Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 58: Mendapat Pesan dari Karan


__ADS_3

Sementara Karan Masih Berdiri Di Samping Jendela. Menatap Mobil Ayahnya dan Beberapa Orang Lainnya Yang Mulai Meninggalkan Halamannya Rumahnya.


"Maafkan Karan Papa. Mungkin Karan Sudah Kelewatan Melakukan tindakan Ini, Hingga Papa Harus menerima Apa yang Sudah Ku Perbuat." Gumam Karan Sambil Menatap Mobil Ayahnya Yang Sudah Pergi Itu


Karan Pun Kembali Ke Dalam kamar Keyla Untuk Memastikan Keadaan Gadis itu Sambil Membawahkan Makanan untuk Keyla.


"Mau apa kamu kesini, apa kamu Mau Menyiksaku Lagi!" Ucap Keyla Menatap Karan Dengan sangat Tajam.


Namun Karan tidak Menghiraukan Perkataan Gadis itu. Ia hanya Melepaskan Napan Yang Berisi Makanan Di atas Meja Samping Keyla Lalu Ia kembali Ke Luar Dari Kamar itu.


"Karan!" Bawah saja Makanan Ini. Aku nggak Sudi makan Makanan dari kamu! Teriak Keyla Ketika Melihat Karan sudah keluar.


Gadis Itu merasa Sangat Marah Sampai Makanan Itu Ia Buang ke lantai.


"Aku Nggak Akan Makan Makanan Ini! Jika Aku Harus Memili Maka Aku Lebih Baik Mati Dari Pada Harus Menerima Makanan Dari Kamu Karan!" Ucap Keyla Dengan Sangat Marah Di dalam Kamar.


Di balik pintu Karan Hanya tersenyum Dengan Perkataan gadis Itu. Bakan Keyla Juga Tidak tau Kalau Karan sedang Mendengarkannya Di Balik Pintu


"Kita lihat Saja nanti Keyla," Ucap Karan Sembari Tersenyum sendiri


Lalu Ia mencoba Menghubungi Seseorang Dari Ponselnya.


Karan Meminta Orang Itu Untuk Datang Ke Apartemen Miliknya Pada Esok Hari. Karena Ia akan Memberikan Kejutan Untuk Gadis itu Pada Besok.


\*\*\*\*


Setibanya Di Rumah. Andro dan arga, Juga Beberapa Suruhan Ardani Segera Masuk Ke Dalam Rumah Itu dengan Wajah yang lesu Semua. Hingga Membuat Ardani Merasa Heran Dengan Kedatangan mereka Tanpa Membawah Keyla.


"Dimana Keyla? Kenapa kalian kembali Tanpa Bersama Keyla?" Tanya ardani


Andro Hanya menatap ayahnya Lalu Ia Pergi Ke kamarnya.


Sedangkan Arga Cuma bisa menatap Punggung Andro Yang Tengah Berjalan itu.


"Arga?" Apa yang Sudah Terjadi Di Sana! Ardani terus berusaha untuk Mencari Tau Tentang Keyla


"Iya Om, Jadi Begini Ceritanya. Karan Tidak Ingin Melepaskan Keyla. Dan dia Juga Mengancam kami Untuk tidak Melaporkan Hal Ini Pada pihak Yang Berwajib. Karena Ia Akan Membuat Keyla Semakin menderita. Itu Katanya Karan om!" Tutur Arga


"Ini Sudah sangat Keterlaluan!" Ujar Ardani Namun Ia berusaha Menetralkan Pikirannya Agar Tetap Tenang.


"Dimana Ferry Om? Tanya Arga


"Memangnya Kalian Tidak Bertemu Dengan Ferry Di sana?" Tanya Kembali Ardani

__ADS_1


"Tidak om," Arga Menggelengkan Kepalanya


"Sebaiknya Cepat Hubungi Ferry. Agar tidak Ke sana lagi." Pinta Ardani Pada Ponakannya Itu.


"Baik Om" Arga pun segera Menghubungi Ferry Dan Istrinya Untuk Meminta Mereka Segera Kembali.


"Saya Minta Sekarang Juga Kalian harus Kembali Ke rumah Karan. Untuk Melihat Keadaan Di sana, Pinta ardani Kepada Ke Enam orang Suruhannya.


"Apa itu tidak akan Membahayakan Keyla. Om?" Tanya arga


"Jangan sampai Di ketahui Oleh Karan. Agar Keyla Tetap Aman di sana." Ujar Ardani


"Baiklah Tuan," Kami Akan Segera Berangkat Sekarang." Ucap Viko Lalu Mengajak Anak Buah nya kembali Ke sana.


"Besok Adalah Hari pernikahan Mereka, Akan Tetapi Kita tidak Bisa Membawah Keyla Kembali Ke sini," Ucap ardani Menatap Arga Dengan Cemas


Arga Turut Prihatin dengan Apa yang Menimpa Andro dan Keyla. Namun Ia juga Tidak Tau harus Berbuat Apa untuk Bisa Membantu Keyla. Sementara Karan Tidak Ingin Mereka Membawah Keyla


"Kita Bisa Membatalkan Pernikahan Mereka Dulu Om, Aku sangat Yakin Keyla bisa Kita Selamatkan Dari Karan." ucap Arga penuh Semangat


"Keyla Itu adalah putri Dari Tania. Yang Pernah Menjadi Bagian Hidupku Dulu," Ucap Ardani Menjelaskan Pada Arga.


