
" Tinggal kalian bertiga. aku akan membuat kalian menyusulnya sekarang juga " Teriak shen.
Tiba tiba shen merasa kedua tangannya seperti terbakar dan dari telapak tangannya keluar dua api yang berbeda.
Api suci putih berbentuk teratai menyala di atas telapak tangan kanan dan api suci hitam berbentuk teratai menyala di telapak tangan kirinya.
Bagaimana bisa aku lupa aku sudah menguasai ke dua api suci ini " dalam hati shen.
" Itu dua api suci bagaimana bisa anak muda itu menguasainya "
Beberapa ketua perguruan lain terlihat sangat terkejut.
"Hahahahaha. Waktu kalian sudah habis " shen tertawa sangat keras.
Shen melemparkan kedua jenis api itu ke kedua pria yang berada di samping wanita yang melukai xieyu mei.
Arrrkkkkkkhhhhh...
Arrrrrkkkkkhhhhhh Panas...
Teriak keduanya yang terbakar api suci milik shen, hanya dengan hitungan detik kedua pria itu hangus terbakar.
Shen terlihat sangat puas setelah melihat dua lawannya hangus di depannya.
" Ini bukan lagi pertandingan tapi pembunuhan dia harus di anggap kalah " Teriak ketua perguruan sinar matahari yang melihat ke dua murid perwakilannya hangus terbakar.
Penyelenggara terdiam mereka tidak berhak menghentikan pertandingan dan menganggap shen kalah, karena dari awal tidak ada peraturan tidak boleh menghabisi nyawa lawan.
Pertandingan yang tetap di lanjutkan membuat ketua perguruan laut darah sudah yakin tidak ada harapan untuk murid perwakilannya menang.
Ketua perguruan laut darah yang sudah menyiapkan cara cadangannya tanpa banyak berpikir langsung memakainya untuk menjatuhkan perguruan langit biru.
" Kamu sebaiknya menyerah saja atau nasib mu akan sama seperti mereka " Kata shen sambil menatap wanita di depannya.
" Aku Jie nan lebih baik mati dari pada menyerah " sahut wanita itu.
Jie nan mengeluarkan Spiritual ular sanca yang sebelumnya sudah mengalahkan spiritual merak xieyu mei.
" Aku ingin melihat spiritual apa yang kamu miliki " kata jie nan.
Shen hanya tersenyum tidak menjawab perkataan jie nan.
__ADS_1
" Apa kamu sudah siap Sheng "
" Aku sudah siap dari awal, kamu saja yang masih tidak ingin mengeluarkan ku " jawab sheng
" Baiklah kalau begitu cepat keluar " teriak shen
Whhhhheeeessss...
Angin kencang menyambut keluarnya spiritual naga shen.
" Itu Naga " semua penonton terlihat sangat terkejut.
Tidak sia-sia aku membantu membangkitkan spiritual nya " Dalam hati ketua Xu ling.
" Spiritual naga sudah lama tidak pernah ada bagaimana anak muda itu memilikinya " Ketua perguruan laut darah terus menatap spiritual naga shen.
Jie nan yang melihat spiritual naga milik shen tidak merasa terkejut. Baginya Ular dan naga hanya berbeda tipis dia juga sangat yakin spiritual ular sancanya yang sudah berada di level tujuh pasti akan menang.
Dia tidak tahu kalau spiritual naga shen sudah berada di level sepuluh.
Pertarungan kedua spiritual berlangsung sangat cepat, Shen dan Jie nan sama sama kehabisan tenaga untuk menahan spiritualnya lebih lama lagi.
Spiritual naga shen yang melihat shen hampir kehabisan tenaga dan sudah tidak bisa menahannya lebih lama lagi, semakin berambisi sheng berpikir tidak bisa membiarkan shen sampai kalah dia harus mengeluarkan semua kekuatannya.
Sheng yang menyemburkan apinya berulang kali berhasil mengalihkan perhatian spiritual ular sanca di depannya.
