Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 100


__ADS_3

Hari yang di nanti akhirnya tiba.


Guzing sengaja mengumpulkan seluruh murid perguruan Dahuo, dia ingin membuktikan kalau guyiu dan gulong sengaja berbohong demi menolong anak muda yang tidak jelas asal usul nya.


Guzing berdiri di tengah lapangan sambil terus tersenyum, Semua murid yang menonton di pinggir lapangan pun bersorak untuk guzing.


Tidak butuh waktu lama shen yang di dampingi guyiu berjalan ke tengah lapangan, Beberapa murid yang mendukung guzing sangat kesal melihat shen bahkan ada beberapa murid yang melempari shen dengan batu dan kayu.


" Siapa yang mengajarkan kalian bertindak seperti itu " ucap guyiu dengan tegas.


Seluruh murid yang berada di pinggir lapangan langsung terdiam.


" Ketua guzing lebih baik kamu mengurungkan niat mu itu " ucap guyiu yang berdiri di depan guzing.


" Ketua guyiu tenang saja, jika memang dia memiliki spiritual aku akan memanggilnya dengan sebutan guru. Bukannya tidak pernah ada seorang pria tua memanggil anak muda dengan sebutan guru " sahut guzing sambil tersenyum menjijikan.


Guyiu hanya bisa menghela nafas sambil berjalan kepinggir lapangan, sorakan Semangat untuk guzing terdengar sangat keras. Shen hanya tersenyum sambil memperhatikan sekelilingnya.


" Aku sangat tidak sabar untuk meremukan tulang nya " ucap sheng yang merasa sangat marah besar.


" Kalau begitu remukan saja, aku sangat tidak suka melihat kesombongannya itu " sahut shen.


Guzing yang melihat shen hanya diam berjalan mendekatinya.


" Kamu hanya diam menunggu apa, jika kamu tidak memiliki spiritual lebih baik mengaku saja. hahahahaha " ucap guzing sambil tertawa sangat keras.


" Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo sheng segera keluar beri dia pelajaran " teriak shen sangat keras.


Wheeeeeessssss...


Wheeeeeeeesssssss...


Angin kencang mulai berhembus, sheng yang telah keluar dari dalam tubuh shen langsung menatap guzing.


" Wah, ternyata benar pengendali spiritual "


" Ya, aku juga tidak menyangka " bisik beberapa murid.


Guzing yang melihat spiritual naga berada tepat di atas nya seolah masih tidak percaya, guzing menggelengkan kepalanya dia berpikir kalau naga di atas nya itu hanya ilusi.


" Sesuai janji ku, aku akan memanggil mu guru tapi setelah spiritual mu berhasil mengalahkan ku " ucap guzing sambil tersenyum licik.


" Tidak masalah " sahut shen.


Gulong yang awalnya juga tidak percaya shen memiliki spiritual akhirnya mempercayai nya setelah melihat nya langsung dengan matanya sendiri.


Guyiu menggelengkan kepalanya dia sangat yakin kalau kekuatan spiritual naga shen tidak lemah, guyiu khawatir ketua guzing akan dalam masalah besar.


Hoooooooooeeeeeeerrrrrr..


Sheng yang sangat marah langsung menyemburkan api nya ke arah guzing.

__ADS_1


Whhhhhhuuuussssss, whuuuuussss...


Guzing mengeluarkan sebuah kipas dari dalam bajunya dan mengibaskan kipas nya ke arah api yang di semburkan sheng.


" Hahaha, apa kekuatan spiritual mu hanya bisa mengeluarkan api kecil seperti itu " ucap guzing sambil terus tertawa.


Sheng yang mendengar guzing menghinanya langsung turun dan terbang rendah tepat di atas kepala guzing, sheng mencengkram erat bahu guzing dan membawanya terbang tinggi.


" Kalau berani turunkan aku jangan membawaku seperti ini " teriak guzing.


Seluruh murid yang melihat ketua guzing di bawa terbang merasa terkejut, sebagian dari murid itu terus melempari shen dengan kayu.


Shen tidak membalas para murid itu dia hanya tersenyum sambil melihat ke atas menunggu pertunjukan yang bagus akan segera di mulai.


" Lepaskan aku " teriak guzing sambil berusaha melepaskan diri dari cengkraman kaki sheng.


" Dasar manusia tidak tahu diri " ucap sheng yang langsung melepaskan cengkramannya.


" Arrrrrrkkkkhhh, aku akan membalas mu " teriak guzing.


Ketua guyiu yang melihat ketua guzing terjatuh bergegas menyelamatkannya, guyiu menangkap guzing dengan kekuatan nya dan menurunkannya secara perlahan.


" Sudahlah tepati saja janji mu, minta maaf saja padanya " ucap guyiu.


" Aku tidak akan meminta maaf padanya, akan ku buat spiritual sialan itu yang meminta maaf padaku " Sahut guzing dengan sombongnya.