Pemuda itu pun terkejut Ketika Ardani Mengatakan hal Itu padanya.


Ardani mengangguk Pelan.


Arga pun Termenung Ketika Melihat Kesedihan Yang Ardani Rasakan Saat ini.


Dia juga tidak pernah menyangka Kalau Keyla adalah Anak dari Wanita Yang Pernah Ardani cintai.


Malam Berlalu Dengan begitu cepat. Namun Andro masih Berbaring di Ranjang tempat Tidurnya sambil Memikirkan Hari Pernikahannya Dengan keyla. Yang Tidak Akan Pernah Terjadi lagi.


Laki-laki Muda itu Sangat Frustasi Dengan Apa Yang sudah terjadi Pada Hubungan Mereka Berdua.


"Sayang, aku Sangat Merindukan kamu," Gumam Andro Sambil Mencium Foto Yang Berada di layar Ponselnya itu.


"Aku janji Akan Segera Membawah kamu Kembali Ke sini Lagi Sayang,"


Tidak lama Kemudian Suara ayam Berkokok Menandakan hari Sudah Pagi. Pemuda itu Pun Bangun dari tempat Tidurnya Dan Berlari Ke bawah Untuk Menemui Ayahnya.


Ketika ia Hendak Masuk Ke ruangan Ayahnya. Ia melihat Arga sedang Minum Teh Di Ruang tamu bersama Ardani.


"Pagi!" Sapa Andro

__ADS_1


Keduanya pun menatap Ke arah Andro.


"Apa Kalian tidak Tidur?" Tanya Andro Lalu Duduk Di dekat Arga dan ayahnya


"Aku dan Om, Tidak bisa tidur. karena Memikirkan Bagaimana caranya agar Kita Bisa Membawah Keyla Ke sini lagi!" ucap Arga


"Aku juga Bingung, Harus berbuat apa Untuk bisa Menyelamatkan Keyla dari Pemuda Kejam Itu." Ujar Andro Dengan Ekspresi Wajahnya yang sedikit Marah.


"Kita tunggu saja Perkembangan dari Bimo Dan Anak buahnya Yang Sudah Berada Di Sana!" Ujar Ardani dengan Santai


"Memangnya Mereka Kesana Lagi ya?" Tanya Andro dengan Sangat Heran


Arga dan Ardani Saling Bertatap Muka dan Mereka sama-sama Mengangguk Kepala


Tidak lama kemudian Sebuah pesan Masuk Ke Ponselnya Arga. dengan cepat Pemuda Itu Membukanya Dan ia sangat Terkejut Ketika Mengetahui isi pesan itu.


["Temui aku Sekarang di Apartemen Milikku.Tapi Jangan Pernah beritahukan Kepada siapapun. Karena Ke enam Anak Buah Kalian Sudah Berada di Dalam Genggamanku."]


Isi Pesan Dari karan


Andro Merasa Aneh dengan Sikap Arga Setelah Menerima pesan itu.


"Ada apa Arga, Kenapa kamu terlihat Sangat Ketakutan begitu?" Tanya Andro


Namun Dengan cepat Arga Menetralkan Wajahnya agar terlihat Baik-baik Saja Di Depan Andro dan ardani. Walaupun Ia Sendiri Merasa Takut dengan Isi Pesan Dari Karan Itu.


"M'mm. Aku tidak Apa-apa Kok, Ini Cuma Pesan Dari Kamila Orang yang bekerja Di Rumahku." Ucap Arga, Membohongi Ardani Dan Andro.


"Sejak kapan Kamu Suka sama Asisten Rumah kamu Ga?" Tanya Andro


"Hehehe.. Siapa juga yang Bilang aku Suka. Dia Cuma Mengirimkan pesan Sama aku, Katanya Hari Ini dia Mau Pulang Ke Kampungnya. Karena orang Tuanya Lagi Sakit." Ucap Kembali Arga


"Oh Gitu ya, Kirain Kamu Suka lagi Sama Asisten Pribadi Kamu," Ucap Andro Sambil Mengejek Arga


"Hmm. Terus Di antara kita berdua Siapa Juga Yang sudah Suka sama Seorang Bidadari yang kerja Di rumah ini?" Ujar Arga Membalas Andro.


"Sialan kamu Ga." Lalu Andro pun Tertawa Kecil Menatap Arga.


"Ya Sudah, Aku pamit Pulang dulu. Nanti aku Balik ke sini lagi," ucap Arga Sambil Berpamitan Pada Ardani dan Andro.


"Jangan Lupa Kasih kabar sama aku, Kalau kamu Dan Kamila akan Menikah!" Teriak Andro


Arga hanya Menatap Andro Sambil Mengerutkan Dahinya. Lalu ia pun Segera Masuk ke dalam Mobil Miliknya dan Meninggalkan Halaman Rumah Ardani Dengan Cepat. Karena ia harus segera Sampai Ke Tempat Karan

__ADS_1


__ADS_2