Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 64: Malam yang Indah


__ADS_3

Walaupun Malam sudah semakin Larut Namun Masih Ada banyak orang yang Datang untuk Menikmati Jalan-nya Acara Pesta Pernikahan Andro dan Keyla.


Andro dan Keyla Duduk bersama Dengan Ardani, Dion Dan Kakeknya Keyla.


Sementara Para Bodyguard Deni Masih Sibuk Menjaga Jalannya acara mereka.


"Selamat Ya Keyla. Kalian Memang Pasangan Yang Serasi," Ucap Alya Dan Beberapa Sahabat Keyla yang Bekerja Di Restoran Milik Pamannya.


"Makasih Semuanya. Jawab singkat Keyla Sembari Tersenyum Menatap Ketiga Gadis muda itu.


Lalu Arga pun Mendekati mereka Dan Duduk Di Sampingnya Andro.


"Kamu kapan Nikahnya Kak Arga?" Tanya Keyla


"Maunya si gitu key. Tapi Belum Menemukan Jodoh yang tepat Saja," Jawab Arga Sambil Tertawa Malu di depan Mereka.


"Makanya Cepetan Cari Calon dong. Biar Bisa Cepat Nyusul sama aku," Sambung Andro


"Ngomong Si enak. Karena kamu Udah Nikah Sama Keyla," jawab Arga Membuat Ardani Beberapa orang tertawa


Andro mengajak Keyla Untuk Menyaksikan Beberapa orang yang Sedang Menari Sambil Membawahkan Lagu Untuk Menghibur Acara Pernikahan Keyla dan Andro.


"Sayang. Apa kamu Bahagia Telah Menikah Denganku?" Tanya Andro Sambil Memeluk Istrinya Dari Belakang


"Iya mas. Aku Sangat Bahagia, Terimakasih Karena mas Juga Sudah Mencintai aku," Ucap Keyla Tersenyum


"Aku janji Sama kamu. Akan selalu Mencintai Kamu dan Membahagiakan kamu Sayang." Lalu Andro Memutar Tubuh Keyla agar Bisa Berhadapan Dengannya.


Dan Kini Sepasang Suami-istri Itu pun Saling Berhadapan.


"Aku Mencintaimu Sayang, Katakan Jika Kamu Juga Mencintaimu," Ucap Andro Sambil Memegang Ke dua tangan Istrinya Sambil Tersenyum.


Keyla pun Kembali Tersenyum Menatap Wajah Suaminya Yang Begitu Sangat tampan


"Aku Mencintai Kamu Mas. Aku sangat Mencintaimu," Lalu ia memeluk Andro Dengan Sangat Erat. Keyla sangat Bahagia Dengan Semua Yang Sudah Andro Perjuangkan Untuk Cinta mereka.


"Makasih sayang. Aku janji Nggak akan Pernah Mengecewakan Kamu sayang." Ucap Andro. Lalu Menangkup Wajah keyla Dengan Kedua Tangannya Dan Menciumi Bibir Keyla Tanpa Se ijin Dari Keyla.


Sepasang suami-istri Itu Kini Saling Berciuman. Keyla sangat Menikmati Ciuman Andro di Malam Yang spesial dan Di Saksikan Oleh Cahaya Bulan Yang Menerangi Keindahan Malam ini.


Setelah Waktu Sudah Menunjukkan Pukul Dua Tengah Malam. Para tamu Undangan Sudah Pulang Karena acaranya sudah Selesai.


Keluarga Ardani Segera Berpamitan Pada Dion. Sementara Pasangan Suami-istri Itu. Juga Memutuskan untuk Pulang bersama Ardani.


***


Mentari pada pagi Hari ini Menampakkan Sinarnya Dengan Malu-malu. dan Mendung Hitam Menghiasi Langit Pagi Ini dan Suara Rintik Hujan Mulai Terjatuh Perlahan.

__ADS_1


Kedua Sepasang Suami-istri Itu masih Tertidur Pulas Di Tempat Tidur yang Empuk.


Di Dalam Selimut yang sama Mereka Tidur Saling berpelukan


Tidak lama kemudian Mata Keyla Perlahan Mulai Terbuka Dan ia menatap Ke samping Lalu Tersenyum Menatap Sosok Wajah Pemuda yang Amat tampan Yang masih Tertidur Nyenyak di Sampingnya itu.


Tangan Keyla pun Mulai Mengusap-usap Pipi Mulus Suaminya Sembari Tersenyum


Seketika Andro membuka matanya. Keyla Pun Berpura-pura Tidur.


"Sayang, Kamu tidur ya?" Tanya Andro Yang melihat istrinya yang masih Tidur.


"Kalau Keyla masih Tidur. Lalu Siapa tadi Yang memainkan alis dan Mengusap Pipiku?" Gumam Andro Kembali Menatap Wajah Istrinya Yang sedang Berpura-pura Tidur di Depannya itu


Pemuda itu pun segera mencium Kening Istrinya Lalu Bangun Dan Berjalan Ke Arah Jendela Yang ada di dalam Kamarnya. Ia Menatap Rintik Hujan Yang Jatuh ke bawah.


"Ternyata Lagi Hujan. Pantesan Saja Udaranya sejuk," Gumamnya


Karena merasa Sudah di tinggalkan Sendirian di Tempat Tidur. Keyla pun Segera Bangun dan Mendekati Suaminya Yang Sedang Berdiri di Dekat Jendela kaca Kamar Mereka.


