
Andro Merasa bingung dengan Istrinya Sejak Tadi Hanya mual-mual.
"Apa kamu sedang sakit sayang?" Tanya Andro Menangkup Wajah Istrinya
"Tuan Andro. bisa kamu keluar sebentar?" Ucap Alya yang masih berdiri di depan Pintu Kamar mandi.
"Memangnya kalian mau Ngapain, Kok Aku Di suruh Keluar?" Menatap Istrinya dan Alya.
"Pokoknya Tuan keluar dulu. Aku juga akan Menenggu Hasilnya Disini," Ucap alya Kembali
Walaupun Merasa sedikit Aneh Namun Andro Tetap Mendengarkan Perkataan Alya untuk Menunggu Keyla di Luar saja.
Alya pun segera Memberikan Benda Tipis Pada Keyla Dan Kembali Menutup Pintu Tersebut.
"Sebenarnya ada apaan si? kenapa Kita Harus Nunggu disini," Ucap Andro Penasaran
"Udah diam saja tuan, Bentar lagi pasti Tuan Andro Tau," Tersenyum Menatap Pemuda Itu.
Andro hanya mengerutkan Alisnya Sambil Menatap alya.
Sementara didalam Kamar Mandi Keyla Menatap Hasil yang Ada di Depan Matanya Itu. Tanpa mengerti apa-apa.
" Perasaan Tadi Garis merahnya Cuma satu. Tapi Kenapa sekarang Mala Berubah Jadi Dua ya?" Bertanya-tanya Dalam Hatinya.
Lalu ia segera Keluar Dan Memberikan Hasil Tes pack pada Alya.
"Mba Alya, Itu maksudnya apa ya?" Kenapa Tiba-tiba Jadi Dua garis kayak Gitu si," Tanya Keyla
Alya Hanya Tersenyum Menatap Keyla Dan Segera Mengulurkan Tangannya Memberikan Ucapan Selamat Pada Keyla.
Gadis itu bertamba Bingung Melihat Respon Alya Yang Sangat Aneh itu.
"Selamat ya, Karena Sebentar lagi kamu Akan Segera menjadi Seorang Ibu," Ucap Alya Sembari Tersenyum pada sahabatnya Itu.
"Seorang Ibu?" Dari mana Mba alya Tau, Memangnya Mba Alya Bisa Memastikan Kalau Tes pack itu bisa Mengetahui Kalau Kita Sedang Hamil ya?" Ucap Keyla
"Keyla, Ini adalah alat Untuk Mengetes Kehamilan kamu. Jika kamu Positif Hamil Maka Garis satunya akan Ada. tapi jika kamu Tidak Hamil, Maka Garisnya tetap Satu," Tutur Alya
"Ada apa Alya?" Tanya Andro yang Baru Kembali dari Dapur.
Keyla berusaha untuk Mencegah Alya agar Tidak mengatakan hal Itu pada Andro. Akan Tetapi Alya sudah keceplosan.
"Ini Keyla sudah hamil," Ucap Alya Tersenyum pada Andro.
Pemuda itu sangat terkejut Mendengar Ucapan alya.
"Apa itu benar sayang?" Singkat Andro Mendekati Istrinya.
__ADS_1
Keyla hanya Menggelengkan Kepalanya Karena ia Sama Sekali belum Mengerti Apa-apa.
Lalu Alya segera memberikan Tes pack Itu pada Andro.
Dengan tatapan yang penuh bahagia Pemuda Itu Segera Memeluk Istrinya Dengan Erat.
"Akhirnya kamu Hamil juga sayang, Makasih banyak Karena kamu Sudah Memberikan Kebahagiaan Yang Utuh Sama Aku dan ayah," Ucap Andro Tepat di telinga Keyla.
Namun Gadis itu Masih terdiam Tanpa Mengatakan apapun Pada Suaminya. Bakan Ia Sangat Benci Pada Andro. Karena sudah Membuat Dirinya Sakit hati.
"Alya, Makasih ya. Karena kamu Sudah Menjaga Istriku selama Dia disini," Ujar Andro
"Iya tuan, Aku Mala senang kok Bisa punya Teman," Jawab Alya dengan Sembari Tersenyum.
"Sayang, Kita balik Ke Rumah saja ya. Aku Ingin Memberitahukan Pada ayah. Tentang Kehamilan kamu Sayang," Tersenyum Menatap Istrinya.
"Aku di sini saja mas, Aku masih Pengen Di sini," Ujar Keyla Lalu Segera Melangkah Pergi Meninggalkan Andro dan Alya.
"Apa dia masih marah sama aku?" Gumam Andro Menatap sedih pada Alya.
