Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 74: Mencemaskan Keyla.


__ADS_3

Pemuda Itu segera Mengambil Ponselnya Yang Berada Di atas Nakas. dan Menghubungi Leon.


Beberapa menit Kemudian Leon Pun Datang Ke kamar Andro dan Keyla. Pemuda Itu sangat Histeris ketika Melihat Wajah Keyla Yang menjadi Kemerahan Seperti luka Bakar.


"Waduh non, Ada apa dengan Wajah Non Keyla?" Tanya Leon


"Aku juga Tidak Tau Leon. Tiba-tiba udah Jadi Kayak Gini," Jawab Keyla


Leon dan Andro Saling Bertatapan Dan Mengingat Kejadian Semalam.


"Bos, Apa sebaiknya Kita Pulang Ke Jakarta Saja, Kasihan non Keyla jika Harus Tetap Tinggal Di Sini. Pasti dia tidak Akan Sembuh Bos," Usul Leon


"Kamu Benar Leon. Sebaiknya Kita kembali Dan Harus secepatnya Pergi Untuk Mengobati Keyla," Jawab Andro Menyetujui Usul Leon.


"Sayang. Kita pulang saja ya, Kan Sekarang Kamu lagi Kena Alergi kayak Gini," Bujuk Andro


Namun Keyla Membantah Ajakan Andro Untuk Kembali ke Jakarta.


"Aku nggak Mau mas, Aku masih pengen Di Sini. Lagian ini Cuma alergi Biasa saja Bentar Lagi Pasti Hilang," Ucap Keyla


"Tapi Sayang...."


"Pokoknya aku nggak Mau pulang Mas! Potong Keyla. Andro pun Terdiam Dan Hanya Menatap Leon.


"Ya Sudah sayang, Jika itu mau kamu. Aku Hanya berharap yang Terbaik Untuk Kamu Sayang," Ucap Andro lalu Segera Mendekati Keyla.


"Kalau Begitu saya Permisi Dulu Bos. Kalian Istirahat saja dulu, Jika Butuh apa-apa Nanti Hubungi aku ya Bos," Ucap Leon Lalu segera Keluar dari Kamar Keyla dan Andro.


\*\*\*\*


"Gimana Kabar Andro Dan Istrinya Om?" Tanya Claudia Berpura Baik Di depan Ardani.


Lelaki dewasa itu menatap Claudia Lalu Hanya Membalasnya dengan Senyuman Hangat pada Gadis itu. Sehingga Membuat Claudia merasa Kesal. Karena Ardani tidak Ingin Mengatakan apa-apa Tentang Andro Dan Keyla.


"Jika kamu Tidak punya urusan di Kantor Saya, Sebaikanya Kamu Segera Meninggalkan Ruangan ini. Karena Sebentar Lagi Saya ada Meeting Dengan Rekan Kerja Saya." Tegas Ardani

__ADS_1


"Baiklah Om. Saya permisi Dulu." Jawab Claudia Dengan Sedikit Kesal Menatap Ardani


"Awas Saja Aku pastikan Rumah tangga Putramu akan Segera Hancur Ardani Gunawan!! Gumam Claudia di dalam hatinya Lalu segera Meninggalkan Ruangan Ardani


Wajah gadis Itu sangat terlihat Marah Ketika Di Suruh Pulang oleh ayahnya Andro.


Melihat Claudia Sudah Pergi. Lelaki Dewasa Itu baru Bisa bernapas dengan Lega. Karena Ia sangat yakin Bahwa Claudia ingin Mencari Tahu Tentang Keberadaan Andro Dan Istrinya.


"Semoga Menantuku Dan Putraku Baik-baik Disana." Batin Ardani Mencemaskan Andro dan Keyla.


Setelah Kembali dari Kantor Ardani. Claudia Segera Pergi Menemui Santi yang Berada Di Rumahnya. Ia ingin Merencanakan Sesuatu Untuk Andro dan Keyla. Wanita itu merasa Sangat Tidak Terima dengan Perlakuan Ardani terhadap Dirinya Tadi.


"Claudia?" Sedang apa Kamu di sini?" Tanya Santi dengan Bingung. Ketika Melihat Claudia Sudah Berada Di depan pintu Rumahnya


Bakan Santi juga merasa sangat Gugup Ketika Claudia Tiba di rumahnya. Karena Di Dalam Rumahnya ada Jimmy Kekasih Claudia. Yang Sejak Semalam Tidak Pulang Ke Rumahnya.


"Ada apa denganmu Santi? Kenapa wajah Kamu Terlihat Gugup gitu!" ucap Claudia Heran


"S--saya, Saya Hanya Kaget saja Karena Kamu Tiba-tiba Datang kesini Tanpa Ngabarin Aku dulu Cla." Jawab Santi Berbelit-belit Di depan Claudia.


