mandi dan Berganti Pakaian. Andro Dengan cepat Keluar dari Kamarnya Untuk Ikut bersama ayahnya Ke Kantor Polisi.


Namun Ketika ia Tiba di Bawah. Ternyata Ayahnya Sudah Menghubungi Pihak Kepolisian Untuk Membantu Mencari Keyla.


"Gimana Ayah, Apa mereka Bisa Membantu Kita?" Tanya Andro


Ardani Langsung mengangguk Pelan


"Tapi Gimana Mereka bisa menemukan Keyla, Sementara Mereka Tidak Mengenal Wajah Keyla.


Ujar Andro.


"Tenangkan PikiranMu. Pa Gilang Sudah Mengantarkan Foto Keyla Ke kantor Polisi." Ucap Ardani, Berusaha Menenangkan Putranya.


Andro Pun Berjalan Ke arah Nakas Untuk Mengambil Ponselnya Dan Ia Menghubungi Arga


"Halo. Arga!"


[Halo Andro. Ada Apa Pagi-pagi Menghubungiku?] Jawab Arga Dari sebrang Sana


"Sekarang Kamu Dimana? Tolong Bantu Temukan Keyla, Dia di Culik."


["Di culik? Kok bisa Andro. ]


"Aku juga tidak Tau. Pokoknya Cepat Temukan Dia Sekarang."


[Baiklah. Saya akan Membantu Mencari Keyla.]


"Terimakasih Arga"


Lalu Andro Pun Segera mematikan Sambungan Teleponnya

__ADS_1


Lalu Ia Bergegas Masuk Ke dalam Mobilnya


__ADS_2