
Keyla Hanya Menggelengkan Kepalanya Karena Memang Tidak ada Orang lain Yang Menghasut nya, Hanya Saja Ia Merasa Takut Jika Suatu Saat Nanti Andro Akan Pergi Bersama Wanita lain.
"Sayang, Yuk Kita Ke Luar Aku Uda Gerah ni Di Dalam Kamar Terus," Ajak Andro Berusaha Untuk Menghibur Keyla
"Kemana Mas?" Tanya Keyla
"Kita ke Taman belakang Saja ya," Jawab Andro
"Iya Baiklah,
Mereka pun Keluar dari kamar Dan pergi ke Taman Yang di Belakang Rumah.
Suara bel Berbunyi Tepat Di Samping Bi larsih.
"Siapa yang Datang Ya?" Gumam Bi larsih Melangkah Ke depan Pintu Untuk Membuka Pintu itu.
Ceklek. Suara Pintu di buka
"Non Claudia, Bu Fatma? Ucap Bi larsih, Langsung terkejut Ketika Melihat Kedua Wanita itu sedang Berdiri di Depan Pintu
"Mana Andro Bi? Tanya Claudia, Lalu segera Menerobos Ke dalam rumah
"Adu Non, Jangan Main masuk Saja Non. Ntar Den Andro Bisa marah Sama Non," Ucap Bi larsih, Menatap Gadis Yang Sudah masuk Kedalam ruangan Kerjanya Andro.
"Hei Tua Bangka!! Kenapa kamu Melarang Anakku untuk masuk Ke dalam? Dia kan Calon Istrinya Andro!" Bentak Fatma Menatap Tajam pada Bi Larsih.
"Tapi Bu, Anakmu Sudah Masuk ke ruang Kerjanya Den Andro. Dan Itu Adalah hal Yang Paling Di Benci oleh Den andro. karena selain Nak Keyla Tidak boleh ada orang lain yang Bisa Masuk ke ruang kerjanya Den andro." Tutur Bi larsih pada Fatma.
"Keyla? Siapa Dia!" Memangnya Apa Kelebihan Wanita itu," Cetus Fatma Mengerutkan Dahinya
"Dia Wanita Yang Den Andro Cintai Dan Mungkin Sebentar lagi akan Menjadi Istrinya Den Andro!" Ucap Bi larsih Dengan Sangat Santai Menghadapi Ibunya Claudia.
"Hahahaha... Apa?? Andro mau Nikah sama Wanita Murahan itu? Apa Andro Sudah Gila!!
Bentak Claudia Dengan Sangat Marah Ketika Mengetahui Andro akan Menikahi Keyla.
"Iya Non, Bakan Sekarang Nak Keyla sudah Di ajak Tidur Bareng oleh Den Andro, Mungkin Sebentar lagi. nak Keyla Akan Hamil. Karena sudah berapa malam ini Mereka Selalu Tidur bersama," Ucap Bi larsih Memanas-manasi Kedua wanita Jahat itu
"So tau kamu! Memangnya kamu Tau Mereka Selalu Tidur Barengan? mungkin Saja Andro memang Tidur sekamar Sama Gadis Murahan itu, Tapi Menurutku Untuk Melakukan hal Itu Andro nggak mungkin Deh!" Protes Claudia
"Apanya Yang Nggak mungkin Non? Tadi Pagi Saja Saat aku Masuk Ke dalam kamarnya Den Andro, Aku melihat Den Andro Dan Nak Keyla tidur tanpa busana kok," Ucap Bi Larsih Membohongi Mereka.
__ADS_1
Claudia Sangat marah Melihat Bi larsih Yang Sudah Banyak Mulut
"Diam Kamu Wanita tua!! Bentak Claudia Sambil Mendorong Tubuh Bi Larsih hingga Jatuh ke Lantai.
"Rasain kamu Babu Tua. Yang nggak tau Malu! Ucap Fatma tertawa Kecil menatap Bi Larsih yang Sudah Tergeletak Dilantai itu
"Semoga Den Andro, Semakin Sayang Sama Nak Keyla. agar Dia tidak tertipu Lagi dengan Paras Yang Cantik, Namun munafik seperti Non Claudia." Ucap Bi Larsih Dengan Tegas
"Dasar Kamu..." Di saat Claudia Ingin Menampar Wajah Bi larsih Keyla segera Menahan Pukulan dari Wanita itu
"Lepaskan tanganku Gadis Murahan!! teriak Claudia
"Kenapa kamu Mendorong Bi larsih Hingga Jatuh dan kamu juga masih mau Menamparnya?"
"Apa ini Sikap Wanita Yang Cantik Seperti Anda Claudia?? Tegas Keyla Melotot Tajam Pada Wanita itu.
