
Setelah Usai Bercerita Dengan Putra Dan Juga Menantu, Ardani Segera Kembali Ke Kamarnya Untuk Bersiap-siap Ke Kantor.
Sementara Arga Juga Sudah Berpamitan Pulang Karena Ia harus Segera Kembali Ke Kantornya Juga. Kini Yang tersisa Di Ruang Tamu hanya Andro Dan Keyla, Duduk Saling Berhadapan.
Gadis Itu Nampak Sangat Bingung Dengan Pernikahannya Yang Begitu Cepat. Bakan Ia Belum Ada persiapan Sama Sekali Untuk Hari Pernikahannya Nanti.
Melihat Wajah Keyla Yang Nampak Kebingungan Itu. Andro Merasa Aneh Karena Sikap Keyla Seakan Tidak Bisa Menerima Pernikahan Mereka.
"Sayang, Ada apa dengan mu?" Apa kamu Tidak Suka Dengan Pernikahan kita? Tanya Andro Sambil Memegang Tangan Keyla.
Gadis itu Hanya Menatap Andro Dengan Sangat Sedih dan Malu. Karena Ia Memang Ingin Menikah Dengan Pemuda Yang ada Di Hadapannya. Namun Ia Belum Bisa Menjadi Wanita Yang bisa Membanggakan Andro Nanti.bakan dia juga Belum Memiliki Uang Sepeserpun Untuk Membelih Segala Keperluannya.
"Jika Memang Kamu Belum Siap Untuk Menikah Dengan Aku, Nanti biar Aku Bicara Lagi Dengan ayah," Ucap Andro
"Nggak mas, Aku Bukan Nggak Mau Nikah. Tapi Aku.. Ucapan Keyla Terhenti Karena ia Merasa Malu dengan Keadaan Hidupnya Yang Belum Memiliki Apa-apa.
"Tapi Apa sayang," Katakan saja.
"A--aku, Aku Belum Punya Uang. Untuk Membelih Kepentingan Kita Nanti Mas," Ucap Keyla dengan Suaranya Yang Sangat Pelan
Andro Hanya Tersenyum Menatap Wajah Keyla. Ia Bakan Tidak Percaya Wanita Yang Ia Cintai itu Memiliki sifat Yang Sangat Berbeda Dengan Gadis Yang lainnya.
"Sayang, Aku Udah Pikirkan Itu kok, Jadi Kamu Nggak Usah Mencemaskan Semua Itu Ya." Bujuk Andro,
"Tapi kan Mas..." Tangan Andro Menekan Bibir Keyla Hingga Ia Tidak Bisa melanjutkan Perkataannya.
"Cukup Sayang, Aku Mencintaimu Bukan Karena Inginkan Uang kamu. Tapi Karena Kamu itu adalah Wanita Yang Sudah Tuhan Kirimkan Untuk Aku, Dan Tugas kamu hanya Melakukan Apa Yang bisa Kamu Lakukan Saja. Selain Dari Itu Sudah Menjadi Kewajiban Aku Untuk Menafkahi Kamu.
Ucap Andro, Kembali Mengecup Kening Keyla berulang-ulang Kali.
Gadis Itu pun mengangguk Dan Memeluk Andro Dengan Erat.
"Makasih Sayang, Aku Janji Akan Menjadi Suami Yang baik Dan juga Ayah Yang baik. Bagi Anak-anak kita nanti." Ungkap Andro Membalas Pelukan Sang Kekasih
***
Di Kediaman rumah Dion Kusuma. Nampak Seorang Pemuda Yang Baru Bangun. Yang Keluar Dari Kamarnya Sambil Membawa Ponsel. Ia merasa Tidak Sabar lagi Untuk Melihat Wajah Gadis itu dari Ponselnya.
__ADS_1
Pemuda Itu pun Pergi Ke dapur Untuk Mengambil Air Mineral Yang Dingin Di Dalam Kulkas. Setelah itu ia Kembali Ke Ruang Tamu Sambil meminum Sebotol Air Mineral Yang Sudah Ia Ambil Tadi.
Dengan Wajahnya Yang Sedikit Senang. Pemuda Itu Pun Menatap Layar Ponselnya. Dan mulai Mencari Lokasi Tempat Keyla Berada.
Namun Seketika Wajahnya berubah. Ketika Melihat Ponselnya Yang Tiba-tiba Menjadi Aneh Dan apa yang Sudah ia Pasang Semalam di Rumah Ardani pun Nampak Buram Dan Gelap.
"Sialan! kenapa bisa Gelap Seperti Ini Si? Siapa yang Udah Berani Mengubah Apa yang Sudah aku Pasang di sana! Ucap Karan Dengan Sangat Marah.
Ia menatap layar ponselnya itu dengan Tatapan Tajam Se tajam Pisau.
"Siapapun Yang Udah Menghancurkan Rencana ku. aku Pastikan Kalian Akan Menerima Akibatnya!" Ujar Karan Berbicara Sendiri di dalam rumahnya itu.
"Sayang, Kita jalan-jalan Yuk," Ajak Andro, Sembari Menatap Keyla
"Kemana mas?" Ucap Keyla
"M'mm.
