
Shen membuka kitab Tulang Besi dan kembali menutup matanya.
* Rooooaaaaarrrrr. Roooaaaarrrr...
Shen kaget mendengar suara auman hewan seperti berada di dekatnya.
Shen membuka mata nya dan mencari asal suara hewan itu.
" Itu... " Shen tidak melanjutkan bicara nya dan mundur perlahan.
* Rooooooaaaarrr. hewan itu seperti mengerti kehadiran shen.
Shen tidak menyangka dia melihat dengan jelas Singa berkaki enam dengan ekor emas, hewan spiritual yang melegenda.
" Anak muda nyali mu besar juga ingin mempelajari Jurus tulang besi " Singa itu menatap shen dengan tajam.
" Setiap jurus memang sudah sepantasnya untuk di pelajari "jawab Shen dengan lantang.
" Hahahahaha, aku suka nyali mu. Tapi perlu kamu tahu selama ini tidak ada yang berhasil menguasai jurus tulang besi, kamu mau tau kenapa "
Shen menganggukkan kepalanya.
" Karena jika berhasil menguasainya orang itu harus berhadapan dengan ku dulu secara langsung untuk mencobanya dan kamu tau apa hasilnya.
aku mengalahkan mereka dan memakannya hidup hidup. Dari situ tidak ada lagi yang berani mempelajari jurus tulang besi Karena berhasil atau tidak mereka tetap menjadi santapan lezat ku "
" Kamu yang memiliki jurus itu, dan kamu sendiri yang membunuh penerus jurus mu . kamu sungguh licik "
" Itu bukan licik tapi cerdik, jika semua manusia dengan mudah menguasai Jurus tulang besi maka tidak ada lagi nama nya jurus legenda "
" Secara tidak langsung kamu memberi peringatan pada ku, kamu berharap aku bisa mundur sekarang sebelum terlambat. bukannya begitu "
" Hahahahaha, aku tidak menyangka kamu mengerti maksud ku. Sekarang kamu pergi lah "
Apa dia berfikir aku sebodoh itu, jika yang sudah berhasil menguasai jurus nya saja di bunuh dengan muda bagaimana dengan yang kabur sebelum menguasainya " Dalam hati shen.
" Aku tetap ingin menguasainya " Teriak shen.
" Hahahahaha. hahahahaha.
Akhirnya aku akan mendapatkan makanan lezat "
" Bagaimana caranya aku mengusai jurus tulang besi "
Singa itu menggigit kaki nya dan berdarah.
" minum lah darah ku "
__ADS_1
Tanpa ragu shen mendekati singa itu dan meminum darah nya.
Shen terjatuh dan tidak memiliki tenaga sama sekali. tulang nya terasa di cabut satu persatu dari dalam tubuh nya.
" Itu masih belum seberapa manusia , di saat kamu mencobanya dengan ku rasa sakitnya sepuluh kali lipat dari yang kamu rasakan sekarang "
Shen hanya melirik ke arah singa itu.
Aku bisa, aku harus menjadi kuat. Aku tidak boleh lemah " shen menyemangati dirinya sendiri.
" Aku pasti bisa bertahan, aku ingin menjadi lebih kuat " Teriak shen.
" Semangat yang bagus "
Waktu terus berputar sudah sehari semalam rasa sakit di tulang shen tidak menghilang dan shen mencoba terus bertahan.
Arrrrrkkkkkhhhhhh.... tiba tiba rasa sakit nya bertambah berkali kali lipat.
Kreeettekkkk, kreeettekkk, kreeettekkk.
Suara tulang shen berbunyi seperti menyambung kembali ketempat nya masing masing.
Shen berusaha bangun dan berdiri perlahan.
" Kamu sudah berhasil menguasainya dan tulang besi sudah menyatu dengan tulang mu"
" Ternyata kamu mengingat nya, kalau begitu biar aku mencoba tulang besi mu "
" Tunggu Dulu "
" Semua tidak bisa di ubah, aku tetap harus mencoba mu "
" Aku hanya ingin meminta syarat ,sebelum kamu mencoba ku. dan kamu harus menyetujui nya "
" Manusia kamu tidak memiliki hak untuk memberi syarat pada ku, aku bisa membunuh mu sekarang juga jika ku mau "
" Apa kamu takut syarat ku akan mempersulit mu "
" Hahahahaha, tidak ada satu pun yang bisa mempersulit ku apa lagi hanya kamu. cepat katakan apa syarat mu "
" Aku mau kamu lebih dulu menyerang ku hanya dengan tiga serangan dan kamu memberi ku untuk menyerang mu dengan tiga serangan balik, bagaimana "
" Itu terlalu menguntungkan bagi ku, bagaimana kalau kamu yang menyerang ku lebih dulu dengan tiga serangan dan aku juga akan menyerang mu dengan tiga serangan, jika kamu berhasil mengalahkan ku dalam tiga serangan aku tidak akan menyerang mu dan kamu bisa pergi Dari sini "
" Baik, aku setuju "
" hahahahaha. kalau begitu serang aku sekarang "
__ADS_1
Shen baru sadar kalau dia tidak membawa pedang nya , shen hanya berharap jurus yang di pelajari sebelumnya bisa mengalahkan singa itu.
Shen menarik nafas dalam dalam.
*Jurus Telapak naga suci " Teriak shen.
Brruuaakk " Suara hantaman yang begitu keras.
Shen mengira dia sudah berhasil mengalahkan singa itu*.
Betapa kaget nya shen singa itu tidak terluka sedikit pun hanya termundur beberapa meter.
" Lumayan rasa nya seperti di gelitik "
Shen mengepalkan tangan nya dan bersiap mengeluarkan jurus yang ke dua.
Mata shen memerah shen ingin mengeluarkan jurus mata iblis legenda untuk melawan singa Berkaki enam di depannya.
Brrrruuaaakkk.... Singa itu melompat menghindari serangan mata iblis legenda shen.
" Satu jurus lagi, kamu akan menjadi santapan lezat ku " Singa itu menjilati kakinya.
Aku tidak membawa pedang, aku tidak bisa mengeluarkan jurus pedang tanpa bayangan..."dalam hati shen
" Api suci " teriak shen.
Tidak terjadi apa apa, shen merasa pasrah mungkin ini sudah takdir nya untuk Kehilangan nyawanya lagi.
Kedua lengan shen terasa sangat panas, ingin rasanya shen mencari air untuk menyiram nya.
" Manusia ini giliran ku sekarang "
Hoooooeeerrrr... *singa itu menerkam shen.
Singa itu langsung melompat mundur kebelakang*.
" Kamu bagaimana bisa menguasai api suci " singa itu merasa ketakutan
Shen terdiam dia tidak mengerti apa yang terjadi dengan singa itu.
" Kamu sudah menguasai tulang besi, kamu bisa pergi dari sini " singa itu tidak ingin menatap shen.
" kenapa bukannya kamu ingin mencoba ku "
" Ku bilang pergi dari sini sebelum aku berubah fikiran " Teriak singa itu.
Shen tiba tiba membuka mata nya dia sudah kembali keruangan tempat nya berlatih.
__ADS_1