Shen yang mendengarnya tertawa kecil sambil menutup mulutnya. Dari atas sheng kembali terbang rendah di atas kepala guzing.


Aku akan memberikan mu pelajaran yang tidak akan bisa kamu lupakan " dalam hati guzing sambil menatap shen.


Cheeeeeetttttaaaaaarrrrr...


Cheeeeeeetttttaaaaaaarrrrrr...


Suara cambukan terdengar sangat keras dari atas, semua murid yang melihat guzing mengeluarkan senjata pusaka nya mulai bersorak dengan keras.


" Ayo ketua habisi saja spiritual itu " teriak beberapa murid yang menonton di pinggir lapangan.


Sheng merasa cambuk yang di pakai guzing bukan sembarang cambuk, satu cambukan yang mengenai kulit nya akan terasa seperti terbakar kobaran api.


Hoooooooeeeeerrrrrr... Teriak sheng.


Shen merasa kaget mendengar suara sheng yang menjerit seperti kesakitan.


" Apa yang sebenarnya terjadi " ucap shen.


" Cambuk yang di pakai pria tua itu cambuk khusus spiritual, sekali terkena cambukan itu rasa sakit nya tidak bisa di bayangkan bagi spiritual itu sendiri. sangat aneh kenapa dia bisa memiliki senjata pusaka seperti itu " sahut mo.


" Sekarang aku harus bagaimana " Ucap shen.


" Tidak ada yang bisa kamu lakukan, kamu tenang saja sheng tidak selemah yang kamu pikirkan " sahut mo lagi.

__ADS_1


" Haaaaah " shen hanya bisa menghela nafas sambil kembali melihat ke atas.


Guzing tersenyum puas sambil terus mengayunkan cambuknya ke sheng.


" Inilah yang harus kamu bayar, apa kamu berpikir aku tidak memiliki persiapan untuk melenyapkan mu selamanya " ucap guzing.


" Benarkah, apa kamu berpikir cambuk mu itu bisa melenyapkan ku. sepertinya kamu terlalu meremehkan ku " sahut sheng.


Sheng memutar badannya dan mengibaskan ekornya ke arah guzing, guzing yang menyadari gerakan sheng langsung menghindar dan kembali menyerang sheng dengan cambuknya.


" Sepertinya permainan ini harus berakhir " ucap sheng.


Guzing yang mendengarnya langsung tertawa.


Hahahahaha...


" Memangnya apa yang bisa kamu lakukan sekarang " sahut guzing.


Mata sheng tiba tiba berwarna merah, seluruh tubuhnya bergetar hebat. Kekuatan yang selama ini di simpannya akhirnya akan dikeluarkan untuk pertama kalinya.


Hoooooeeerrrr.....


Sheng mengumpulkan seluruh kekuatannya yang berbentuk bola asap di dalam mulut nya.


Sheng menatap guzing yang terus menertawakan dirinya, sheng yang kehabisan kesabarannya langsung mengeluarkan kekuatan bola asap nya dan mengarahkannya ke guzing.


" Awas ketua " teriak beberapa murid yang melihat bola asap besar mengarah ke guzing.


Guzing yang mendengar peringatan dari muridnya bergegas menghindar, guzing tidak menyadari bola asap yang di keluarkan sheng masih terus mengikuti kemana pun dia pergi.


Duuuuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaarrrrrrrrr...


Suara ledakan terdengar sangat keras, tanah bergetar hebat.


Semua murid yang berada di pinggir lapangan berlari ke arah ketua guzing yang terbaring lemah di tanah, Gulong yang melihat guzing terbaring tidak bertenaga bergegas menghampiri guzing dan membantunya berjalan ke pinggir lapangan.


Guyiu yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil berjalan meninggalkan lapangan.


Sheng yang merasa sangat puas kembali masuk kedalam badan shen.


" Aku mengira sesuatu terjadi pada mu " ucap shen.


" Aku tidak lemah seperti mu, tapi kekuatan ku terkuras banyak kamu harus membantu ku mencari inti hati hewan spiritual agar aku cepat pulih kembali " sahut sheng.


" Tenang saja " ucap shen sambil berjalan ke arah guzing.


Shen berdiri tepat di depan guzing yang masih bersandar dan terus menatapnya.


" Apa kamu melupakan sesuatu " ucap shen sambil tersenyum.


Guzing membuang muka nya sambil berusaha kembali berdiri, guzing meludahi kaki shen lalu berjalan dengan pincang meninggalkan shen.

__ADS_1


" Biarkan saja dia, manusia sepertinya tidak akan bisa menerima kekalahan dia tidak akan menepati janji nya " ucap gumeing.


" Baiklah kalau begitu aku tidak bisa tinggal di sini lebih lama, jujur saja aku merasa kecewa melihat perguruan Dahuo memiliki ketua seperti guzing " sahut shen sambil berjalan pergi.


__ADS_2