Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 35


__ADS_3

Shen beristirahat sejenak sebelum membuka kembali kitab selanjutnya.


" Dasar payah, bagaimana bisa kamu menguasai dengan cepat kalau kamu hanya bermalas malasan seperti itu " suara tanpa wujud.


" aku sudah menguasai lima jurus tanpa beristirahat ,bagaimana bisa kamu bilang aku bermalas malasan "


" Kamu tidak bisa menunda lagi ,waktu mu tidak banyak kamu harus cepat menguasai jurus sisanya dan cepat dapatkan kotak itu untuk ku "


" Iya cerewet sekali "


Shen mengambil dan membuka jurus kitab pertahanan Bintang.


Shen kembali memejamkan mata nya.


Shen tidak merasa terjadi apa apa padanya .


shen membuka matanya dengan perlahan.


" Ruangan ini, kenapa bisa seperti ini "


shen melihat dirinya masih berada di ruangan tempat dia berlatih tetapi anehnya Puluhan bintang menyebar di atas nya.


Shen menghitung dengan teliti bintang bintang yang berada di atas nya.


" Semua sembilan puluh sembilan. kenapa tidak di Genap kan menjadi seratus saja " Shen bicara sendiri.


Dari bintang bintang itu perlahan keluar cahaya yang membuat bintang itu seperti menjadi satu susunan.


Shen masih terus memperhatikan sampai ke cahaya bintang yang terakhir.


Shen masih belum mengerti bagaimana cara menguasai jurus pertahanan bintang itu.


Bintang berjumlah sembilan puluh sembilan yang berpencar dan menjadi satu susunan " Shen masih terus berfikir. sambil memegangi kepalanya.


" Ternyata begitu, aku mengerti sekarang "


Jurus Pertahan bintang di buat untuk menjaga pertahanan suatu tempat , dan untuk mengaktifkan jurus pertahanan bintang di butuhkan sembilan puluh sembilan orang untuk membantunya.


Sebenarnya jurus Pertahanan bintang sendiri di aktifkan harus dengan seratus orang.

__ADS_1


sembilan puluh sembilan yang membantu dan satu orang yang mengaktifkan nya dan orang yang bisa mengaktifkan nya hanya Shen.


Hanya dengan memperhatikan cahaya bintang itu Shen akhirnya menyadari kalau dia sudah menguasai jurus pertahanan bintang.


" Huhhhh " Shen membuang nafas, dia merasa sangat lega. ternyata menguasai jurus pertahanan bintang hanya memerlukan sedikit usaha saja.


" Kamu sudah menguasai jurus pertahanan bintang.


menguasainya memang sangat mudah tapi untuk mengaktifkan nya kekuatan mu yang sekarang masih belum cukup, kamu harus terus berlatih "


" Iya aku mengerti "


Shen tidak ingin membuang waktu dia langsung mengambil kitab pedang tanpa wujud dan membuka nya.


Shen Berdiri di sebuah tempat dengan pepohanan yang sangat besar dan tinggi.


Shen baru menyadari kalau dia tidak membawa pedang, bagaimana dia bisa berlatih menguasai jurus pedang tanpa wujud tanpa pedang di tangan nya.


Sambil berfikir shen duduk di bawah pohon yang berada di depan nya.


Shen merasa angin di tempat itu berbeda dari yang lain, tidak hanya membuat badan luar saja yang dingin bahkan darah dan tulang nya juga merasa sejuk nya angin di tempat itu.


Shen langsung berdiri hampir saja dia melupakan kalau dia ingin menguasai jurus pedang tanpa wujud.


" Tapi apa "


Tidak ada jawaban dari suara yang baru saja di dengarnya.


Cukup lama shen berdiri dan mencari asal suara yang berbicara padanya.


" Bagaimana caranya agar aku bisa menguasai jurus pedang tanpa wujud. aku tahu kamu memperhatikan ku dari tempat mu "


" Anak muda sebenarnya aku tidak ingin mengajarkan siapa pun tentang jurus itu ,tapi karena kamu yang memaksa ku untuk mengajarkan nya pada mu ,aku terpaksa mengajari mu "


" Terimakasih "


" Jangan senang dulu, ambil kayu yang berada di depan mu itu anggap saja itu sebagai pedang mu. aku mau kamu menebas pohon di depan mu dengan kayu itu "


" Tapi itu mustahil " Teriak shen.

__ADS_1


" Tidak ada yang nama nya mustahil jika kamu berusaha keras, dan pantang menyerah kalau kamu tidak sanggup kembali saja " suara itu langsung menghilang.


Tidak ada yang mustahil kata mu, kalau begitu mari kita buktikan " Dalam hati shen.


Shen mengambil kayu yang berada di depan nya.


" Tebas, tebas " Shen Mengayunkan kayu di tangan nya ke pohon yang berada di depannya.


Tidak tau sudah berapa lama mengayunkan kayu nya. Pohon di depan nya tidak tergores sedikit pun.


haaah, haaah, haaah... Shen terduduk dia merasa sangat kelelahan.


Memang mustahil sebatang kayu bisa menebas pohon yang sangat besar.


" Baru begitu saja kamu sudah lelah anak muda "


" Itu tidak mungkin bisa terjadi, sebatang kayu kecil ini sampai kapan pun tidak akan bisa menebas pohon itu "


" Kamu tidak percaya pada ku, kalau begitu cobalah kembali "


Shen berdiri dan menggenggam kayu nya dan bersiap mengayunkan nya lagi.


" Tunggu dulu "Suara itu tiba tiba menghentikan shen.


" kenapa "


" Buang kayu itu. terus genggam tangan mu seperti kamu menggengam gagang pedang mu ,tutup mata mu dan bersatu lah dengan Sekitar mu. Teriak sekeras mungkin Jurus yang ingin kamu kuasai "


Shen menuruti suara itu.


Shen menggenggam seperti memegang pedang biasa nya dan perlahan shen menutup matanya merasakan hembusan angin yang menyejukan badan nya.


" *Jurus Pedang tanpa wujud " Teriak shen dengan keras.


Kreeekk, braaaaak*.... perlahan pohon di depannya patah dan terbagi menjadi beberapa bagian.


" Ini seperti mimpi " Shen masih tidak percaya. dia menebas pohon itu tanpa pedang di tangan nya.


" Anak muda selama kamu berusaha tidak akan ada yang nama nya mustahil , Dan kayu yang ku suruh kamu Mengayun kan nya tadi kamu bisa mengambil nya . Jadikan satu dengan pedang mu " Suara itu menghilang kembali.

__ADS_1


Shen mengambil kayu yang di pakainya tadi dan kembali ke tempatnya semula.


Betapa terkejutnya shen kayu tadi berubah menjadi Sarung pedang yang sangat indah dan bercahaya.


__ADS_2