
Kini Acara meeting Berjalan Sesuai Rencana Andro dan Ayahnya. Setelah Usai Acara pertemuan Mereka Dengan para Rekan Kantor yang Lainnya. Andro segera Beranjak Dari Tempat Duduknya Dan Pergi Menemui Istrinya Yang Sedang Menunggunya Di Ruang Kerja Ardani.
Setelah masuk ke dalam Ruangan Itu Andro Tidak Melihat Keyla Berada di Dalam Ruangan tersebut. Membuat Andro merasa Khawatir Sehingga Ia Kembali Ke luar Mencari Keyla.
Pemuda itu sama Sekali tidak Melihat Kalau Istrinya sudah Tertidur di Sofa Ruang Ruang Kerjanya Ardani.
Setelah Ardani Kembali Ia nampak Bingung Melihat Reaksi putranya yang sedang Mondar-mandir Di Seluruh Ruangan Kantornya.
"Ada apa denganmu Andro?" Tanya Ardani
Pemuda itu pun Menatap ayahnya dengan Sangat Bingung. Karena Ia Tidak Menemukan Keyla di Sekitar Situ.
"Keyla tidak ada di Kantor ini ayah." Jawab Andro Dengan Cemas.
"Keyla tidak ada? Mungkin saja Dia Ke WC Atau Jalan-jalan di Sekitar Kantor ini." Ujar Ardani dengan tenang.
"Nggak ada ayah. Bakan Aku Sudah Mencarinya kemana-mana Tetapi dia tetap Saja Nggak ada." Andro Terlihat Sangat Panik.
Sehingga Ardani Memanggil Salah satu Pegawainya.
"Nior." Panggil Ardani Pada pemuda yang Sedang Berdiri di depan Pintu keluar
Pemuda itu pun Berlari Pelan Mendekati Bosnya.
"Ada apa Pak." Jawab Nior dengan Pelan.
"Coba Kamu periksa CCTV yang Berada Di Kantor ini. Dan Cari tau Kemana Perginya Menantuku." Titah Ardani
"Siap Pak." Pemuda Itu pun Segera pergi Untuk mencari tau Keberadaan Keyla.
Dan Tidak lama Kemudian Nior Kembali Menemui Kedua bosnya itu.
"Bagaimana Nior? apa Kamu Sudah Melihat Kemana Perginya Menantuku?" Lirih Ardani
"Nyonya Muda tidak pergi ke mana-mana Pak. Sekarang Nyonya muda sedang Tidur Di Ruang Kerjanya Pak Ardani." Ucap Pemuda Itu.
"Keyla Sedang Tidur di Ruangan Ayah?" Ucap Andro Lalu Segera Masuk ke ruang Kerjanya Ardani.
Dan Ternyata Memang benar. wanita Muda Itu Sedang Tertidur Nyenyak Di Sofa ruang Kerja Ardani.
Andro Pun Mendekati Istrinya yang Telah Tertidur Itu. Dan Ia Menciumi Kening Istrinya.
"Ternyata Kamu Tidur di sini Sayang. Aku Sangat Menghawatirkan Kamu Tadi." Ucap Andro Sambil Mengelus Rambut Istrinya.
"Kenapa kamu Mengajaknya Ke sini. Seharusnya Dia Beristirahat Di Rumah." Ucap Ardani Yang juga Masuk Ke ruang Kerjanya.
"Dia tidak mau Tinggal Di rumah ayah. Bakan Aku Sudah Membujuknya Namun Keyla Tetap saja Ngotot untuk Ikut ke Kantor," Jawab Andro
__ADS_1
"Ya sudah. Biarkan saja Dia Tidur. Jangan Kamu Ganggu Dia." Ujar Ardani Kembali.
Dan hanya di anggukkan Oleh Andro.
"Apa kalian sudah Pergi Ke Dokter untuk Memeriksa Perkembangan Cucuku?" Tanya Ardani Yang Sudah Duduk.
Andro Hanya menggelengkan Kepalanya.
"Belum ayah. Rencana Kami Nanti esok Pagi. Agar Keyla Tidak Terlalu Kelelahan." Jawab Andro.
Ardani Hanya Mengangguk Sambil Meneguk Air mineral yang Sudah berada Di Atas Meja Kerjanya.
Tidak lama Kemudian Keyla mulai Terbangun Dari Tidurnya. Perlahan ia Membuka Kedua Matanya. Dan Melihat Sekeliling Ruangan Itu. Ia amat Terkejut Ketika Melihat Ardani Dan Andro Sedang Duduk.
"Ayah. Mas," Sapa Keyla yang Sudah Bangun Dan Kembali Duduk.
"Iya sayang." Jawab Andro Lalu Mendekati Istrinya
"Kenapa mas Tidak Membangunkan Aku?" Lirih Keyla dengan Sangat malu Di depan Ayah Mertuanya.
"Aku Tidak tega membangunkan Kamu Sayang. Karena Kamu terlihat Sangat Nyenyak," Jawab Andro
"Mas. aku pengen Minum es Kelapa Muda." Rengek Keyla dengan pelan
Andro Menatap Tegang pada Istrinya itu. Karena Ia meminta Es Kelapa Muda.
"Aku pengen Mas Yang pergi Untuk Membelikan Es Kelapa Muda sama aku mas."
