
" Sepertinya kita tidak bisa berada di sini terlalu lama " kata ketua xu long in yang berusaha untuk berdiri.
" Tapi ayah kita masih belum punya tempat tinggal, tidak mungkin kita merepotkan perguruan lain " kata ketua xu ling.
" Tempat yang paling aman untuk saat ini hanya jurang kegelapan, aku yakin tidak ada yang mencari kalian hingga ke sana " Suara sheng tiba tiba terdengar.
" Tidak bisa, aku masih memiliki janji yang belum ku tepati " Jawab shen.
" Tulang hewan spiritual level dua belas maksud mu " tanya sheng.
" Iya "
" Tapi sepertinya aku mencium tulang spiritual level dua belas dari hewan peliharaan mu "
" maksudmu chiktan " shen merasa sedikit ragu.
" kamu tanya saja dia "
Shen mengajak chiktan berkeliling dan bertanya tentang tulang hewan spiritual level dua belas, apa benar chiktan memililki nya.
" Tuan kita mau kemana " tanya chiktan
" berkeliling saja " jawab shen santai.
Shen memperhatikan chiktan yang berjalan di sampingnya.
Apa mungkin chiktan benaran memiliki tulang hewan spiritual level dua belas. lebih baik ku tanya langsung padanya " dalam hati shen.
" Chiktan " panggil shen sambil menghentikan langkahnya.
Chiktan berhenti dan menatap shen.
" Chiktan dari mana kamu mendapatkan tulang hewan spiritual level dua belas " tanya shen.
Chiktan sangat kaget mendengar yang di tanyakan shen, selama ini dia belum pernah bercerita kalau dia memiliki tulang spiritual level dua belas.
" Tuan tahu dari mana " chiktan bertanya balik.
" Sepertinya betul kamu memiliki nya "
" Iya Chiktan memiliki nya, chiktan sengaja membawa nya untuk harimau suci jurang kegelapan supaya tuan tidak harus melawan hewan spiritual level dua belas " jawab chiktan sambil terus menatap shen.
" Haaaah " shen menghela nafas dan mengelus kepalanya chiktan.
Chiktan hanya terdiam sebenarnya bukan maksud nya ingin menyembunyikan tulang itu, tapi chiktan takut kalau shen mengetahui itu tulang ayah nya Shen akan menyalahkan dirinya.
" Kalau kamu tidak ingin memberitahu nya tidak apa apa aku tidak memaksa " kata shen.
Chiktan masih terdiam tidak menjawab shen.
" Karena kamu membawa tulang spiritual level dua belas itu bagaimana kalau kita kejurang kegelapan sekarang, disana tempat paling aman untuk kita bersembunyi sementara " kata shen.
" baik tuan " jawab chiktan.
__ADS_1
Shen kembali ke tempat ketua xu ling dan berbisik padanya.
" Bukannya tempat itu sangat berbahaya " kata ketua xu ling yang merasa sangat terkejut.
" Tidak masalah aku sudah pernah mendatangi nya " kata shen santai.
" Sepertinya memang itu tempat terbaik untuk kita saat ini " sahut ketua xu long in.
" Baiklah kalau begitu kita berangkat sekarang, ketua xu long in dan ketua xu ling naik saja ke chiktan biar aku dan xieyu mei yang berjalan " kata shen.
" Biar ayah dan xieyu mei saja yang naik aku akan berjalan dengan mu " kata ketua xu ling.
" Baiklah kalau gitu " jawab shen.
Shen akhirnya membawa xieyu mei dan dua ketua nya kejurang kegelapan. Hari demi hari berlalu begitu cepat mereka pun sampai di tepi jurang kegelapan.
" Bagaimana cara kita menuruninya " kata xieyu mei.
" Sebentar lagi ada yang menjemput kita " jawab shen.
Hhhhoooooooeeeeerrrrrrrr.... Suara auman yang sangat keras terdengar dan dua hewan spiritual berlari ke arah mereka.
Ketua xu ling dan xieyu mei langsung bersiap menyerang dua harimau suci di depannya.
" Manusia, ku kira kita tidak akan bertemu kembali " kata harimau bermata merah.
" Hehehehehe " shen hanya menjawab nya dengan tertawa.
" Sudah ku bilang dia pasti sudah lupa dengan janji nya, sekarang kita habisi saja dia " kata harimau bermata biru.
" Tulang ini yang kalian ingin kan " kata chiktan sambil menaruh dua tulang berukuran besar di depannya.
" Tidak ku sangka kalian membawanya " kata harimau suci bermata merah sambil berjalan ke arah chiktan.
" Tunggu dulu " kata shen.
