Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 90: Mainan yang Banyak


__ADS_3

Suara Mobil milik Andro Sudah mulai Memasuki Halaman Rumah ardani. Setelah Mobil Itu terparkir Leon Segera Keluar Dan Kembali Membuka Pintu mobil Depan Agar Andro Bisa Keluar.


Lelaki muda itu pun Segera Keluar Dan Berdiri Di depan Leon.


"Nanti Kamu Bawah Mainan Arga ke Dalam." Pinta Andro


Dan Di anggukan Oleh Leon.


"Siap Bos," Jawab Leon Dan Segera Mengambil Semua Mainan Dan Keperluan Bayi Lainnya Yang Masih Berada di Dalam Mobil itu.


Sementara Andro Sudah Masuk Duluan Sambil Membawah Dia kecil Yang Juga Berisi Mainan Untuk anaknya.


Andro sengaja Mampir ke Mall untuk Membelikannya Mainan Untuk anaknya. Dan Mobil Sudah Penuh Dengan mainan Milik Arga.


Sehingga membuat Leon kesusahan Mengangkat Permainan Yang Begitu banyak Di dalam Mobil Mereka.


"Mentang-mentang Baru punya anak. Udah Membeli Mainan Sebanyak Ini." Ujar Leon


"Selamat Malam Bibi." Sapa Andro Ketika Melihat Bi larsih yang Masih Duduk Di meja Makan.


"Selamat malam Juga Den," jawab Bi larsih Sembari Tersenyum pada Pemuda itu.


"Dimana Arga dan Keyla bi, Apa Mereka Sudah tidur?" Tanya Andro


"Tuan Muda kecil Baru saja Masuk Ke kamar dengan Nak Keyla den, Mungkin Mereka Baru tidur," Jawab Bi larsih Kembali


"Waduuu. Jam Segini Arga baru masuk ke Kamar?" Memangnya Seharian Ini Dia Ngapain Saja Bi."


"Sejak Kepergian den Andro Tadi. Tuan Muda Kecil Rewel Melulu Den. Hingga Membuat Nak Keyla Tidak bisa Makan Seharian ini."


"Kok Bisa bi?" Lalu Keyla belum makan Juga?"


"Belum den." Singkat Bi larsih.


Entah Kenapa Saat mendengar Suara Ayahnya Di bawah. Anak Kecil Yang baru Berusia Empat Bulan itu Segera Bangun Dan Menangis. Ikatan batinnya Dengan Ayahnya Sangat kuat.


Terpaksa Keyla ikut bangun dan Kembali Menggendong Arga Untuk pergi Menemui Andro yang Baru saja Tiba di rumah.


"Sayang Mau ketemu papa ya?" Ucap Keyla Sambil Menggendong putranya. dan Mereka Keluar dari Kamar.


Melihat Keyla dan Putranya sudah Menuruni Anak tangga dari Kamar mereka. Andro Segera Menunggu Mereka di bawah.


Melihat ayahnya Arga sangat Senang Bakan Ia tertawa Kecil Pada ayahnya.


"Kok anak papa Belum tidur si?" Ucap Andro Mengambil Arga dari Pelukan Istrinya.


"Sesuai janji Papa Tadi Pagi. Papa udah Belikan Sesuatu sama Anak Kesayangan Papa." Ucap Andro Lalu Menyuruh Leon Untuk Segera Membuka Setiap Bungkusan Yang Berada Di Ruang Tamu.

__ADS_1


Keyla dan Bi larsih Menatap Semua Bungkusan Yang Begitu banyak Tertata Di Ruangan Itu.


"Mas. Ini Apaan, Kenapa Banyak Gini?" Tanya Keyla Penuh Penasaran.


"Nanti Kamu Akan Tahu Sendiri, Sayang.


"Aku ke mobil Dulu ya." Mencium Kening Putranya Dan Kembali Memberikan Arga Pada Istrinya.


Keyla bertambah Bingung Dengan Sikap Suaminya Yang Terlalu Menghamburkan Banyak Uang Untuk Membelikan Keperluan Anak Semata Wayangnya.


Leon Masih Sibuk Membuka Sebagian Bungkusan Mainan Di ruang Tamu.


Sedangkan Andro Pergi Mengambil Beberapa Kardus Besar yang Masih Berada Di dalam Mobilnya.


Keyla Yang Masih Berada di ruang Tamu. Merasa Terkejut Melihat Kardus besar Yang Dibawah Oleh Andro.


"Kenapa Banyak Sekali Barangnya Mas?" Ucap Keyla Menatap Semua Barang-barang Itu Satu demi satu.


Sementara Andro Hanya tersenyum Bahagia. "Semua Barang-barang Ini Punya Arga, Sayang. Ini Mobil Untuk Anak Papa." Ucap Andro Menunjukkan Mobil Besar Yang Berwarna Merah. Kepada Keyla dan Anaknya.