"Mungkin dia masih trauma tuan, Karena Wanita Seperti Keyla Itu Sangat Mudah Untuk Trauma." Ucap Alya Menatap Andro
"Lalu aku harus gimana, agar dia bisa Kembali Sama aku," Ujar Andro
"Temui Dia dan bujuklah. Aku Yakin Dia Pasti akan Ikut dengan Tuan kembali,"
"Maafkan aku sayang, Aku mohon Kembalilah Ke rumah kita. Aku Janji sama Kamu Nggak akan mengulangi Hal yang Sama Lagi," Memohon Pada Istrinya
Keyla merasa tidak tahan lagi Dengan Keluhan Andro yang Sudah Berlutut di Depannya itu. akhirnya Hatinya Kembali Lulu Dan Memeluk Andro.
"Maafkan aku mas, Karena sikapku terlalu Kekanak-kanakan," Ujar Keyla
Andro Merasa bahagia Ketika Istrinya Bisa Kembali Memaafkannya.
"Kita balik Ke rumah ya, Pasti ayah sangat Senang Jika mendengar Kalau Menantu Kesayangannya Sudah Hamil," Ucap Andro
Keyla Mengangguk Pelan. Lalu Mengikuti Suaminya.
"Terimakasih banyak Mba Alya, Aku Nggak Akan Pernah Lupain Kebaikan Mba sama Aku," Ucap Keyla Memeluk Sahabatnya itu
"Iya Keyla, Kamu Harus Jaga Kesehatan ya. Jangan Telat makan lagi, Ingat Sekarang Kamu Sudah Hamil Jadi kamu harus Menjaga Dede Bayinya Biar Sehat di dalam Sana," Membalas Pelukan Keyla.
__ADS_1
Setelah berpamitan pada Alya. Suami-istri Pun Segera Meninggalkan Tempat Itu Dengan Senang Hati.
Di tengah Perjalanan Keyla terus Mengelus Perutnya dengan Tangan kirinya. Bakan ia Merasa Sangat aneh Beberapa hari ini.
"Semoga kamu Selalu Sehat di dalam Sana Nak," Batin Keyla Menatap ke bawah perutnya.
Melihat Keyla Nampak Bahagia. lelaki Muda Itu pun Ikut Mengelus Perut Istrinya.
Selama Ini Andro Selalu berharap Agar Bisa Secepatnya Mendapatkan Seorang anak. Dan Hari Ini Tuhan telah Mengabulkan Doanya.
Kini Mobil Milik Andro Sudah Memasuki Halaman Rumah Mereka.
Setelah mobil sudah terparkir Dengan Cepat Andro Keluar dari dalam Mobilnya Dan Mengajak Istrinya Masuk kedalam Rumah.
Melihat Kedatangan Keyla Ardani Sangat Senang. Dan ia segera Menghampiri Menantunya Itu.
"Kamu dari mana saja nak?" Kenapa Kamu Tidak pernah Mengabari Kami," Ungkap Ardani
"Maafkan aku ayah," Singkat Keyla sambil Menunduk.
"Ayah, ada yang harus aku Tunjukkan Sama Ayah," Ucap Andro Dengan Sangat Bahagia
"Melihat Dari wajah Kamu Ini. Pasti Berita Sangat Menguntungkan Bagi Kamu dan Ayah," Ujar Ardani Dengan Penasaran
Andro Hanya tertawa Kecil lalu Segera Menunjukkan Hasil Tes Pack Itu pada Ayahnya.
Dengan cepat Ardani Mengambil Tes Pack Itu dan Melihatnya.
Ardani Pun Tersenyum Bahagia dengan Apa yang Sedang ia lihat di Tangannya Itu.
"Akhirnya aku Bisa segera mempunyai Seorang Cucu," Ucap Ardani dengan Sangat Senang.
Mendengar Keyla Sudah kembali Dan Juga Telah Hamil. Bi larsih dan Suaminya Juga Datang Menemui Gadis itu. dan Memberikan Selamat Untuk Keyla.
"Selamat nak Keyla," Ucap Bi Larsih Penuh Bahagia.
"Terimakasih Bibi," Ucap Keyla
Ardani Begitu bahagia ketika mendengar Menantunya Sudah Hamil. Dan Ia pun Segera Menyuruh Andro untuk segera Membawah Keyla ke Dokter ahli Kandungan. Untuk Memastikan Kesehatan Keyla dan Calon Cucunya.
"Sebaiknya Kalian Cepat Ke dokter Untuk Memeriksa Kesehatan Istrimu dan Calon Cucu ayah," Pinta Ardani
"Iya ayah, Jawab Keyla dengan Pelan.
Ardani Terlihat Begitu Sibuk Dengan kehamilan Menantunya. Sampai ia Lupa Kalau Hari Ini ia Harus Pergi Ke kantor.
"Ayah. Apa Hari ini ayah Tidak Pergi Ke Kantor?" Tanya Andro
__ADS_1
"Astaga. Saya sampai lupa Kalau pagi Ini Saya Harus ke kanto," Ujar Ardani Menatap Putranya.
"Ayah kelebihan Bahagia si, Makanya Bisa Lupa Mau ke kantor," Ujar Andro Sambil Tertawa Kecil Menatap ayahnya.