Andro Menggaruk-garuk Kepalanya Yang Yang Tidak Terasa Gatal itu. Bakan Ia Merasa Bingung Harus Mencari Es Kelapa Muda Dimana.
"Sayang. Apa Nggak Boleh orang Lain Saja Yang Pergi Membelinya, Masalahnya Aku Tidak Tau Di mana Tukang Jual Es Kelapa Mudahnya Sayang," Ucap Andro
Mendengar Ucapan Suaminya. Keyla pun Memajukan Mulutnya. Ia Benar-benar Kecewa pada Andro Yang Tidak Bisa Mengikuti Kemauannya.
"Jangan Marah dong Sayang, Nanti Sayang Cepat Tua Loh." Goda Andro. Sambil Menangkup Wajah Istrinya. Namun Dengan Cepat di Tolak oleh Keyla.
"Jadi Kamu Benar-benar Marah Sama aku Ya Sayang?" Ucap Andro
Menatap Istrinya Serius.
"Ini juga Udah Aku tahan Mas. Tapi Ini Bayinya Nggak bisa Nahan. Pokoknya mas Harus Segera Cari Es Kelapa Mudahnya Buat Aku." Desak Keyla
Andro Pun Menghembuskan Napas Kasar.
"Baiklah sayang. Aku akan Pergi Mencari Es Kelapa Mudahnya buat Sayang Dan Baby Kita." Ucap Andro Sembari Mengusap Perut Keyla.
Keyla pun Tersenyum Bahagia Ketika Andro Mau Mencarikan Es Kelapa Mudah Buatnya.
"Baiklah. Aku Pergi dulu Sayang. Dan Jangan Kemanapun Sampai aku Balik Ya." Ucap Andro
__ADS_1
Keyla Menganggukkan Kepalanya. Sambil Tersenyum Menatap Andro.
Sementara Ardani Hanya Tersenyum Menatap Andro Yang Merasa Kebingungan Dengan Permintaan Istrinya.
"Tunggu sebentar Andro." Panggil Ardani Yang juga ikut keluar dari Ruangan Kerjanya.
Andro Pun Berbalik Menatap ke arah Ayahnya.
"Ada apa ayah?" Lirih Andro
"Pergilah ke Restoran milik Karan. Disana Ayah Pernah melihat Seseorang yang Sedang Berjualan Es Kelapa Muda Yang Istrimu Minta." Ujar Ardani.
Andro Pun Mengangguk Pelan. Dan Segera Pergi Bersama Leon Untuk Mencari Es Kelapa Muda yang Diminta oleh Istrinya.
Di tengah perjalanan Menuju resto milik Karan. Andro Tidak sengaja melihat Claudia Sedang Berada di Di Jalan Yang Hendak Mereka Lalui.
Wanita itu Sedang Berdiri bersama Seorang Lelaki Muda Yang Mungkin usianya Baru Dua pulahan keatas.
"Bos. Itu Bukanya Non Claudia? Ucap Leon Melirik ke samping Jalan Itu.
"Iya. Itu memang Claudia. Tapi dia Bersama Siapa Ya?" Kok Cara mereka Bertatapan Sangat Mencurigakan Begitu." Jawab Andro
Leon Hanya Mengerutkan Dahinya. Menatap Ke arah andro.
"Semoga saja Mereka Berdua tidak Melihat Kita," Ucap Leon Sambil Melajukan Mobil Mereka Dengan Kecepatan yang Sangat Maksimal.
"Hei Gila Lu!" pelangin Sedikit Mobilnya." Pinta Andro Yang Merasa Terkejut Ketika Leon Melanjukan Mobil Mereka.
"Hehehe. "Ternyata Si bos Takut Dengan Kecepatan Juga ya." Ejek Leon Sambil tertawa-tawa Menatap Wajah Andro Yang Ketakutan itu.
"Sialan Kamu. Jelaslah aku takut." Menghembuskan Napas kasar.
Claudia yang Merasa Melihat Mobil Milik Andro Lewat Dari Mereka.
Segera Masuk ke dalam Mobilnya Dan Mengikuti Mobil Sport Yang berwana Merah.
"Kita mau kemana Claudia?" Tanya Pemuda Yang Juga ikut Bersamanya.
"Kamu Diam Dulu. Kita akan Mengikuti Mobil Calon Suamiku." Ujar Claudia dengan Sangat Santai.
Membuat Pemuda yang berada Di Sampingnya Merasa Terkejut dengan Perkataan Wanita itu.
"Sebenarnya apa yang dia Inginkan dari Anak Pemimpin Perusahaan Terkenal Itu Ya?" Gumam Pemuda itu
Setelah melihat Mobil Milik Andro Berhenti Di Depan Resto Milik Karan.
Wanita itu Juga Memarkirkan Mobilnya Agak Jauh Dari Resto Itu.
Ia masih Menatap Dua pemuda yang Baru Keluar Dari Mobil Mereka.
"Apa yang Mau mereka Lakukan Di Situ." Ucap Claudia Menatap Andro Dan Leon
__ADS_1
"Mungkin saja mereka mau Makan. Kan Itu Restoran," Jawab Kalvin Pemuda yang Sedang Bersamanya Itu.