Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 77


__ADS_3

Sudah lama shen berada di dalam jurang kegelapan dan tidak pernah lagi keluar.


Shen merasa kalau latihan setiap hari sungguh sangat membosankan, shen memutuskan keluar dari jurang kegelapan dengan chiktan mencari udara segar.


" Sudah tidak tahu berapa lama aku tidak keluar menghirup udara segar " Kata shen sambil terus berjalan.


" Suasana di luar berbeda jauh dengan di dalam jurang " Sahut chiktan.


Shen dan chiktan terus berjalan mencari air untuk membasuh badannya.


" Tuan di sebelah sana ada air " kata chiktan sambil berlari.


Shen berjalan mengikuti chiktan yang tiba tiba berhenti dan memutar arah nya.


" Kita sebaiknya kembali saja ke dalam jurang" kata chiktan yang berjalan seperti sedang ketakutan.


" Kenapa " tanya shen yang menghentikan langkahnya.


Chiktan tidak menjawab dan kembali mendekati shen.


" Awas tuan " teriak chiktan sambil mendorong shen.


Shen berusaha kembali berdiri dan membangunkan chiktan yang tidak sadarkan diri. Di kaki chiktan keluar darah dari bekas gigitan, shen yang melihat nya langsung menjadi sangat panik


" Chiktan bangun " teriak shen sambil berulang kali menggoyangkan badan chiktan.


" Kaki nya di gigit hewan beracun, kamu harus segera menolongnya " kata mo yang berdiri di sampingnya.


Shen menutup matanya dan memegang kaki chiktan yang terluka, perlahan darah di kaki chiktan mulai berhenti Walaupun begitu chiktan masih belum sadarkan diri.


" kenapa seperti ini " kata shen sambil memegang kepalanya.


" Sepertinya ada yang akan datang " kata mo.

__ADS_1


Shen berusaha menggendong chiktan dan membawa nya bersembunyi.


" Kira kira di mana mereka bersembunyi " tanya seseorang kepada teman nya.


" Aku sendiri tidak tahu, mungkin saja dia melarikan diri dan tidak akan kembali lagi " sahut teman nya.


" huh, padahal ketua tang mu ingin sekali menghabisi mereka semua "


" Tidak perlu terlalu berfikir biar saja itu menjadi urusan ketua " kata teman nya.


Kedua orang itu akhirnya pergi menjauh membuat shen sedikit bernafas lega.


Chiktan akhirnya membuka mata nya dan menatap ke arah nya.


" Tuan kita harus segera pergi dari sini " kata chiktan yang berusaha untuk berdiri.


Shen membantu chiktan berdiri dan meninggalkan tempat itu, shen masih berfikir hewan apa yang menggigit chiktan.


" Chiktan " teriak shen.


Teriakan shen membuat Ketua xu ling dan xieyu mei terkejut dan mendatangi diri nya.


" Ada apa " tanya ketua xu ling sambil memperhatikan shen.


Xieyu mei berdiri di samping shen dan memperhatikan bekas gigitan di kaki chiktan.


" Ini bekas gigitan hewan spiritual legendaris " kata xieyu mei yang berjalan mundur.


" apa maksud mu ular berkaki hewan spiritual lengendaris itu " tanya ketua xu ling.


" Benar " jawab xieyu mei.


" Kalau begitu sungguh sangat gawat, yang terkena gigitan ular berkaki itu tidak akan bisa di selamatkan " kata ketua xu ling.

__ADS_1


kalau tidak bisa di selamatkan bagaimana dengan chiktan, dia seperti ini karena menolong ku " dalam hati shen.


" tidak ada cara lain, dia akan segera mati membusuk " suara sheng tiba tiba terdengar.


" Aku tidak akan membiarkan chiktan membusuk begitu saja " kata shen sambil menatap chiktan.


Chiktan menatap shen dan berharap bisa berbicara hanya berdua dengan nya.


" Ketua xu ling maafkan aku, tolong tinggalkan aku hanya berdua dengan chiktan " kata shen.


Ketua xu ling tidak menjawab langsung menarik tangan xieyu mei menjauh dari shen dan chiktan.


" Tuan chiktan sudah tidak bisa menemani dan melindungi tuan lagi " kata chiktan.


" kenapa kamu berbicara seperti itu " kata shen sambil mengelus kepala chiktan.


" Tuan berikan satu kesempatan untuk chiktan membantu tuan yang terakhir kali nya " kata chiktan.


Shen yang merasa tidak tega langsung menganggukkan kepalanya.


" Biarkan Sheng memakan ku dan menyerap semua kekuatan ku, jika spiritual tuan kuat dia pasti bisa melindungi tuan selamanya " kata chiktan.


Shen langsung terdiam, inikah permintaan terakhir chiktan kenapa sangat berat untuk nya, tapi tidak mungkin shen tega melihat chiktan yang membusuk di depannya.


Tanpa sadar shen meneteskan air mata nya dan menganggukkan kepalanya.


" Sebenarnya ini melanggar peraturan darah, tapi demi dia aku akan melakukannya " kata sheng yang tiba tiba keluar.


hoeeeeerrrrrr....


sheng langsung memakan chiktan dan menyerap sedikit demi sedikit kekuatan nya hingga menjadi satu dengan kekuatan nya sendiri.


Shen yang melihat itu langsung memukul mukul tanah, sungguh sangat menyakitkan baginya harus Kehilangan Chiktan yang berulang kali menolong nya.

__ADS_1


__ADS_2