"Mas Kamu Sedang apa?" Tanya Keyla Karena ia melihat Suaminya sedang Berdiri Di dekat Jendela Dan menatap Keluar


"Aku Sedang Melihat Air Hujan Sayang. lalu Andro menarik Tangan istrinya agar Mendekat Padanya.


"Memangnya Kamu Sedang Melihat Apa Mas?" Tanya Kembali Keyla yang sudah Berada Di sampingnya Andro.


"Air hujan kok Di lihat si mas?" Memangnya Sejak Kecil mas Nggak Pernah Main Di Hujan Ya." Ucap Keyla Mengejek Suaminya


"Sejak kecil aku Tidak pernah bermain Di Air Hujan. Karena Ibuku Selalu Melarang Aku Untuk Main Di hujan," Jawab Andro Sambil Menatap Wajah Istrinya


"Akan Tetapi Bukan Air hujan Yang sedang Aku Tatap. Tetapi Dua burung Yang Sedang Berteduh di Ranting pohon Itu." ucap Andro Sambil Menunjukkan Dua burung kecil Yang Berteduh di Pohon.


"Walaupun sayap Mereka Sudah basah kuyup. Akan tetapi keduanya saling Melindungi.


Kini Keyla pun Menatap ke arah Dua Burung yang berada di Pohon Mangga


Lalu ia kembali Menatap Wajah Suaminya Yang Tiba-tiba Serius dalam Ucapannya.


"Aku pengen kita berdua seperti Burung-burung Itu. Yang Saling Melengkapi. Dan apa pun yang Akan Kita hadapi nanti Kita harus tetap Bersama-sama untuk Menghadapi Semuanya," Ucap Andro dengan Sangat Serius


Sementara Keyla hanya bisa menatap Wajah Suaminya Tanpa mengatakan Sepatah Katapun.


"Sayang. apa kamu Percaya sama aku?" Tanya Andro Sambil Menatap Wajah istrinya


Gadis itu Hanya mengangguk Pelan. Karena Ia merasa Bingung dengan Sikap Andro yang Tiba-tiba Serius itu.


"Mas. Apa hari kamu nggak Ke kantor?" Tanya Keyla

__ADS_1


"Iya sayang. Bentar lagi aku ke Kantor Bareng Ayah," Jawab Andro Lalu kembali Mencium Kening Istrinya.


Lalu mereka Keluar dari kamar Untuk Turun Ke Bawah.


"Sayang. Aku mau Cari ayah dulu Di Ruang Kerjanya. Kamu Ke dapur saja Dulu Nanti Aku Nyusul ya," Ucap Andro Lalu Ia Pergi Ke Ruang Kerjanya Ardani.


Sedangkan Keyla pergi Menemui Bi Larsih Yang Sudah Memasak Di dapur Sejak Subuh Tadi


"Pagi Bibi!" Sapa Keyla dengan Lembut


"Eh, Pagi Nak Keyla. Udah Bangun Ya," Jawab Bi larsih Sembari Tersenyum Menatap Gadis Muda yang Baru Bangun Itu.


"Iya Bi. Bibi lagi Masak Apa?" Tanya keyla Kembali Mendekati Bi larsih Yang Sedang Mengaduk Masakannya itu.


"Ini Bibi Lagi bikin Sup Ayam Kesukaan Den Andro." ucap Bi larsih


"M'mm aromanya Sangat Sedap Bi. Pasti Rasanya Sangat Enak Deh," Ucap Keyla.


Bi larsih Hanya Tersenyum Menatap Gadis Muda itu


"Apa den Andro Sudah bangun Juga Nak?" Tanya Bi Larsih


"Udah tu Bi. Dia lagi Pergi Menemui Ayah Di ruang Kerjanya."


Pagi itu seperti Biasanya Keyla Membantu Bi Larsih di dapur Untuk menyiapkan Makanan Untuk Mereka. Walaupun Ia kini Sudah Menjadi Nyonya Di rumah itu. Namun Ia Masih Saja Bekerja Membantu Bi Larsih Dengan Senang hati.


"Nak Keyla. Udah Nanti bibi Saja Yang Membereskan Semua itu. Ucap Bi larsih


"Tidak apa-apa Bibi. Lagian ini kan Memang Sudah Menjadi Tugas Aku Sama Bibi Kan?" Jawab Keyla Tersenyum


"Tapi nak, Gimana Kalau Den Andro Melihat Kamu Masih Kerja di Dapur, Ntar Den Andro Bisa marah Sama kamu Nak."


"Udah Bi. Dia nggak Bakalan Melarang Aku untuk Membantu Bibi kok," ucap Keyla


Di Luar Sana Sebuah Mobil Mulai Memasuki Halaman Rumah Ardani. Seorang Lelaki tua Datang Ke rumah Ardani Untuk Menemui Cucunya.


"Pa Deni. Sapa Gilang dengan Lembut


Pria tua itu hanya tersenyum


"Dimana Cucuku?" Tanya Deni


"Nak Keyla, Sedang Berada Di dalam Pak. Jawab Gilang dengan Cepat.


Lalu Mereka Segera masuk untuk Menemui Keyla di dalam sana.


"Kakek?" Ucap Keyla ketika melihat Kakeknya Sedang Berjalan mendekati Ruang tamu.

__ADS_1


"Eh, Ternyata Cucuku Sudah bangun," Ucap Deni. Sambil Duduk Di sofa ruang tamu


__ADS_2