
Matahari bersinar Dengan Sangat Terik Di Siang Hari Ini. Andro masih Duduk Menemani Istrinya yang Tengah Tertidur Nyenyak Di Pangkuannya.
Wajah Keyla Mulai Sedikit Membaik Dan Tidak Terlalu Merah Lagi.
Dring Dring. Suara Bunyi Ponsel.
Pemuda itu segera Mengambil Ponselnya Di Atas Nakas Disudut tempat Tidur Mereka.
"Halo. Pa," Sapa Andro
["Bagaimana Kabar Kalian Di sana Andro?"] Tanya Ardani Dari Sebrang Sana.
Andro Termenung Ketika ayahnya Menanyakan Keberadaan Istrinya.
["Andro, Apa Kamu Baik-baik Saja?] Kembali Menanyakan Hal Yang Sama.
"I--iyaa, Pa. Kami Baik-baik Saja kok Pa," Ucap Andro.
[“Apa Kamu yakin Kalau Kalian Sedang Baik-baik Saja?"] Mencurigai putranya.
"Iya ayah, Dan Mungkin Minggu Depan Kami Akan Segera Balik," Ucap Andro Kembali.
["Baiklah, Jika Memang Kalian Baik-baik Saja Ayah Akan Merasa Tenang,"]
Lalu Sambungan Panggilan Di telepon itu Pun Berakhir. Andro Sangat Gugup Karena ia Telah Membohongi Ayahnya tentang Keadaan Keyla.
"Maafkan Saya Ayah, Mungkin Lebih baik Ayah Tidak Perlu Tau," Gumam Andro Kembali Menatap Istrinya Yang Masih Tertidur.
Tidak Lama Kemudian Leon Juga datang Menemui Andro di dalam Kamar Mereka.
"Bos, Apa Bos mau Makan?" Tanya Leon.
"Iya Leon. Tolong Kamu Belikan Aku Nasi Putih dan Ikan Biasa saja Ya." Pinta Andro Pada Asisten pribadinya itu.
Leon Pun Mengangguk Pelan Lalu Ia segera Pergi Membeli Makanan Untuk Andro dan Keyla.
"Sayang, Ini Udah Jam Dua Udah Mau Hampir Sore. Apa Kamu Masih Ngantuk?" Tanya Andro Sambil Mengusap Kepala Istrinya.
Perlahan Mata gadis itu Mulai Membuka Dan Melihat Suaminya Yang Sedang Duduk.
__ADS_1
"Mas, Apa Kamu Nggak Tidur Siang?" Tanya Keyla Yang masih Berbaring Di Pangkuan Suaminya.
Andro hanya menggelengkan Kepalanya. Lalu Tersenyum Menatap Sang Istri.
"Kamu Cuci muka Dulu. Lalu kita Makan Ya," Ucap Andro Menciumi Kening Istrinya.
"Memangnya Ini Sudah Jam Berapa Mas?" Lirih Keyla
Lalu Suaminya Menunjukkan Jarinya Ke Arah Jam Dinding yang Bergantung pada Dinding Kamar Mereka.
"Jadi Ini Sudah Dua Ya mas?" Tapi Kenapa Mas, Nggak Membangunkan Aku Si," Ucap Keyla Dengan Cepat Ia Bangun dan Pergi Ke Dalam Kamar mandi.
Tidak Lama Setelah Keyla pergi ke kamar Mandi. Leon Datang Sambil Membawah Kantong Tas Plastik yang berisi Makanan Untuk Andro dan Istrinya.
"Bos, Ini Makanannya," Ucap Leon Lalu Meletakkan Kantong Plastik itu Di atas Meja Kecil Samping Andro.
"Lalu Kamu Sudah Makan atau Belum? Tanya Andro.
"Sudah bos, Tadi saya langsung makan di Luar. Tinggal Bos Dan Non Keyla saja Yang Belum makan." Jawab Leon Lalu ia Segera Keluar
"Apa itu mas?" Tanya Keyla Ketika Melihat Kantong plastik yang berada di Atas Meja.
"Lalu di mana Leon Mas?" Kok Dia nggak Di Ajak makan Bareng kita," Lirih Keyla
"Katanya si Dia sudah makan, Dan ini Untuk Kita berdua saja," Ucap andro
"Ya udah de. Aku juga sudah lapar," Ucap Keyla lalu Segera Mengambil Satu kotak Makanan untuk dirinya dan Segera Memakannya Dengan Semangat.
"Kok, Lauknya Ini mas? kenapa nggak Pesan Yang Kayak Semalam?" Ucap Keyla Menatap Andro.
Seketika Pemuda Itu menjadi Terkejut Ketika Mendengar Permintaan Istrinya yang Meminta Daging ayam Dan Udang.
