
Tinggal Seminggu lagi Ulang Tahun Arga Akan Segera Tiba. Ardani sudah Menyiapkan Semua yang akan Di Perlukan Untuk Hari Ulang Cucunya.
Pagi-pagi Sekali Keyla Sudah Bangun Dan Membuatkan Bubur Untuk Putranya. Sedangkan Bi larsih Sibuk Memasak untuk Sarapan Pagi Mereka.
Pagi itu Cuaca Memang Sedikit dingin Dan Tidak Bersahabat. Karena di luar sana Sedang Hujan. Andro dan Anaknya Masih Tertidur Pulas Di kamar.
Walaupun Sudah ada pembantu Di rumah Mereka. Namun Wanita Muda itu Tidak Ingin Membebani Bi larsih yang Usianya Sudah Lebih tua. Ia selalu Membantu Bi Larsih Untuk Mengerjakan Pekerjaan Rumah. Di Saat Arga sedang tidur.
"Nak Keyla. Sebaiknya kamu cepat Mandi Agar Si Den Kecil Bangun Nanti. Kamu Sudah Bersih," Ucap Bi Larsih Sembari Tersenyum Pada Keyla.
"Iya Bi. Nggak lama Lagi Mereka Akan Segera Bangun," Jawab Keyla
Bi larsih Hanya Tersenyum Sambil Mengangguk Pelan Menatap Wanita muda Yang semakin bertambah Cantik.
Di Ruang Tamu Terdengar Bunyi Bel Berbunyi.
Bi larsih segera Pergi Melihat Tamu yang Datang ke rumah Majikannya.
Sedangkan Keyla sudah Naik Ke Atas. Untuk Membersihkan Dirinya Sebelum Arga Bangun.
Setelah Pintu Sudah di buka. Bi larsih Sangat Terkejut Ketika Melihat Wanita Muda Berdiri di depannya itu.
"Non Claudia?" Kenapa Non Bisa masuk Ke Halaman Rumah Ini? Kan Pagar depan Masih terkunci." Gumam Bi Larsih di Dalam Hatinya.
"Ngapain Bengon Si!" Di mana Andro? Tanya Claudia dengan nada Suaranya sedikit Keras.
"Den Andro Masih Tidur bersama Istri dan Anaknya." Jawab Bi larsih dengan cepat
"Apa? masih Tiduran. Memangnya Andro Nggak pergi ke kantor hari ini ya!"
Menatap Bi larsih dengan Penuh Kebencian
"Saya sendiri juga tidak tau Non, Mungkin Den Andro Memang Sengaja Tidak Ke Kantor. Karena Tuan Muda kecil selalu Rewel Jika papanya Pergi terlalu Lama."
"Kan masih ada Mamanya. Ngapain Juga Harus andro Si! Ucap Claudia dengan Kesal Menatap wanita Paru baya itu.
"Yeeee Si non Claudia Sirik aja deh. Kan Den Andro Papanya Tuan Muda Arga." Ucap Bi Larsih
"Udah Deh Bi. Mendingan Cepat Panggilkan Andro! Aku mau Bicara Sama Dia." Bentak Claudia
"Iya Non. Sebentar Bibi Panggilkan Den Andro Dulu ya, Non Tunggu saja di sini." Ujar Bi larsih Lalu Segera Pergi Ke kamar Andro Dan Keyla.
Tok tok. Suara ketukan pintu Di depan Kamar Andro.
"Den Andro. Ada Non Claudia Di bawah Den, katanya dia mau ketemu Den Andro." Ucap Bi larsih dari Depan Pintu.
Mendengar Ucapan Bi larsih. Wanita Muda Itu segera Membukakan Pintu.
__ADS_1
Ceklek. Pintu di buka
"Ada Bi?" Tanya Keyla Yang Baru Saja Selesai Mandi.
"Di bawah ada Non Claudia. Katanya dia Mau Bertemu dengan Den Andro." Jawab Bi Larsih.
"Ketemu Andro? Mau ngapain dia ingin Bertemu Andro Bi?" Lirih Keyla
Wanita Paruh baya itu hanya menggelengkan Kepalanya.
"Ya sudah Bi. Katakan sama Dia Untuk Menunggu Sebentar," Ujar keyla Lalu Kembali Menutup Pintu.
"Mas. Bangun!" Panggil Keyla Membangunkan Suaminya Yang masih Terlelap dengan Putra Kecilnya.
Perlahan Andro membuka matanya. Dan Menatap ke samping Putranya yang Juga Masih Tidur dengan sangat nyenyak
"Ada apa Sayang?" Tanya Andro Dengan Suaranya yang Pelan. Karena takut akan Membangunkan Anaknya.
