
Keyla terlihat Sangat Ketakutan Pada Ardani Wajahnya Begitu pucat Seakan tidak ada Darah yang mengalir di Tubuhnya.
"Tuan."
"Saya, Permisi Dulu mau Ke Dapur." Ucap Keyla sambil Berlari ke arah dapur
Rasanya ingin Sekali ia mencakar wajah Andro di depan Ardani Namun ia tidak bisa Melakukannya karena Andro adalah majikannya
"Tugas kamu bukan di sini." Tegas Andro sambil Menarik Tangan Keyla
"Tuan Lepasin Tangan Saya" keluh Keyla berusaha untuk lepas dari Genggaman Tangan Andro
"Nggak" pokonya Kamu harus Tetap Ikut sama aku." Ucap Andro Kembali menarik Tangan Keyla
Bi larsih dan Pak Gilang juga Ardani Hanya menatap Keyla yang sedang di tarik Andro Ke Kamarnya.
Dari sebrang pintu Terdengar Suarah tepukan Tangan dari seorang wanita membuat Langkah Andro dan Keyla terhenti
Andro menoleh ke arah pintu itu
"Hebat juga Permainan Kalian." ungkap Claudia Sambil berjalan Pelan Ke Arah Andro dan Keyla
"Apa maksudmu Claudia? Tanya Andro
"Sayang."
"Aku yang harusnya Tanya gitu sama kamu.”
Bukan Kamu Yang nanya gitu ke aku." Ucap Claudia menatap sinis pada Keyla
"Ohh aku lupa, Pembantu Miskin ini kan orangnya sangat Jujur dan Nggak mungkin Tertarik sama Anaknya Bos kan? Cetus Claudia dengan wajah yang sangat kesal pada Gadis yang bersama Andro
"Cukup Claudia! Bentak Andro
"Kenapa kamu diam Pembantu S***n!!" Dimana Kata-kata Kamu Yang kemarin Katanya nggak Pernah Suka sama anaknya Bos!"
Keyla Hanya Menatap Claudia yang sedang Memarahinya tanpa sebab sambil Tersenyum tipis
"Kenapa kamu Tersenyum? Apa menurutmu aku sedang becanda!! Geram claudia
Sambil menarik Tangan Keyla yang sedang di genggam Andro
Dengan Sangat cepat Keyla mendorong Claudia hingga Membuat Gadis itu terbentur ke dinding
"Aku kan sudah pernah bilang Sama Mba. Jangn sekali-kali Mba Berpikiran kotor Seperti itu. Bentak Keyla dengan penuh amarah pada gadis itu
Ardani pun segera mendekati Mereka dan Membujuk Claudia untuk tidak Mencari masalah di dalam rumahnya namun Gadis itu nampak sangat kesal pada Keyla yang sudah Membuatnya Kesakitan
"Om."
"Aku minta Sama om, Sekarang Juga pecat Pembantu B**h ini dari rumahnya Om." Pinta Claudia Sambil Melotot pada Keyla
"Apa maksud kamu untuk memecat Keyla? Jelas-jelas Kamu yang Salah." Tegas Andro
"Kenapa sekarang kamu membelanya.! Apa jangan-jangan kamu sudah mulai Tertarik sama Pembantu B**h ini ya!! Teriak Claudia
__ADS_1
"Iya saya tertarik sama dia!" Memangnya kenapa? Selama ini aku udah cukup sabar menghadapi sikap egois kamu. Bakan aku selalu mengalah agar kamu bisa berubah
"Tapi nyatanya apa? Kamu Mala bertambah Egois dan seenaknya Mengatur Hidupku."
Bentak Andro dengan sangat Marah kepada Claudia
Claudia menatap tajam pada Keyla Dan dengan cepat ia melangkah Untuk Mendorong Keyla. Namun Keyla berhasil menghindar dari Wanita itu
"Cukup Claudia!!
"Sekarang juga kamu pergi dari rumah saya! Bentak kembali Andro sambil menarik tangan Claudia untuk keluar dari dalam rumahnya
"Ok Fine Andro." Aku akan pergi tapi aku akan membalas semua Perbuatan Kamu sama Pembantu Mu****n itu! Teriak Claudia sambil menatap Keyla
Keyla Merasa Sangat Marah ketika mendengar perkataan Claudia Tentang dirinya sebagai Mu****n ia pun Menghampiri Claudia
"Memangnya Apa masala mba sama aku? Hingga mba harus mengatai ku seperti itu. “Apa kita pernah saling kenal? Atau Mala mba yang sebaliknya seperti itu." Tanya Keyla balik pada Claudia Membuat mata wanita itu semakin Tajam menatapnya
"Kenapa mba menatapku seperti itu? Sekarang aku juga harus menanyakan hal yang sama mba!"
“Sebenarnya Mba Tunangan sama tuan muda. Atas dasar cinta atau atas dasar Harta dari tuan muda saja?”