"Oh, Kalu Yang itu sudah habis Sayang. Kan Yang Makan Juga banyak," Ucap Andro Mencari alasan Pada Istrinya.
"Oh, Gitu ya mas, Tapi Sebentar malam ada Kan mas? Soalnya aku Pengen makan itu lagi. Rasanya sangat Enak Dan Gurih,"
Tersenyum Pada Suaminya.
Namun Andro Sedikit Gugup karena Semalam Keyla keracunan Sehingga Tubuhnya Memerah. Dan bagaimana Mungkin Ia harus kembali Membeli Makanan Itu untuk Istrinya lagi.
__ADS_1
"Iya sayang," Singkat Andro Lalu Kembali Menghabiskan Makanannya.
Sementara Di luar Resto Dekat penginapan Andro Dan Keyla. Seorang Pemuda Sedang Duduk Sambil Menikmati Secangkir Kopi Panas Menunggu Perintah Dari Majikannya.
Tiba-tiba Ia Melihat Gadis Yang Sangat Ia Kenal Berada Di Pinggiran Pantai Di Dekat Mereka tunggal.
"Waduh. Itu kan Non Claudia, Tapi Sedang Apa Dia sini! Atau dia sengaja Mengikuti Bos Dan Istrinya ya?" gumam Leon. Berusaha Bersembunyi Di Balik Dinding.
Claudia memang Sengaja datang Ke Tempat Itu. Karena ia Merasa Sangat Kecewa Dengan Perlakuan Jimmy dan Santi Terhadap Dirinya.
Dulu Sejak Ia Masih Bersama Andro. Mereka Sering datang ke tempat Ini. Untuk Menikmati Keindahan Pantai Di pulau Ini.
"Ini Gimana caranya aku Kasih tau Si Bos Ya, Ini Sangat Berbahaya Bagi Non Keyla," Batin Leon Terus Menatap Gadis muda Yang Mulai Mendekati Resto Di mana ia Sedang Duduk.
"Wala-wala. Ini semakin Bahaya Dia Sudah Mulai Menuju Kesini.Aku harus segera Pergi Ke kamarnya Bos dan Non Keyla,"
Dengan Cepat Leon Menutupi Wajahnya Dengan seblah Tangannya Dan Ia Pergi Ke Kamar Andro. Untuk Memberitahukan Tentang Claudia pada mereka.
Terlihat Gadis muda itu Sudah duduk Dan Ia memesan Beberapa Makanan Untuk Dirinya Sendiri. Gadis Itu terlihat Sangat Kesal Dengan Apa yang Sudah terjadi Pada Dirinya dan Jimmy.
Ia merasa Sudah di Permainkan Oleh Kedua Orang Itu. dan Ia juga sudah Bersumpah akan Membalas Semua Perbuatan Jimmy dan Santi Terhadap Dirinya.
Sementara Leon Berlari Dengan Cepat Ke Dalam Kamar Andro. Bakan Ia tidak Mengetuk Pintu Terlebih Dahulu Ketika Ia Masuk. membuat Andro dan Keyla Merasa Heran pada Leon.
"Ada apa denganmu Leon?" tanya Andro Heran.
"B-bos, Di luar Sana ada N--non Claudia Bos! Ucap Leon berbelit-belit Di Depan Andro.
"Apa? Bagaimana Bisa dia Berada di sini?" Ucap Andro Dengan Cemas.
"Saya juga tidak Tahu bos, Apa mungkin Dia Sudah Mengetahui Tentang Keberadaan Kita Di Sini?" Tanya Leon Kembali.
"Tapi Siapa yang Sudah Memberitahukan Dia. Karena Selain Ayah Dan Bibi Juga Paman. Nggak ada orang lain yang tau Tentang Dimana kita sekarang," Ucap Andro
"Lalu apa yang Harus kita perbuat sekarang Bos? Jika non Claudia Mengetahui Keberadaan Bos Sekarang. Pasti Dia akan Menghancurkan Semua Rencana Bos dan Non Keyla," Ujar Leon Dengan Serius Pada Andro.
"Aku juga Bingung Leon, Apa sebaiknya Kita Kembali Saja?" menatap Serius pada Istrinya.
Keyla pun Menundukkan Kepalanya. Ketika Andro Ingin kembali karena Adanya Claudia Di Pulau itu. Ia Bakan Belum Sepenuhnya Mengelilingi Pulau itu. Tapi sekarang Mala Mau Cepat Balik. Wajah Keyla nampak Cemberut dan Kecewa Pada Suaminya.
__ADS_1
Andro Menjadi Serba salah ketika melihat Keyla yang Tidak ingin Kembali ke Jakarta.