Sheng yang melihat ada peluang langsung menyerang badan ular itu dan menggigitnya.
Brrrrrrrrruuuuuuaaaakkk... Sheng melemparkan spiritual ular sanca itu ketanah.
Spiritual ular sanca jie nan yang langsung menghilang membuat Jie nan kehabisan tenaga dan tidak sanggup lagi untuk melawan shen.
Shen yang dari awal tidak menyukai jie nan langsung menarik pedangnya dan perlahan berjalan mendekati Jie nan.
Bruuuuuuuuuaak ...
Ketua Laut darah yang melihat muridnya akan di bunuh langsung turun ke arena dan menyerang shen hingga terlempar.
Ketua perguruan laut darah yang tidak terima bergegas berjalan mendekati shen yang masih terbaring kesakitan.
" Kamu berani sekali ingin menghabisi murid emas Perguruan laut darah, aku tidak akan memaafkanmu " Ketua laut darah mengeluarkan seluruh tenaga dalam nya untuk membunuh shen.
__ADS_1
Ketua perguruan badai salju dan tanah merah yang melihat shen di serang bergegas turun ke arena menghentikan ketua perguruan laut darah.
" Ketua perguruan laut darah tidak bisa membunuh anak muda ini. karena ketua perguruan Laut darah sudah berada di arena sudah bisa di pastikan siapa pemenang nya " ketua perguruan badai salju membantu shen berdiri.
" Hahahahaha " ketua perguruan Laut darah tertawa sangat keras.
" Terimakasih ketua chu qin dan ketua len dangxi sudah membantu ku " Shen berdiri di antara ketua perguruan Badai salju dan ketua perguruan tanah merah.
" Kamu jangan terlalu senang lihatlah ketua mu disana " Ketua perguruan Laut darah menunjuk ke arah ketua xu ling dan ayahnya.
Shen melihat ke arah ketua xu ling dan Ketua xu long in yang tidak sadarkan diri di tempat duduk nya.
Shen yang khawatir langsung berlari mendekati ketua xu ling dan berusaha membangunkan nya.
" Hahahahaha. kamu tidak akan bisa membangunkannya " ucap ketua perguruan Laut darah yang langsung pergi meninggalkan arena pertandingan membawa muridnya.
" Apa yang terjadi dengan ketua xu ling dan ketua xu long in "
Ketua chu qin memeriksa denyut nadi ke dua ketua perguruan langit biru.
" Ketua xu ling dan ketua xu long in terkena racun pencabut nyawa. ini sungguh sangat berbahaya, jika dalam enam bulan tidak di beri obat penawarnya kedua ketua perguruan langit biru akan benar benar Kehilangan nyawanya " kata ketua chu qin yang terlihat sangat panik.
"Bahan obat penawar itu tidak mudah di dapat apa lagi hanya dengan waktu enam bulan " sahut ketua len dangxi.
" Apa saja bahan nya aku akan pergi mencari nya sekarang juga " kata shen dengan percaya diri.
" Rumput Tiga hati, Mawar darah dan mata air jiwa hanya tiga bahan itu yang terpenting .
Sama satu lagi, yang bisa membuat obat penawar nya hanya alchemist tingkat Sembilan. "
" Ketua chu qin dalam waktu enam bulan bagaimana bisa anak muda ini bisa sampai ke perguruan alchemist yang berada di perbatasan tujuh samudra "
" Ketua len dangxi, anak muda ini tidak memiliki pilihan lain " kata ketua chu qin.
" Cukup. aku akan mencari semua bahan obat itu termasuk dengan Alchemist tingkat sembilan yang ketua chu qin maksud.
aku akan pergi sekarang mohon pada kedua ketua membawa ketua xu ling dan ketua xu long in kembali keperguruan langit biru " sahut shen.
" Pergilah " kata ketua chu qin.
Shen berjalan meningalkan ketua chu qin dan ketua len dangxi yang masih bersama Kedua ketua perguruan nya.
__ADS_1