Harimau suci bermata merah langsung menghentikan langkahnya.
" Kenapa " tanya harimau suci bermata biru.
" Aku hanya ingin meminta izin untuk sementara waktu kami akan bersembunyi di dalam jurang kegelapan ini " kata shen.
Harimau suci bermata biru langsung menatap shen.
" Jurang kegelapan bukan tempat yang bisa kalian para manusia datang dan pergi semau kalian " kata harimau suci bermata biru dengan suara lantang.
Harimau suci bermata merah berjalan mendekati shen dan menatapnya.
" Sepertinya kalian dalam kesulitan, aku tidak keberatan kalian bersembunyi di jurang kegelapan " kata harimau bermata merah.
" Benarkah, kalau begitu terimakasih " kata shen.
Harimau suci bermata biru seperti tidak menyetujui yang dikatakan kakak nya, tapi mau bagaimana lagi dia tidak mungkin bertarung dengan kakaknya.
__ADS_1
" Naiklah, akan ku bawa kalian turun ke jurang kegelapan " kata harimau suci bermata merah.
Shen dan ketua xu ling naik ke badan harimau suci bermata merah dan berjalan kebawah jurang kegelapan melewati jalan tersembunyi.
Chiktan yang membawa ketua xu long in dan xieyu mei hanya bisa mengikuti nya dari belakang.
Di satu sisi sebelum shen dan lain nya sampai di jurang kegelapan ketua Tang mu meminta semua murid nya berpencar mencari keberadaan ketua xu long in yang berhasil melarikan diri.
" kami tidak menemukan nya ketua " kata beberapa murid yang sudah berkeliling mencari ketua xu long in.
" Sialan, dia melarikan diri kemana atau jangan jangan dia sudah bertemu dengan anak nya " kata ketua Tang mu yang merasa sangat kesal.
" Ketua Tang mu harus bersabar mungkin saja dia melarikan diri ke kota lain atau mungkin keperguruan lain, kita pasti dengan muda menemukan nya " kata ketua tain zi.
" Kita kembali keperguruan, besok kita akan mencari nya lagi " kata ketua tang mu.
Di satu sisi shen dan lain nya yang sudah berada di jurang kegelapan berusaha menenangkan diri masing masing.
Shen mencoba mengembangkan kembali aura nadi hijau nya yang berjalan cepat dan akhirnya aura nadi hijau nya terbuka sempurna.
" Aku tidak menyangka seusia mu sudah menyempurnakan aura nadi hijau " kata ketua xu long in yang memperhatikan shen.
" Hanya kebetulan saja " jawab shen.
Di satu tempat itu juga ketua xu ling melatih xieyu mei untuk meningkatkan kekuatan nya.
Shen hanya memperhatikan keduanya yang lagi sibuk latihan.
Selama mereka di dalam jurang kegelapan semua makanan dan minuman di berikan oleh kedua harimau suci, walau harimau suci bermata biru tidak menyukai shen dan lain nya tapi dia tidak bisa membantah yang di perintah kakaknya.
" Sungguh merepotkan " kata harimau suci bermata biru.
Shen menarik pedangnya dan terus berfikir selama beberapa hari ini mo tidak pernah muncul di sampingnya, bahkan mo juga jarang berbisik padanya.
" Sepertinya dia ada sedikit masalah " suara sheng tiba tiba terdengar.
" Masalah apa maksudmu " tanya shen.
" kamu pasti tahu kalau di dalam pedang mu itu tidak hanya ada jiwa nya saja bukan " kata sheng.
" ya aku tahu, di dalam pedang ini terdapat sembilan jiwa yang menjadi satu dengan nya " jawab shen.
" Bukan menjadi satu sepenuhnya dengan nya, sebelum dia bertemu dengan mu dan mendapatkan kekuatan nya delapan jiwa lain nya terperangkap di dalam pedang mu dan menjadi satu dengan nya tidak bisa keluar lagi "
" lalu apa hubungan dengan mo yang tidak keluar lagi " tanya shen.
" Beberapa hari lagi akan ada gerhana, ke delapan jiwa itu berusaha keluar dari pedang mu tapi tidak bisa. Mo berusaha menahan mereka agar tidak membuat pedang mu menjadi lepas kendali "
" kalau begitu bagaimana cara melepas ke delapan jiwa itu "
" Bukannya kamu bisa membebaskan dua belas jiwa, Hanya saja kamu belum pernah mencobanya " suara sheng kembali menghilang.
Shen memperhatikan Sekeliling nya semua sibuk sendiri sendiri.
__ADS_1
Shen bingung kepada siapa dia harus bertanya.