"Tapi apa ini Nggak Berlebihan Mas. Kan Arga Masih Punya Empat mobil Besar yang Belum Juga Di pakai mas. Lalu Kenapa Masih Belih Lagi?" Protes Keyla.


"Arga memang Masih Punya Empat Mobil. Tapi Ini Sangat Lucu Warnanya. Makanya Aku Belih Untuk Arga sayang."


Keyla hanya bisa menggelengkan Kepalanya.


"Kita Tinggal Renovasi Kamar Sebelah Sana Kan, Jadi kamu Tenang Saja sayang." Jawab Andro.


"Bos. Ini Mau di taruh Dimana?" Tanya Leon Yang Tiba-tiba Datang Membawah Stoler Yang Berwarna Merah juga.


"Kamu bawah masuk Semua Ke kamar Arga. Leon."


"Tapi Bos. Kamarnya Tuan Arga sudah Penuh Dengan Mainan lainnya." Jawab Leon


"Ya Sudah. Kamu Taruh Di sini saja."


"Baik, Bos." Singkat Leon.


"Tu kan. Jadi Sempit Ruangan Ini." Protes Keyla kembali.


"Sabar Sayang. Sebentar lagi Mereka akan Segera Sampai untuk Membawah Mainan Yang lainnya." ucap Andro Dengan Santai


"Apa?" Keyla membeo. Lalu menatap Bi Larsih. Ia Benar-benar Menjadi Gila Karena Ula suaminya Yang Benar-benar aneh.


"Mas?"


"Iya, Sayang?"

__ADS_1


"Ini Sudah Benar-benar Pemborosan Mas. Lagian Arga kan Masih kecil, jadi Dia masih Belum tau Bermain. Duduk Saja Belum Bisa Mas, Tapi kamu Sudah Membelih Mainan Sebanyak Ini."


"Dengarkan aku, Sayang. Aku akan selalu Memberikan Apa pun Yang Ada Di dunia Ini. Untuk Anakku. Lagian Semua Ini Tidak Menghabiskan Uang kok, Tinggal Ambil Di Mall Milik ayah.


"Memangnya Kamu Mau Anak Kita Bermain Piring sama Sendok?" Menatap Keyla


"Kamu Benar Andro. Papa sangat Setuju Sama Kamu." Ucap Ardani. Seketika Membuat Keyla Tercengang


Karena Ardani Dan Andro Sangat Memanjakan Arga. Jadi Keyla merasa Kalah Pada Kedua Ayah Dan Anak itu.


"Tapi ayah... Kamar Arga sudah Penuh Dengan Mainan,"


"Nanti Besok Ayah Akan Menyuruh Orang Untuk Merenovasi Kamar Yang lain Untuk Cucu Ayah." Jawab ardani. Lalu Mendekati Arga Dan Menciumnya.


Andro Hanya Mengerutkan dahinya menatap Pada Istrinya.


\*\*\*\*\*


Kini Anak Laki-laki Itu tumbuh Menjadi Lelaki Yang Sangat Tampan. Usia Arga Sudah Satu Tahun. Dan Balita itu kini Tumbuh Lebih Kuat Dan Sehat. Bakan kini Ia sudah bisa Berjalan


Walaupun Belum terlalu Lincah.


Ardani Sangat Menyayangi Cucunya. Apa Saja Selalu Ia Belikan Untuk Cucu Semata Wayangnya itu.


Membuat Keyla Sering protes dengan Sikap ayah Mertuanya dan Andro. Yang Selalu Memanjakan Arga. Karena Keyla tidak Ingin Suatu Saat Nanti anaknya Jadi Sangat Manja Dan hanya Bergantung Pada Semua Fasilitas Milik Ardani dan Andro.


Ia ingin Arga tumbuh Menjadi anak Yang Mandiri dan Tidak bergantung pada Siapapun. seperti Dirinya dan Ferry.


Pagi-pagi Itu Keyla Sudah Bekerja Seperti Biasanya. Menyuapi Makanan Untuk Anaknya.


"Sayang, Ayok Makan dulu." Ucap Keyla Sambil Menyuapi Makanan Untuk Arga Kecil.


"Yuk Bukain Mulutnya sayang,"


"Arga sayang. Papa Berangkat Kerja dulu. Nanti Papa Bawain Mainan Yang Banyak Lagi Buat anak Papa." ucap Andro sambil Menciumi Pipi Anaknya.


Lagi-lagi Keyla Menatap Andro Dengan Tajam.


"Mas. Mainan Arga Masih banyak Tau. Kenapa mau Belih lagi?"


Protes Keyla


"Itu belum seberapa sayang. Bentar lagi Kan Arga Ulang tahun, Aku pengen Di hari Spesialnya Ingin Memberikan Kejutan yang Sangat Spesial untuk anakku ini." Jawab Andro


Keyla hanya Diam dan Terus Menyuapi Makanan Untuk Araga. Ia sangat yakin Kalau Suaminya Sudah Benar-benar gila Sekarang.


ya

__ADS_1


__ADS_2