Dengan Cepat Santi mengikuti Claudia yang Sudah Menerobos masuk Ke dalam Rumahnya. Mata Santi Menatap Kesana-kemari seperti Seorang Pencuri. Ia Sangat Takut jika Claudia Menemukan Jimmy Di dalam Kamarnya.


"Cla, Apa kamu mau Minum teh, atau Kopi?" Tanya Santi Berusaha Mengalikan Pandangan Claudia Agar tidak Masuk ke Kamarnya.


Namun Claudia merasa Curiga dengan Santi. Karena Tidak biasanya Wanita itu Terlihat Gugup Di depannya.


Ia pun Pergi Memeriksa setiap Ruangan Didalam Rumah Santi satu demi satu. Membuat Santi Semakin Gugup Dan Tidak Bisa Berkata apapun Lagi.


Seluruh ruangan Rumah Santi sudah Ia Periksa Namun tidak ada Yang Mencurigakan Di rumah Gadis itu.


Karena Sebelum Claudia dan Santi Masuk Kedalam Rumah. Jimmy Sudah Bersembunyi Di Belakang Rumahnya Santi. Tanpa Sengaja Jimmy Mendengar Suara Claudia di Luar Rumah Santi. Sehingga ia Segera Berlari Ke Arah Belakang.


"Kamu sedang Mencari apa Di sana?" Lirih Santi Sambil Menatap Ke dalam Kamarnya. Dan Ternyata Jimmy sudah tidak ada di kamarnya.


"Aku hanya Memastikan Kalau Kamu, Tidak Menyembunyikan Sesuatu dari aku. Karena Aku sangat Curiga dengan Tatapan Mata Kamu ke aku," Ujar Claudia Melotot Pada Santi.

__ADS_1


"Mana mungkin aku Menyembunyikan Sesuatu sama kamu, Kan Kita sama-sama Ingin Menghancurkan Musuh Berat kita Kan?" Ucap Santi Berusaha Menenangkan Dirinya.


Lalu Claudia pun Duduk Di Kursi yang Tidak Jauh Dari Santi. Gadis Itu Masih Merasakan Keganjilan Terhadap Santi.


Ia sangat Yakin Kalau Santi sedang Membohonginya.


"Sebaiknya Aku Pura-pura Pergi dari Rumah Ini. Agar aku bisa memastikan Keadaan Disini." Gumam Claudia Tersenyum Sendiri.


"Santi. Sebaiknya aku pamit Pulang Saja, Soalnya Hari Ini Aku harus Menemani Ibuku Ke Butiknya," Ujar Claudia Membohongi Santi


Dengan Cepat Santi Mengangguk Ketika Mendengar Claudia akan pulang.


"Iya baiklah, Kamu Hati-hati di jalan cla," Ucap Santi yang Tidak mengetahui Rencana Claudia


Claudia hanya tersenyum lalu Segera Pergi Dan Masuk Kedalam Mobilnya.


Melihat Mobil Claudia Sudah Meninggalkan Halaman Rumahnya. Dengan cepat Santi Kembali Menutup Pintu dan Masuk mencari Jimmy di dalam Rumah.


"Jim,Jim. Kamu di mana?" Suara Santi Memanggil Jimmy berulang-ulang Kali.


"Aku disini Sayang," Jawab Jimmy Lalu Segera masuk Ke dalam Rumahnya Santi


"Aku pikir kamu udah pulang, Untung saja Wanita Gila itu tidak Menemukan Kamu Jim," Ucap Santi Dengan Sedikit Bermanja-manja Pada Jimmy.



"Nggaklah sayang, Aku kan Lebih Pintar Dari Dia," Rayu Jimmy sambil Menciumi Bibir Santi


Akan tetapi Mereka Tidak menyadari bahwa Claudia sedang Menatap mereka dari Jendela Di depan Kamar Santi.


Melihat penghianatan yang Sudah Di Lakukan oleh Kekasihnya Bersama Santi. Claudia Merasa Sangat Marah Dan Ia Ingin Sekali Menghampiri mereka Untuk Memberi Pelajaran Untuk Kedua Penghianat Itu.


Namun Sesaat ia berpikir Kalau Ia Akan Di Permalukan oleh Kedua orang itu. Sehingga Ia Membatalkan Niatnya untuk Masuk Ke dalam Rumah Santi.


"Kita lihat saja nanti Kalian pasti akan Menderita!" Gumam Claudia Lalu Ia segera Meninggalkan Tempat itu.

__ADS_1


Gadis itu Sangat Sakit hati dengan Penghianatan Yang sudah di Lakukan Oleh Orang yang sudah ia Percayai. Bakan Ia Relah Meninggalkan Andro demi Jimmy. Namun ia mendapatkan Balasan yang Setimpal Atas Apa yang Sudah ia perbuat Dulu Pada Andro.


__ADS_2