"Itu bukan Urusanmu! Lagian Sedang Apa Kamu Di sini? Ini kan Bukan Rumah mu Atau Bukan juga Majikan mu lagi kan?!" Ucap Fatma
"Saya memang tidak kerja di sini, Dan ini Bukan Juga rumahku. Tapi Saya tidak Pernah Mengincar Harta dari Keluarga Ini." Ujar Keyla dengan sangat berani pada kedua Wanita itu
Setelah Mendengar Keributan di dalam Sana, Andro merasa Cemas Dan ia pun Segera Masuk ke dalam Rumahnya.
"Andro!" Sadar. Kamu itu sudah Di kelabui Oleh Wanita Murahan ini Andro!" Ucap Claudia Berusaha Meyakinkan Andro Untuk Meninggalkan Keyla.
"Cukup! Memangnya Siapa kalian? Bisa Se Enaknya Ngatur-ngatur Hidupku! Apa belum Puas Selama ini Kamu Mempermainkan Ku?
Bentak Andro, Menatap tajam pada Claudia.
"Ternyata Benar Kamu Sudah Di guna-guna Oleh Wanita Kampung ini.!
"Cukup Tante! Saya minta kalian Keluar dari Rumah ini Sekarang Juga!! Ucap Andro, Sambil Mendorong Kedua Wanita itu Keluar dari Dalam rumahnya
Kedua Wanita Itu pun Berhasil di Usir oleh Andro Dari Rumahnya, Dan ia kembali Untuk Melihat Keadaan Bi Larsih Yang Sudah Di Dorong oleh Claudia.
"Bi, Apa Bibi Baik-baik Saja?" Tanya Andro Mencemaskan Wanita Tua yang selalu Membantu Keluarganya.
"Bibi Nggak apa-apa Den, Ucap Bi larsih, Namun Bi larsih Merasa Kesakitan Di Pinggang nya karena mungkin Ia Terjatuh Terlalu Kuat Hingga membuat Pinggang Wanita Itu Terasa sakit di Bagian Tulangnya
"Bibi kenapa, kok Wajah bibi Kayak Menahan Sakit gitu?" Tanya Keyla, Kembali Memeriksa Bagian Lengan tangan Wanita itu.
"Bibi Nggak Apa-apa Nak," Bi larsih berusaha Untuk Tidak membuat Keyla dan Andro Cemas.
__ADS_1
"Nggak mungkin Bibi Nggak apa-apa, Pasti Bibi kesakitan kan?
"Aku mohon Bi, Katakan sama aku. Yang Mana Sakit Jangan Buat Keyla cemas Bi,"
Ucap Keyla, Terus Memaksa Bi larsih Untuk Jujur
Namun wanita Itu sama Sekali tidak Ingin Memberitahukan Pada Andro dan Keyla,
"Nak, Bibi Nggak apa-apa. Kenapa kalian Sangat mencemaskan Bibi?" Ucap Bi Larsih Yang Sudah Duduk di Kursi
"Karena kami Tidak ingin Terjadi apa-apa Sama bibi." Sambung Andro,
"Sudahlah den, Bibi Hanya Syok saja, Karena Non Claudia Mendorong bibi,
Namun Keyla Merasa ada Hal yang Lain Di Tubuh Bi larsih, Karena Ia sangat mengenal Bi larsih Yang tidak ingin Merepotkan orang Lain.
"Bi Keyla mohon deh sama bibi,"
Jika Di bagian Tubuh bibi Ada yang sakit Tolong Katakan ya sama Keyla," Ucap Keyla kembali menatap Bi larsih
"Iya Nak, Ucap Bi larsih singkat lalu ia Berusaha Berjalan Seperti biasanya agar Keyla dan Andro Tidak cemas lagi
"Mas, Aku khawatir deh sama Bibi," Gumam Keyla di depan Andro.
"Iya sayang, Aku juga seperti itu. Semoga Saja Bibi Nggak apa-apa," Ucap Andro Sembari Tersenyum Menatap Keyla
"Iya mas,
"Mas aku ke dapur dulu ya, Mau bantuin Bibi," Ucap Keyla
"Iya sayang, Aku juga mau kerja bantuin Paman Gilang Di kebun belakang."
"Bukannya Paman Nggak ada ya?" Gumam Keyla menatap Andro
"hehehe.
"Iya si, Tapi aku pengen membantu Mengerjakan Pekerjaan paman Saja, Agar Paman Nggak Kecapean lagi," Ucap Andro Tersenyum pada Keyla.
"Iya deh, Tapi kamu Harus hati-hati Mas, Jangan Sampai Luka lagi.
"Iya-iya Sayangku," Ucap Andro Lalu ia Pun Pergi Ke kebun belakang Rumah mereka, Untuk Membantu Membersihkan Rumput di Sana
__ADS_1