"Gimana kalau Kita ke Kontrakan Kamu. Kan Udah lama Kamu Nggak ke sana, Usul Andro
Sambil Mengerutkan Keningnya
"Ya udah, Cepat kamu siap-siap. Kita pergi Sekarang, ucap Andro
"Baik mas, Tapi mas Keluar Dulu ya. Aku kan Harus ganti baju." Pinta Keyla
"Memangnya Nggak boleh Kalau aku Di Sini Ya?" Goda Andro
Keyla merasa sangat Kesal pada Andro dan Ia Segera Mengambil Gulingan Di tempat Tidur untuk di lemparkan pada Andro. Namun Dengan sangat Cepat pemuda Itu berlari ke arah pintu. Sehingga membuat Keyla Tertawa Sendiri Oleh Kelakuan Andro Yang Kadang Membosankan itu.
Setelah Usai Berganti Pakaian Keyla segera Keluar Dari kamar dan pergi Menemui Andro Yang Sudah Menunggu nya Di Mobil Sejak Tadi.
Namun Keyla Tiba-tiba kembali Kedalam Rumah. Membuat Andro Merasa heran Pada Gadis Itu.
Sebelum Mereka Pergi Keyla harus Menemui Bi Larsih Terlebih dahulu,
"Bibi, Aku sama andro Mau ijin ke kontrakan Dulu, bibi jaga diri baik-baik di Sini. Jika Non Claudia Ke sini lagi, Tolong Bibi Nggak Usa Bukain Pintu. Agar Dia nggak Bisa masuk, Ucap Keyla, Tersenyum Menatap Bi larsih
__ADS_1
"Iya Nak, Kamu tenang Saja. Bibi Pasti akan Selalu Kunci Pintu dengan Baik. Tapi Kamu Juga Harus Hati-hati Di jalan Sama Den Andro Ya Nak,"
"Iya bibi, Kami Akan Segera Kembali. Ucap Keyla. Lalu Kembali Berjalan ke Luar.
"Senangnya Melihat Nak Keyla Dan Den Andro Bisa Bersama," Gumam Bi larsih Sembari Tersenyum Menatap Keyla yang Sudah Masuk Kedalam Mobil.
Setelah Melihat Keyla Dan Andro Pergi. Bi Larsih Segera Menutup Pintu Rumah itu Dan Segera Menguncinya Dengan Baik. agar Tidak ada Seorang pun Yang Bisa masuk Ke Dalam.
Setelah Satu Jam Menempuh Perjalanan. Kini Mobil Andro Dan Keyla. Sudah Memasuki Halaman Kontrakan Milik Keyla. Kondisi Kontarakan Itu Terlihat Sangat Kotor Karena Sudah Beberapa Hari Ini Keyla Tidak Datang ke kontrakannya Lagi. Gadis itu pun Segera Keluar dari Dalam mobil Sambil Berjalan Pelan Menatap Sekeliling Halaman Rumahnya Yang Sudah tidak Terurus itu.
"Kasihan Rumah aku, Jadi kotor kayak Gini," Ucap Keyla Sambil Mengambil Kunci Yang Berada Di dalam Tasnya Lalu ia pun Membuka Pintu Rumah itu Dengan Cepat.
"Ada apa Sayang? tanya Andro yang Juga Sudah Berdiri Di belakang Keyla.
"Ini mas, rumahnya udah Penuh Debu. Jawab Keyla, Sambil Mengambil Sapu Untuk Membersihkan Halaman Depan.
Sementara Andro Juga membantu Keyla, Untuk Mengepel Lantai yang Sudah penuh Dengan kotoran Tikus.
Tidak lama kemudian semua Halaman Rumah sudah Di bersihkan oleh Keyla. Dan Ia pun Segera Kembali ke dalam Untuk Melihat situasi Di dalam kamarnya.
"Mas, Kamu Sedang Apa? tanya Keyla Saat Melihat Andro Sedang Mencuci Piring Kotor.
"Hehehe.
"Aku sedang Belajar Menjadi Suami Yang Baik Untuk Kamu Sayang," Jawab Andro, kembali Tersenyum Menatap Wajah Cantik Yang Berdiri di Sampingnya itu
"Tapi Kan mas, Bukan Kayak gini Juga. Udah Sebaikanya Mas Duduk Di sana. Biar Nanti Aku yang membersihkan Semua ini." Ucap Keyla Memaksa Andro untuk Pindah Dari Tempat itu.
Namun Pemuda itu Sangat Keras Kepala Sehingga ia Tidak ingin Mendengarkan Perkataan Keyla yang sejak Tadi Memintanya Untuk pergi.
"Udah sayang, Kan cuma Cuci Piring Saja. Jadi Nggak apa kan, Aku Bantuin Kamu." Ujar Andro,
"Ya udah Terserah Kamu Saja Deh Mas," Ucap Keyla, Lalu Mengambil Beras Untuk di Masak. Karena Hari Sudah Semakin Siang Jadinya Keyla harus Buru-buru Untuk Memasak
Gadis itu Terlihat Sangat Sibuk Dengan Pekerjaannya Di dapur. Andro Hanya Menggelengkan Kepalanya ketika Melihat Keyla Sedang Sibuk Di dapurnya.
"Sayang, Kamu Sedang Memasak Apa?" Tanya Andro Yang Sudah berdiri tepat Di Belakangnya Keyla.
__ADS_1
"Ini mas, Tadi Aku Buka Kulkas Dan ternyata Masih Ada Ikan dan Sayur Di sana. Jadi aku Masakin Saja, Buat Sarapan Kita siang Ini, Ucap Keyla, Sambil Mengaduk Masakannya Itu.
"Wah.. Aromanya Sangat Enak. Kamu Memang Pintar Sekali Memasak Sayang," Ucap Andro, Sambil Memeluk Keyla dari Belakang Sehingga membuat Keyla merasa Geli Karena Andro. terus Mencium Punggungnya