Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 63: Malam Penuh Kebahagiaan


__ADS_3

Para tamu Undangan Yang Masih Berada di Acara Itu Pun Terkejut Ketika Terjadi Insiden Memalukan Itu.


Sementara Karan Menatap Gadis yang baru Saja Menuangkan Air ke Wajah Keyla. Dengan Cepat Karan Melangkah Dan Menarik Tangan Claudia.


"Siapa kamu? Kenapa merusak Acara Pernikahan Adikku! Tegas Karan Dengan Sangat Kasar pada Claudia.


Namun Gadis Sombong itu Mala Tersenyum Sinis Menatap Karan.


"Dia adikmu? Apa Aku Tidak Salah Dengar?" Dia Ini Kan Gadis Kampung Yang Tidak Tau Diri Yang Hanya Bekerja Di Rumahnya Andro." Jawab Claudia Dengan Sinis


"Cukup Claudia! Bentak Andro Yang Juga Merasa Marah Dengan kelakuan Claudia.


"Andro. Kamu Harus Ceraikan Dia!" Dan Kita Akan Nikah Untuk Memulai Hidup Baru." Ucap Claudia Sambil Merayu Andro.


"Dengar ya Claudia. Sampai Detik kapan Pun Aku Tidak Akan Pernah Menceraikan Istriku. Hanya untuk Wanita Jahat Dan Sombong Seperti Kamu!! Bentak Andro Kembali.


"Sebaiknya Kamu pergi Dari Sini. Sebelum Saya Panggilkan Satpam Untuk Melemparkan Kamu ke Jalanan!" Ucap Karan Dengan Sangat Emosi.


Gadis muda itu pun Menatap Karan Sambil Berjalan Pelan Menuju Ke arah Karan Yang Sedang Berdiri Di dekat Andro.


"Kamu Pikir Aku akan Pergi Dari Sini? Ucap Claudia. Sambil Memainkan Jarinya di Wajah Karan.


"Apa Maumu Wanita Jahat?! Bentak Arga Yang Juga Datang Menghampiri Mereka


"Oh, Arga. Yang Aku Mau Adalah Kebahagiaan Mereka Hancur!" ucap Claudia Dengan Tatapan yang Sangat Sinis.


"Apa Kamu Sudah Gila?" Singkat Arga


"Hahaha.. "Saya tidak Gila. Yang Saya Inginkan Hanya Mereka Cerai Itu saja! Jawab Claudia Dengan Antusias


Melihat Keributan Di Luar Sana. Deni Pun Segera Keluar Bersama Kedua Bodyguardnya.


"Siapa Gadis Ini?" Tanya singkat Deni Kakeknya Keyla.


Andro Dan Yang Lainnya hanya Diam Saat Menatap Lelaki Paru Baya Itu.


"Dia Mantannya Andro Pak." Jawab Arga Dengan Sopan Pada Lelaki Paru Baya Itu


"Lalu?"


Kenapa dia bisa datang Ke acara ini? Ucap Kembali Deni. Sambil Menatap Mereka Satu Persatu

__ADS_1


"Randi. Jon, Cepat bawah Gadis ini Keluar Dari Halaman Rumah Ini!" Pinta Deni Kepada Kedua Bodyguardnya.


Dengan Langkah Cepat Kedua Bodyguard Itu Menarik paksa Gadis Itu dari Tempat Acara Andro dan Keyla.


Deni Pun Tersenyum Bahagia Ketika Melihat Wajah Keyla yang Sangat Mirip Dengan Istrinya. Lalu Ia mendekati Gadis Cantik Yang Sedang Berdiri Di depannya Itu.


"Ternyata Kamu Memang Sangat Mirip Dengan Mendiang Nenekmu." Ucap Deni Sambil Tersenyum.


Sementara Keyla hanya Terdiam Karena Dia Sendiri Masih Bingung Dengan Lelaki Paru Baya Itu.


"Nenek?" Maksud Bapa Siapa?" Tanya Keyla Dengan Sangat Pelan.


Namun Deni Hanya Tersenyum Lalu Melangkah Meninggalkan Mereka Yang Masih Di Ambang Kebingungan Itu.


"Dia Siapa Si?" Tanya Karan


Andro Dan Arga hanya Mengerutkan Kening Mereka Secara Bersamaan.


Tiba-tiba Lelaki Tua itu Segera Berdiri di Panggung Untuk Menceritakan Sesuatu Hal Yang Penting Untuk Para Tamu Dan Juga Keluarganya Yang Datang Ke acara Pernikahan cucunya.


Dengan Sangat senang Deni Berdiri Untuk Mengungkapkan Isi Hatinya Pada Semua Orang


"Selamat malam," Para hadirin Semuanya."


"Malam Juga Pak Deni Suhendra."


"Perkenalkan Nama Saya Deni Suhendra. Mungkin Namaku Sudah Tidak asing Lagi Di Kalangan Para rekan-rekan Bisnis Dan Lainnya.


Dan Malam Hari ini. Saya datang Ke Tempat Ini, Karena ada Sesuatu Hal Yang Membuat Saya Teringat Akan Seseorang Yang Sudah Lama Meninggalkan Saya."


"Seseorang Yang Selalu Ada di Saat Aku Susa ataupun Sedih. Dia adalah Wanita Terhebat yang Pernah Hadir di dalam Kehidupanku. Tetapi Kehendak Berkata lain Dan Dia pergi Meninggalkan Saya Dan Dan Ke dua Anak-anak Kami." Ucap Deni Sambil Meneteskan Air matanya. lalu ia Kembali Mengusapnya dengan Tisu yang berada Di depannya.


