Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 69: Berangkat Untuk Berbulan Madu


__ADS_3

Keyla sudah Duduk bersama Ardani, Pak Gilang dan Istrinya dimeja makan. Ternyata Itu adalah cara Keyla untuk membangunkan Suaminya Agar segera Makan Bersama Dengan Mereka.


Setibanya Dimeja makan. Andro Segera Duduk disamping Istrinya dan Pa Gilang.


Sementara ardani hanya Menatap Andro Kemudian Menggelengkan kepalanya.


"Apa kalian sudah Mempersiapkan Segala Keperluan yang Akan kalian Bawah Nanti?" Tanya Ardani. Menatap Menantunya dan Andro.


"Iya, Ayah." Jawab Andro.Sambil Melirik Keyla


Keyla hanya Melebarkan Senyumnya Ketika Andro Sedang Menatapnya.


Setelah Selesai Sarapan pagi. Andro Segera Mengajak Keyla ke kamar untuk Menyiapkan Segala Keperluan mereka Yang Akan Dibawah.


"Sayang, Apa kamu Masih marah Sama Aku?" Tanya Andro


Keyla pun tertawa Kecil Menatap Wajah Suaminya.


"Nggak kok mas," Singkat Keyla lalu Mengemasi Barang-barang mereka.


Dengan Senang hati Andro Memeluk Tubuh Keyla dari belakang. Lalu terus Mencium Punggung Leher istrinya


"Udah dong mas, Mendingan mas Bantu Aku untuk Beres-beres," Pinta Keyla


"Memangnya kita mau Pergi Selama Berapa Bulan si sayang?" Tanya Andro Yang Merasa Heran Menatap istrinya Membawah Pakaian sebanyak itu.


"Kan kita mau Liburan Mas, Jadi harus Bawah Baju yang banyak. Memangnya Mas Nggak akan Mandi? Ucap Keyla.


"Bawah sebagian saja sayang. Ntar Mala Repot lagi jika harus Bawah Baju yang Banyak, Nanti Kita bisa Belih Baju Disana," ujar Andro.


"Buang-buang Uang saja. Ada pakaian kok Mau Belih lagi," Cetus Keyla


"Iyaa deh. Terserah kamu saja," Ucap Andro Menatap istrinya. Lalu ia berjalan Ke Arah Nakas dan mengambil Sebuah Benda Tipis yang berada diatas Nakas itu. Dan Segera Menghungi Leon.


"Halo. Leon."


["Halo. Bos,] balas Leon dari sebrang Sana.


"Apa kamu sudah Siap? Tanya Andro


["Sudah bos."] Jawab Leon


"Baiklah, Segera Temui Aku Dirumah Sekarang ya,"


["Baiklah Bos,"]


Andro pun Segera Mematikan Sambungan Teleponnya. dan Pergi Membantu Keyla Berkemas.


Wajah wanita Muda itu terlihat Sangat Bahagia. Membuat Andro Tersenyum Menatap Istrinya yang Sangat Senang Itu.


****


Tidak Lama Kemudiaan Leon Telah Tiba Dirumahnya Andro. Pemuda Yang Sudah Menjadi Kepercayaan Ardani dan Andro Itu Segera Masuk kedalam Rumah.


"Pagi Pa Gilang," Sapa Leon pada Pria Dewasa Yang Sedang Duduk Dimeja makan.

__ADS_1


"Pagi Juga. Nak Leon," Sahut Pa Gilang Lembut.


"Tuan Andro Di mana ya?" Tanya Leon Sambil Mengambil Buah Apel yang berada Diatas Meja Makan.


"Mungkin Den Andro lagi Dikamarnya." Jawab Gilang


"Oh. Kirain Mereka udah Jalan, Hehehe Ucap Leon Sambil Tertawa.


Lalu Kedua Pasangan Suami Istri Itu. Sudah Menuruni anak tangga menuju Ruang tamu.


"Bos. Apa sudah mau jalan? Tanya Leon Yang Masih Mengunyah Buah apel.


"Dasar Rakus kamu!" Makanlah Dulu Baru Jalan," Ucap Andro. Lalu Pergi Menemui Ayahnya di ruang Kerja.


"Yaelah Si bos, Galak amat Gitu ya," Ucap Leon Sambil Tersenyum Menatap Keyla.


"Ayah. Kami akan Segera Berangkat, Ucap Andro


Pria dewasa itu pun Tersenyum bahagia Pada putranya itu.


"Pergilah. Doaku Selalu Bersama Kalian," Ucap Ardani


"Makasih ayah."


"Apa Kalian Punya Uang yang Cukup Selama Menginap Di hotel?" Tanya Ardani Menatap Serius pada Andro.


"Iya ayah." Jawab Andro


Namun pria dewasa itu Mengambil Beberapa Lembar Uang dari Laci Meja Kerjanya. dan Memberikannya Pada Andro


"Baiklah ayah. Terimakasih banyak Karena Ayah Sudah membantu Kami."


"Bahagiakan Istrimu Andro. Jangan Buat Dia Kecewa,"


"Iya ayah." Lalu Laki-laki Muda itu Segera Keluar dari Ruangan Ayahnya. dan Pergi Menemui Istrinya Yang Sudah Menunggu Diruang Tamu bersama Leon.


