Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 67


__ADS_3

Linlin datang lagi menemui shen yang masih berdiri di tempat nya tadi.


" Ikutlah bersama ku " Kata linlin sambil menarik tangan shen.


Linlin membawa shen terbang jauh ke belakang gunung dan berhenti di sebuah rumah dengan halaman yang sangat luas.


Pria tua berdiri di depan pintu rumah itu seolah menunggu ke datangan diri nya.


" Kamu sangat istimewa sampai linlin membawa mu ke sini dan menunjukan wujud manusia nya " Kata pria tua itu sambil berjalan mendekati shen.


" Dia guru ku " kata linlin sambil menatap shen.


" Salam hormat " Shen menundukan kepalanya.


" Hahaha, kamu terlalu sopan aku jadi menyukai mu. Linlin bawa dia " pria tua itu kembali masuk ke dalam rumah.


" Ayo ikut aku " kata linlin sambil terus berjalan.


"Kamu mau membawa ku kemana " tanya shen.


Linlin tidak menjawab shen dan terus berjalan.


" Ikuti saja, dia dan pak tua itu tidak bermaksud jahat pada mu " Bisik mo.


" Mo akhirnya kamu keluar juga. tapi dia mau membawa ku kemana "


Shen memperhatikan linlin yang tiba tiba berhenti di depan kolam. Linlin tersenyum sambil terus menatap shen.


" Kamu harus berendam di kolam ini, kolam ini bisa menyegarkan badan mu " Kata linlin sambil berjalan meninggalkan shen.


Shen berdiri di tepi kolam dan memperhatikan sekitar kolam itu.


Seperti nya tidak ada yang aneh dengan kolam ini " dalam hati shen.


Shen membuka bajunya dan berjalan masuk ke dalam kolam. Shen duduk dan menutup matanya menikmati hangatnya air kolam itu.


Aaaaaaaarrrrrrkkkkhhhh... teriak shen.

__ADS_1


Air itu tiba tiba terasa sangat panas, bahkan seperti ada aliran yang menyetrum di dalam tubuh nya.


" Gunakan seluruh energi mu untuk menahan nya " Suara pria tua yang di temuinya tadi tiba tiba terdengar.


Shen menutup matanya dan mengeluarkan seluruh energi nya. Perlahan air menjadi hangat kembali tapi aliran setrum itu tidak menghilang sedikit pun.


Hari hari berlalu begitu cepat, shen akhirnya terbiasa dengan aliran yang menyetrum badan nya.


Perlahan aliran yang menyetrum tubuh nya menghilang, kaki dan tangan nya bisa bergerak bebas sekarang.


" Akhirnya aku bebas juga " Teriak shen sambil keluar dari kolam itu.


Tiba tiba Linlin berlari ke arah nya dan memeluk nya.


" Aku sudah tahu kamu pasti bisa melewati kolam petir itu " kata linlin sambil menatap shen.


" Ternyata itu kolam petir yang membuat aliran setrum masuk ke tubuh ku " kata shen.


Linlin tersenyum menatap shen.


Linlin yang terkejut langsung melepaskan pelukannya dan menjauh dari shen.


" Tidak ada yang ku rasakan sekarang " jawab shen santai.


" Baguslah ternyata kamu tidak terkena efek samping dari kolam petir itu " pria tua itu berbalik dan langsung pergi.


Shen hanya terdiam dia tidak tahu efek samping seperti apa yang di maksud pak tua itu. Linlin menarik tangan shen masuk ke dalam rumah itu dan berdiri di depan sebuah ruangan.


" Masuklah di dalam ada tempat merendam pedang dan sarung pedang mu " kata linlin sambil mendorong shen.


Ruangan yang terlihat kecil dari luar tidak di sangka dalam nya begitu lebar dan banyak sekali barang di dalam nya.


" Taruh pedang mu di dalam bak air itu " kata linlin sambil menunjuk sebuah bak besar yang berisi air berwarna seputih susu.


Shen terdiam haruskah dia merendam pedang nya bagaimana nanti jika terjadi sesuatu pada mo.


" Rendam saja air itu tidak berbahaya " bisik mo.

__ADS_1


Shen akhirnya tenang dan merendam pedang dan sarung pedang nya.


Linlin menarik tangan nya dan membawa shen berdiri di depan cermin yang begitu besar.


" Itu " shen sangat kaget.


Di dalam cermin itu Spiritual naga nya terlihat sangat jelas.


" Spiritual mu masih berada di level sepuluh menaiki level sebelas aku bisa membantu nya agar naik tingkat lebih cepat " kata linlin sambil menatap shen.


" Membantu nya apa kamu yakin " shen tidak percaya.


Linlin pergi meninggalkan shen dan kembali membawa lima batu permata.


" Di dalam batu ini terdapat Inti hati hewan spiritual level delapan hingga dua belas, sangat cocok untuk naik tingkat spiritual naga mu "


" Ambil saja, itu sangat berarti untuk menambah kekuatan ku " kata sheng.


" Sebenarnya kenapa kamu begitu baik pada ku " tanya shen sambil mengambil lima batu permata dari tangan linlin.


Linlin hanya tersenyum dan menunjukan shen tempat untuk spiritual naga nya keluar dan menyerap kelima inti hati yang di berikan nya.


" Sekarang di badan mu sudah tidak ada yang bisa membantu mu, sudah saatnya kita berlatih " kata pria tua itu yang tiba tiba berdiri di samping nya.


Brrrrrrruuuuuaaakkkk... pria tua itu langsung menyerang shen dan membuat nya terlempar.


" Bangunlah anak muda jangan mengecewakan ku " kata pria tua itu.


Selama ini aku selalu di bantu Sheng dan mo, sekarang aku harus berlatih agar tidak mengandalkan mereka lagi tapi kenapa pak tua ini tidak memberitahu ku sebelum menyerang "dalam hati shen.


Shen kembali berdiri dan berjalan mendekati pria tua itu.


Brrrrrrruuuuuaaakkkk... Pria tua itu mengayunkan tangan nya dan membuat shen kembali terlempar.


Pak tua ini ternyata tidak bermain main aku harus lebih serius sekarang " dalam hati shen.


Shen kembali berdiri dan menatap pria tua itu.

__ADS_1


__ADS_2