Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 24


__ADS_3

" Apa benar yang kamu ceritakan sebelumnya?" tanya shen.


" Apa kamu meragukan kemampuan ku, hilangnya pemuda di kampung ini memang ulah ku " ucap wanita iblis yang berdiri di belakang shen.


" Kenapa kamu terlihat sangat bangga mengakui kejahatan mu " sahut shen.


Wanita itu hanya tersenyum sambil terus mengelus pipi shen bahkan sesekali memeluk shen dari belakang.


" Aku sangat bangga dan berterima kasih kepada mereka semua karena mereka aku masih bisa menjadi secantik sekarang ini " sahut wanita iblis itu.


" Kecantikan tidak ada yang abadi, kamu tidak seharusnya mempermainkan nyawa orang lain" ucap shen.


Ssssssuuuuttttt....


Wanita iblis itu menutup bibir shen dengan jari telunjuknya.


" Saat pertama kali melihatmu aku mulai menyukaimu, bagaimana kalau kamu ikut bersama ku akan ku buat ketampanan mu abadi seperti kecantikan ku " ucap wanita iblis itu sambil tersenyum.


" Aku tidak memerlukan ketampanan, aku hanya ingin menjadi kuat dan sangat kuat hingga aku bisa menghabisi ribuan Iblis seperti mu "

__ADS_1


" Hahahahaha, manusia kamu masih tidak sadar akan kekuatan hukum alam. Manusia adalah makhluk yang paling tidak sederajat bahkan dewa saja sebenarnya ingin menghapuskan manusia dari muka bumi ini jadi simpan saja khayalan mu " sahut wanita iblis itu sambil tertawa.


Shen hanya diam sambil mencoba bergerak mengambil pedang dibelakangnya, wanita iblis itu hanya tersenyum sambil terus memperhatikan shen.


" Kamu tidak usah berpikir untuk bisa membunuh ku, kamu harus melihat hewan peliharaan mu yang sekarang berada di tangan ku " ucap wanita iblis itu.


Shen melihat chiktan yang berada di belakang wanita itu, chiktan juga tidak bisa bergerak sama seperti dirinya.


" Apa mau mu jangan sakiti serigala ku " ucap shen.


Wanita iblis itu hanya tersenyum sambil menjilat bibirnya sendiri.


" Ikuti saja apa mau nya " bisik mo.


" Terserah kamu saja, asalkan kamu jangan menyakiti serigala ku " sahut shen.


" Aku suka kamu yang penurut seperti ini " wanita iblis itu mencium pipi shen.


Wanita iblis itu menggenggam tangan shen dengan erat, dalam sekedipan mata wanita iblis itu membawa shen kerumahnya.

__ADS_1


Betapa kagetnya shen melihat semua pelayan wanita iblis itu seorang pria tidak perduli yang tua atau yang muda semua ada di sana.


" Mereka bukan hanya pelayan ku, tapi juga makanan dan minum ku "


Wanita iblis itu menunjuk satu pria yang berdiri tidak jauh dari shen, pria itu dengan badan yang gemetaran melangkah menghampiri wanita iblis itu.


" Apa yang ingin kamu lakukan, pergi dia akan membunuh mu" shen mencoba memperingati pria yang menghampiri wanita iblis itu.


Pria itu hanya menggelengkan kepalanya berulang kali sambil terus berjalan mendekati wanita iblis itu dan berlutut di depannya.


" Aku suka yang penurut seperti mu, kamu boleh kembali ketempat mu "


Tanpa bicara pria itu berbalik dan ingin melangkah pergi, wanita itu berdiri dengan cepat dan menghisap darah pria itu dari lehernya.


Shen merasa sangat jijik melihat kejadian yang berada di depan matanya, shen melihat pria itu mati menggenaskan hanya tinggal tulang yang di selimuti kulit saja.


" Wanita iblis, yang kamu lakukan sungguh menjijikan siapa yang ingin memiliki keturunan bersama mu " Shen meludah di depan wanita iblis itu.


" Oh ternyata dengan muda kamu berubah pikiran, apa kamu tidak menyayangi peliharaan mu lagi " ucap wanita iblis itu.

__ADS_1


Wanita iblis itu mencekik leher chiktan dan mengangkatnya sangat tinggi.


__ADS_2