"Leon. Jaga Mereka Dengan baik." Pinta Ardani Yang juga Keluar dari ruang kerjanya.


"Siap Tuan!" Jawab Leon


"Ayah, Kami Pergi Dulu. ayah jaga Kesehatan Dirumah ya," Ucap Keyla Lalu Mencium Punggung Tangan ayah Mertuanya.


Bi larsih dan Pa Gilang juga Mengantarkan Mereka Kedepan Pintu.


"Bibi, Paman. Keyla Pergi Dulu ya, Bibi Sama Paman Jaga Kesehatan dirumah. Jangan Lupa Makan," Ucap Keyla Memeluk Kedua Suami-istri itu.


"Iya Nak, Kamu juga Harus Jaga Diri disana. Dan Harus banyak Makan Juga," Ucap Bi Larsih.


Gadis itu mengangguk Lalu segera Masuk Kedalam Mobil.


Setelah Mobil Mereka Keluar Meninggalkan Halaman Rumah Ardani. Kini lelaki Dewasa Itu Segera Kembali Kedalam Ruang kerjanya. Sementara Bi Larsih dan Suaminya. Juga Kembali mengerjakan Pekerjaan Mereka Seperti Biasanya.


Disepanjang Perjalanan keyla Hanya Diam Tanpa mengatakan Sepatah Kata pun.


Karena Ia merasa Mabuk Di dalam Mobil. Mungkin karena Perjalanannya Cukup Jauh Sehingga Membuat Gadis Itu Mabuk Dan Merasa Pusing.

__ADS_1


"Kamu kenapa Sayang?" Tanya Andro Dengan Cemas. Ketika Melihat Wajah Istrinya Yang Begitu Pucat.


"Entahlah Mas, Mungkin Baru pertamakali Aku Jalan Sejauh Ini. Jadi rasanya Kayak Pusing gitu." Jawab Keyla dengan Lemas.


"Leon. Tolong Berhenti sebentar. Pinta Andro Pada Asisten Pribadinya itu.


Dan Sesuai Perintah Majikannya. Leon pun Segera menghentikan Mobil itu.


"Leon. Tolong kamu Cari Minyak Kayu Putih Atau minyak Angin lainnya Dan Minum Untuk Keyla," Ucap Andro Dan Segera memberikan Uang pada Leon.


"Baiklah Bos," Singkat Leon. Lalu segera Pergi Ke arah Warung kecil Yang berada Dipinggiran Jalan itu.


"Sabar ya sayang, Sebentar lagi Leon Akan Kembali." Ucap Andro Sambil Mengelus Rambut Istrinya.


"Iya mas",


"Apa sebaiknya Kita menunda dulu Liburan Kita Sayang?" Tanya Andro


Namun Dengan Cepat Gadis itu Menggelengkan kepalanya. Karena Sudah Lama Ia ingin Berkunjung kesana.


"Jangan mas, Aku pengen Ke Sana." Keluh Keyla dengan raut wajahnya yang sedih.


"Baiklah, Tapi kamu harus Kuat ya,"


Ucap Andro Kembali.


Lalu dengan cepat Keyla mengangguk.


Leon pun kembali Sambil Membawah Sebotol Air mineral dan Minyak Angin. Untuk Istri Majikannya.


"Ini bos," Ucap Leon Lalu Memberikan Tas Kecil Pada Andro.


Dengan cepat Andro mengambil Minyak Kayu putih dan Menggosokkan Ke Seluruh Tubuh Istrinya.


"Bagaimana Sayang, Apa kamu Udah Mendingan?" Tanya Andro kembali.


"Iya mas, Aku udah agak Baikan kok." Jawab Keyla. Walaupun ia Masih Sedikit Pusing. Namun Ia tidak ingin Melewatkan Kesempatan Indah Ini Untuk Pergi Bersama Dengan Suami Tercintanya.


"Baiklah Kalau kamu Memang Sudah Baikan, Kita Lanjutkan Perjalanan kita kesana." Ucap Andro


"Iya mas," Singkat Keyla. Lalu ia Segera Tidur agar Tidak merasa pusing lagi.


Andro Hanya menautkan Sebelah Alisnya Ketika Melihat istrinya yang Memaksakan Dirinya untuk Tidur.


"Aku tau kamu pasti merasa tidak Baik. Tapi Kamu Sangat ingin kesana," Gumam Andro di Dalam hatinya.


"Gimana bos, Apa kita mau Lanjut Jalan? Tanya Leon Yang Masih Menunggu Perintah Dari Andro.


"Jalan Saja Leon," Jawab Andro Dengan Cepat


"Baiklah Bos." Lalu kembali Melanjutkan Perjalanan Mereka.


****


Ditempat lain. Claudia Sedang Menunggu Kabar Dari Santi. Karena Sejak Pagi Tadi Santi Belum mengabarinya.

__ADS_1


"Kemana Si Tengil Itu si!" Ucap Claudia Dengan Kesal. Lalu pergi Mengambil Ponselnya Di kamar.


__ADS_2