Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 33: Ikut Bersama Kakaknya


__ADS_3

Meskipun Kini Keyla Sudah Bertemu Dengan Kakaknya Namun Hatinya Merasa Lain. Ia Merasa Masih Tidak Ingin Berpisah Dari Andro Namun Kakaknya Sudah Memaksanya Untuk Tinggal Bersama Mereka.


"Nak Keyla, Apa Tidak Sebaikanya Kamu Menunggu Den Andro pulang Dulu, Baru Kamu bisa Pergi Bersama Mereka?" Tanya Bi Larsih dengan Wajah Yang Sedih Karena harus berpisah dengan Keyla


"Aku maunya Juga Seperti Itu Bi, Namun Ka Ferry Sudah Memaksa Aku untuk Segera Pergi." Ucap Keyla Menatap Bi larsih


"Kasihan Den Andro, Jika pulang Nanti Nak Keyla Sudah tidak ada di Rumah. Pasti Dia Sangat Sedih dan Kecewa,"


"Aku tau Bi, Aku juga pengen Nungguin Dia sampai Pulang," Keluh Keyla Dengan Raut wajahnya Yang Sedih


Bi larsih Mencoba Mencari Cara agar Ferry Bisa Menunggu Ardani dan Andro Hingga pulang Nanti. Namun Apa boleh buat Ferry Sangat Terburu-buru Ingin Cepat pergi karena Ia Masih Harus kembali ke Kantor bersama Istrinya


"Bi, Sampaikan Salam kami Pada Om Ardani dan Andro ya Bi," Ucap Putri Yang sudah duduk di dalam mobil bersama Keyla


"Iya Non, Nanti Bibi Sampaikan Pada tuan Ardani dan juga den Andro, Balas Bi larsih Menatap Keyla yang Sudah duduk Di mobil Ferry.


"Bi, Keyla pergi Dulu Bi." Ucap Keyla Sambil melambaikan tangannya Pada Wanita Tua itu.


Tanpa Terasa air mata Bi larsih mulai menetes Menatap Kepergian Keyla dari rumah itu.Kini bi larsih hanya Berdiri Kaku tanpa bisa berkata apa-apa lagi setelah melihat Mobil Ferry Meninggalkan Halaman Rumah Ardani


Tidak lama dari kepergian Keyla Bersama Kakaknya, Kini Mobil Ardani dan Andro pun Memasuki halaman rumah mereka dengan sangat cepat


Bi larsih hanya menatap Mobil Ardani yang Sudah Terparkir di Depan Rumahnya dengan Tatapan yang Sangat Sedih


Andro yang baru Keluar dari dalam mobil itu Menatap Bi larsih dengan Sangat Heran.


"Bi.." Kenapa Bibi Berdiri di sini? Tanya Andro yang sudah berdiri di depan Bi larsih


Wanita Tua itu hanya menatap Andro dan Ardani Dengan sangat Sedih. Ia Bakan tidak Tau harus berkata apa pada Andro.


"Bi. ada apa si?" kenapa bibi Kelihatan sangat Sedih gitu." Tanya Andro Kembali


"Nak Keyla Den,


"Ada apa dengan Keyla Bi! Dan dimana dia?


"Nak Keyla sudah di Bawah oleh kakaknya." Ucap Bi larsih Dengan sangat Gugup

__ADS_1


"Tunggu Bi, Maksud bibi, Keyla di bawah oleh kakaknya kemana Bi?!


Tanya Andro dengan Sedikit Bingung


"Tadi ada Non Putri dan Suaminya ke sini. Lalu Suaminya Non Putri Mengenali Nak Keyla, Dan Katanya Nak Keyla adalah Adik kandungnya Yang Selama ini Ia cari."


Tutur Bi larsih


"Ferry Kakaknya Keyla? gumam Ardani


"Iya tuan, Dan Mereka Pun segera Memanggil Keyla Tinggal bersama dengan Mereka," Jawab Bi larsih Dengan Cepat


Sementara Andro menjadi Sangat Frustasi Dengan Kepergian Keyla yang tidak menunggu nya hingga Pulang.


"Kenapa dia tidak menungguku Bi!"


"Apa baginya aku Hanya Orang Yang Tidak berguna Ya Bi,"


Ucap Andro Sambil Menunduk Dengan Perasaannya Yang sangat kecewa


"Tadinya Dia mau Menunggu Den Andro, Hingga Pulang. Namun den Ferry Terburu-buru katanya Mereka Siang ini lagi ada meeting di kantor Bersama Rekan kerjanya Non Putri Den,"


Ardani Dan Gilang Hanya bisa saling Menatap Karena Kesedihan Andro Kini Sudah membuat Dirinya kembali Frustasi Dan Mungkin Akan Mengacaukan Segala Rencana Yang sudah mereka Sepakati Di kantor tadi


"Pa Gilang, Cepat kamu Perintahkan vano untuk Mengirimkan alamat Rumah Ferry yang baru Sama Kita."


Pinta Ardani pada Gilang


"Baik Tuan,


Lelaki Tua itu pun Segera Menghubungi Salah satu Rekan kerjanya Ferry Untuk mengirimkan alamat Rumah Ferry Yang baru pada mereka


\*\*\*


Di tempat lain Ferry mengajak adiknya ke kantor Tempat ia bekerja bersama istrinya.


"Dek, Ayo masuk ke kantor biar kamu bisa Tau Teman-teman Kaka di sini."

__ADS_1


Ajak Ferry Sembari Tersenyum Menatap Keyla


"Iya kak, Duluan Saja Ntar aku nyusul," ucap Keyla Dengan raut wajahnya yang masih terlihat Sedih


"Baiklah, Tapi jangan lama-lama Ya,


"Kaka tunggu kamu di dalam."


Ujar Ferry dan segera Meninggalkan Keyla Di dalam Mobilnya


Keyla hanya mengangguk pelan Pada Pemuda itu Bersama Istrinya


"Tuan, Maafkan aku tuan,"


Gumam Keyla,


Ia Sangat merasa bersalah pada Andro Karena tidak memberitahu Andro Dan ardani


"Mungkin Sekarang Tuan, Sudah ada di Rumah. Dan Aku Harap bibi bisa menjelaskan Semuanya pada Kamu," Batin Keyla


Setelah Beberapa Menit kemudian Keyla pun segera Keluar dari mobil itu dan pergi menemui Ferry Di Dalam kantor itu


"Keyla..." Suara Seorang Pemuda yang Sedang Memanggilnya


Keyla pun menoleh ke Sumber Suara Itu dan Ternyata Yang Memanggilnya Adalah Karan Yang Juga Berada Di Kantor itu.


"B--Bos Karan?" Gumam Keyla Terkejut Melihat Karan Berada di Kantor tempat kakaknya bekerja.


"Hei Kamu sedang apa di sini, Apa kamu Tidak Masuk kerja Hari ini?" Tanya Karan dengan sangat Lembut Pada Gadis itu.


''A-ku, Aku Lagi Bersama kakakku." Jawab Keyla Dengan cepat


"Siapa nama Kakakmu? Tanya Karan dengan Serius


"Kak Ferry, dan nama Istrinya Putri


"Oh, Jadi Ferry Itu kakak Kandung kamu ?" Ucap Karan dengan Sangat Bahagia Karena mengetahui Keyla adalah adik dari Ferry

__ADS_1


"Iyaa, Singkat Keyla lalu Pergi Mencari Kakaknya


Sementara Karan Hanya tersenyum dan menautkan Sebelah alisnya. Menatap Punggung Gadis Itu.


__ADS_2