Plakk..
Claudia Mendekati Keyla dan segera menampar wajah Keyla dengan sangat kuat hingga Membuat Keyla Kesakitan
"Jangan sembarang bicara kamu Pembantu Mu****n!! Memangnya siapa kamu,” Bisa seenak bicara Seperti itu.! Geram Claudia yang sudah berhasil membuat Keyla kesakitan
Namun Keyla Kembali Melangkah dan memberikan Tamparan yang sama pada wanita itu
plakk
plakk
"Mba pikir saya Takut sama mba!” ingat ya mba walaupun aku hanya Pembantu di rumah ini. Tapi aku bukan seperti mba, yang hanya mencintai Hartanya tuan muda saja."
"Dan sekarang Mba sebaikanya Pulang ke rumah mba, Dan Bersihkan pikiran mba yang selalu kotor pada semua orang." Ucap Keyla Sambil mengusir wanita itu
Hati Claudia memanas Dan segera melangkah pergi dari kediaman Ardani dengan penuh Amarah yang sangat besar
"Awas saja kamu Pembantu S***n." Aku bersumpah akan membalas semua ini
Gumam Claudia
Sementara Andro merasa kagum pada keberanian Keyla yang sudah membuat Tunangannya itu pergi dengan rasa sakit yang tiada duanya
Andro pun tertawa kecil melihat tingkah Keyla
"Kenapa Tuan tertawa? Memangnya ada yang lucu!! Cetus Keyla dengan sangat Kesal melihat Andro sedang tertawa melihatnya
"Nggak ada kok, Melahan aku kagum sama kamu." Karena udah menyadarin Claudia sampai Babak belur kayak gitu. Rayu Andro sambil tersenyum menatap Keyla
\*\*\*\*
"Nak keyla." Panggil Ardani dari ruang tamu
__ADS_1
Keyla pun menoleh Kebelakang dan Menghampiri Ardani
"Ada apa tuan? Tanya Keyla
"Bisa kita bicara Sebentar? Tanya balik Ardani sambil Berjalan menuju ke ruang kerjanya
Keyla Merasa Gugup ketika Ardani mengajaknya bicara berdua di ruang kerjanya. Ia pun mengikuti Ardani
"Duduklah." Pinta ardani dengan lembut
"Iyaa tuan."
"Nak Keyla, Sebenarnya saya mau menawarkan Sesuatu sama kamu, Tapi saya juga tidak tau apa kamu menyetujuinya atau tidak.ucap Ardani dengan penuh Harap
"Apa itu tuan? Jika itu adalah sebuah pekerjaan maka aku, akan melakukannya dengan baik." Jawab Keyla dengan semangat
"Apa kamu mau Menikah Dengan Putraku?
Uhuk
Uhuk Tenggorokan Keyla tiba-tiba Sakit Karena ia Syok dengan Permintaan Ardani yang sangat jauh dari dugaannya
"Ada apa nak Keyla? Tanya Ardani dengan sangat cemas
"S--Saya, Saya nggak bisa tuan. Karena perbedaan Kami sangat jauh dan saya juga belum siap untuk menikah." Ucap keyla dengan sedikit Bingung
"Tapi apakah kamu siap untuk Selalu menjaga Putraku? Karena saya khawatir dengan kelicikan Claudia."
"Jika kalian sudah bersama Mungkin sangat kecil untuk Claudia kembali mengejar Andro.
Ucap Ardani Sambil menatap serius pada Keyla.
"Jadi maksud tu___
"maksud ayah Kita akan segera nikah dan punya anak, Iya kan Ayah." Sambung Andro kembali Membuat Pembicaraan Keyla terpotong kembali
Keyla menatap andro dengan tatapan yang sangat kesal
"Maukah Kamu jadi Istriku? Tanya Andro dengan wajah memelas Membuat Keyla menjadi salah tingkah di depan Ardani
"Tu--tuan, saya balik kerja dulu." Potong Keyla sambil berlari ke luar dari ruangan itu
"Apa kamu sudah yakin dengan keputusanmu? Tanya Ardani pada putranya
"Iya ayah, Dia sudah membuatku merasa sangat nyaman walaupun Tingkahnya sedikit aneh dan lucu, Tapi aku yakin dengan pilihanku." Ujar Andro kembali tersenyum pada ayahnya
"Baiklah ayah akan segera Menghubungi Keluarganya di kampung, agar kalian bisa secepatnya Menikah
"Terimakasih ayah"
Setelah usai Memasak Keyla kembali mengepel Lantai di setiap ruangan Rumah itu Andro pun datang sambil mengganggunya membuat Keyla Merasa jengkel dengan sikapnya Andro
"Tuan sebaikanya tuan pergi dari sini de! Bujuk Keyla
"Kalau aku nggak mau gimana? Ucap Andro sambil merayu Keyla
__ADS_1