Sementara Semua Orang Juga ikut terharu Dengan Cerita Lelaki Paru baya itu.


"Setelah Kepergian Istri tercintaku. Aku Dan Kedua Putraku, Memutuskan Pergi Meninggalkan Kota ini Dan Tinggal Di Daerah Lain. Namun Setelah Kedua putraku Dewasa Mereka Memilih Hidup Mandiri Dengan cara mereka Sendiri.


Dan Putra Yang Ke dua saya. Mendapatkan Seorang Istri yang cantik Dan mereka juga Di Karuniaikan Seorang Anak gadis yang Sangat cantik Juga, Namun Kini Kedua Putraku Sudah Tenang Bersama Dia. Dan Meninggalkan Saya Sendiri,


"Dan Yang Membuat saya Kembali Bersemangat Untuk Hidup. Adalah Putri dari Antonio Suhendra Dan Tania Sanjani Kusuma. Yang Bernama Keyla," Ungkapan Hati Deni Membuat Semua Orang Terkejut Dan juga Terharu.


Sedangkan Andro Dan Keyla. Hanya Bertatapan Dengan Sangat Bingung.

__ADS_1


"Sayang, Jadi Dia adalah Kakekmu?" Tanya Andro


Keyla hanya Termenung Karena Selama Ini Dia tidak Pernah Bertemu Kakeknya. Dan Sejak Kecil Dia tidak Pernah Bertemu Dengan Kakeknya. Walaupun Kedua Orang Tuanya Pernah Bercerita Padanya Tentang Seorang Kakek yang sedang Berada Di Luar Kota. Namun ia Sama sekali Tidak Pernah Bertemu Dengan Pria tua itu


"Sayang?" Kamu Kenapa Nangis?" Ucap Andro. lalu Mengusap Air mata istrinya itu


"Mas, Aku Sangat Bingung. Karena aku Tidak Pernah Mengenal wajah kakekku." Ucap Keyla Sambil Berlinang air Matanya.


"Mungkin Kakek Kamu, Sudah Merencanakan Sesuatu Untuk Kamu. Agar Kamu Lebih Mandiri Dan Kuat." Ucap Andro Berusaha Menenangkan Istrinya.


Tidak lama Kemudian. Deni Suhendra Segera Menemui Cucunya


"Kamu Adalah Cucuku Satu-satunya Yang Ku Miliki Sekarang," Ucap Deni Sambil Memeluk Cucunya.


Keyla pun Membalas Pelukan Yang Tidak Pernah hadir Di Kehidupan Sebelumnya. Tangis Gadis Itu pun Tidak terbendung Ketika Berada di Pelukan Sang Kakek. Bakan Ia Merasa Kalau Dirinya sedang Memeluk Ayahnya Sendiri.


"Kakek.. hiks.." tangisan Keyla Semakin Tidak Tertahan lagi.


Lalu Lelaki Tua itu pun Melepaskan Pelukannya. Dan Menciumi Kening Cucunya Itu.


"Semoga Kamu Bahagia Nak," Ucap Singkat Deni Sembari Tersenyum Menatap Wajah Keyla.


"Maafkan Kakek Jika selama Ini Tidak Pernah Menemui Kalian. karena Ayahmu Tidak Memberitahu Keberadaan tempat Tinggal Kalian Pada kakek." Ucap Deni


Dengan Cepat Keyla Kembali Memeluk Kakeknya Itu. Dan Mereka Berdua Saling Berpelukan Dengan Sangat Erat. Membuat Semua Orang Menjadi Ikut Bersedih Dengan Apa yang sudah Menimpa Keluarga Keyla.


Ardani dan Dion Juga turut Prihatin Pada Keluarga Deni Yang sudah terpisah Dengan Begitu Lama. Dan Kini Mereka Baru Bertemu


"Selamat Ya Pak. Karena Akhirnya Bapa Kembali Bertemu Dengan Cucumu." Ucap Ardani Tersenyum


"Ini Semua adalah Berkat Bantuan Dion, Yang Sudah mengirimkan Selembar Foto Keluarga Tania dan Antono Kepada saya. Dan Saya Sangat Berterima Kasih Kepada Kalian Semua Karena sudah Menjaga Cucuku Dengan Baik." Ucap Deni Sembari Tersenyum Bahagia Pada Mereka.


Ardani Pun mengangguk Dan Berpelukan Dengan Kakeknya Keyla.


"Jadi Wanita yang Pernah ayah Cintai Dulu. Adalah Adiknya Om Dion?" Tanya Andro yang Sangat Ingin Tau Tentang Masa Lalu Ayahnya.


Pria dewasa itu pun Mengangguk Sambil Tertawa Kecil Menatap Andro.


Malam Itu Pun Berlalu Dengan Canda dan Tawa yang di penuhi Oleh Kebahagiaan Yang Pernah Keyla Rasakan sejak Bersama Dengan kedua Orangtuanya Dulu.


Ferry Pun Ikut Bahagia Menyaksikan Kebahagiaan Adiknya. Walaupun Mereka Hanya Saudara Sepupu. Namun Ferry sangat Menyayangi Keyla Karena Sejak Kecil. Mereka sudah Di besarkan Dalam satu Rumah.

__ADS_1


"Selamat Berbahagia Sayang," Ucap Ferry Sambil Memeluk Adiknya itu.


Keyla Pun Tersenyum Sambil Membalas Pelukan Kakaknya. Yang Sudah ia Anggap Sebagai Kakak Kandungnya Sendiri.


__ADS_2