"Itu di bawah Ada Claudia." Jawab Keyla
"C--claudia?" Ngapain dia ke sini. Perasaan Aku Tidak pernah Buat Janji Atau kerja Sama Dengan Dia?" Ucap Andro yang Masih Berbaring Di tempat tidur
"Ya sudah Sebaikanya Mas Temui dia Dulu. Agar jelas Dia mau Ngapain ke sini." Sambung Keyla
"Malas Ahh. Aku masih pengen Bobo Sama Anakku." Tegas Andro Kembali Menarik Selimutnya
"Mas. Temui Saja dulu, Siapa Tau dia Ada Hal penting yang Mau di bicarakan Dengan Kamu Mas," Ucap Keyla
Pemuda itu Mala Menutup Kupingnya Agar Tidak Mendengar Perkataan Keyla.
"Mas!"
"Iya sayang. Kenapa si?"
"Temui dia sekarang juga!" tegas Keyla
"Sayang, Aku nggak mau Bertemu dengan Dia. Paham!" Melotot pada Keyla.
"Suruh saja dia pulang. aku nggak akan Pernah Pergi untuk menemuinya."
"Tapi mas."
"Udah. jika kamu terus memaksa aku untuk Ketemu sama Wanita jahat itu. Maka Aku Akan pergi bersamanya dan Nggak akan Pernah Kembali lagi." Tegas Andro Menakuti Istrinya.
Keyla pun Langsung terdiam tanpa Berkata Apa-apa Lagi.
Karena Ia juga tidak ingin Jika harus Kehilangan Andro.
__ADS_1
Setelah menunggu beberapa Jam Di Ruang Tamu. Wanita Muda itu merasa Kesal Karena Andro Tidak Kunjung Datang Menemuinya. Ia pun Kembali Memanggil Bi Larsih Untuk segera Memanggil Andro.
"Bi. Dimana Si Andro? Kenapa dia Nggak Keluar-keluar dari Kamarnya." Menatap Bi Larsih
"Bibi Juga tidak Tau non... Tadi Kan Non Sudah lihat sendiri Kalau Bibi Sudah Pergi Memanggilnya." Jawab Bi larsih Sambil Sedikit Tertawa.
"Cepat bibi Panggilkan dia lagi Deh. Aku Sudah Bosan Nunggu dia di sini!" Tegas Claudia.
Lalu Bi larsih Kembali Pergi ke kamar Andro Untuk Memanggil Andro.
Tok tok. Suara ketukan pintu Kembali
Keyla Pun segera Pergi membukakan Pintu Itu.
"Nak Keyla. Apa den Andro Masih Tidur? Tanya Bi larsih.
Dan di Angguki Oleh Keyla.
"Memangnya Ada Bi?" Apa Wanita itu masih Menunggu Andro?" Tanya Keyla Kembali
"Iya Nak. Bakan dia Tidak Ingin Pulang Sebelum Bertemu dengan Den Andro."
Keyla hanya menghembuskan Napas Kasar. Menatap Ke arah Suaminya yang sama Sekali Tidak Ingin Menemui Claudia.
"Katakan Sama Dia. Andro Nggak Ingin Bertemu Dengan dia Bi." Ucap Keyla Tersenyum Pada Bi larsih.
"Baiklah. Nak," Lalu Kembali Melangkah Meninggalkan Kamar Keyla dan Andro.
"Maaf Non. Den Andro Berpesan Kalau Den Lagi tidak Ingin Bertemu Dengan Kamu Non," Ucap Bi Larsih.
"Memang Kenapa? Aku datang Kesini Karena Memang ingin Ketemu sama Dia. Lalu kenapa dia nggak mau Ketemu?" Ucap Claudia Menatap Wanita paruh Baya Itu Dengan Risih
"Bibi juga tidak tau Non. Sebaiknya non Pulang Saja,"
"Ok. Saya akan pulang Katakan sama Andro. agar Segera Menemui saya Sebentar Malam di Cafe lestari!." Ujar Claudia Lalu Segera Keluar dari Dalam Rumah itu.
Wanita paruh baya itu Hanya menatap Punggung Claudia Yang Sudah Meninggalkan Rumah Kediaman Ardani.
Setelah Claudia sudah Pergi. Keyla segera Keluar dari dalam kamar bersama anaknya.
Wanita muda itu Sangat Berhati-hati Saat Menuruni Anak Tangga Dari kamar Mereka.
"Di mana dia Bi?" tanya Keyla saat Melihat Bi Larsih yang baru Masuk Ke dalam Rumah Itu
"Dia sudah pulang Nak. Tapi Dia nitip Pesan Sama Bibi. Katanya Den Andro Harus Menemui dia. Sebentar malam Di Cafe Lestari." Ungkap Bi larsih
__ADS_1
''Cafe lestari?" Sebenarnya mau apa dia. Kenapa sangat Mendesak untuk Bisa Bertemu Andro." Ucap Keyla
Lalu Ia segera Pergi ke dapur untuk Membuatkan susu Kepada anaknya.