Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 85


__ADS_3

Ketua xu long in terus berjalan hingga ke perguruan langit biru yang masih berdiri bahkan sisa pertempuran terakhir sudah tidak ada lagi, ketua xu long in langsung terduduk dan tanpa sadar meneteskan air mata nya.


Kenangan perguruan langit biru masih teringat jelas, di mana saat saat melatih menjadi sebuah kebanggaan sendiri. Tapi di depan nya sekarang hanya tinggal bangunan tanpa ada satu pun orang yang tersisa, bagaimana bisa dia kembali melanjutkan perguruan nya.


" Ketua " panggil puluhan remaja yang berlari dari salah satu ruangan ke arah ketua xu long in.


" Kami ingin berguru di perguruan langit biru, kami berharap ketua menerima kami semua " kata salah satu remaja itu sambil berlutut di depan ketua xu long in.


Ketua xu long in terdiam, dia tidak menyangka kalau masih ada yang ingin berguru di perguruan langit biru.


" Berdiri lah, kalian semua ku terima " kata ketua xu long in sambil tersenyum.


Sorakan puluhan remaja itu menjadi kebanggaan bagi ketua xu long in. Shen xieyu mei dan ketua xu ling yang memperhatikan dari jauh merasa ikut senang.


Tiba tiba puluhan remaja yang sudah di terima ketua xu long in itu langsung berlari ke arah shen.


" Hidup sang pendekar " teriak semua remaja itu sambil mengangkat shen dan melemparnya ke atas.


Suara tawa menyambut ketua xu ling dan xieyu mei yang berjalan memasuki perguruan langit biru.


Dua kereta kuda tiba tiba berhenti di depan gerbang perguruan langit biru, dua putri kerajaan ternama memasuki perguruan langit biru dan menghadap ketua xu long in dan ketua xu ling. Xieyu mei yang melihat dua wanita itu merasa sangat kesal dan meninggalkan nya masuk ke dalam.


" nama ku yun lie, harap ketua menerima ku menjadi murid perguruan langit biru " kata putri yun lie sambil berlutut.

__ADS_1


" nama ku shie, aku bersungguh sungguh ingin berguru di perguruan langit biru " kata putri shie sambil berlutut di samping putri yun lie.


Shen yang melihat putri yun lie dan putri shie berlutut di depan ketua xu long in merasa sangat terkejut.


" Kenapa kalian berada di sini " tanya shen.


Ketua xu long in hanya diam sambil mentap shen, dia tidak menyangka kalau shen bisa mengenal dua putri dari kerajaan berbeda.


" Shen kami merindukan kamu " kata putri yun lie dan putri shie bersamaan sambil bangkit berdiri memeluk shen.


" Oh ternyata dua putri ini sengaja kesini hanya karena shen, kalau begitu maaf kami tidak bisa menerima kalian " kata ketua xu ling.


" Maaf ketua, tapi kami serius ingin berguru di sini " sahut putri yun lie sambil melepaskan pelukan nya.


Shen menepuk kepalanya dan berjalan pergi meninggalkan kedua ketua nya dan dua putri yang sangat merepotkan.


Shen mencari ruangan yang kosong lalu beristirahat, dia tidak menyadari dalam ruangan itu ada tempat berendam dan ada orang di dalam nya.


Byuuurrr, byuuuurr...


Suara air terus terdengar, shen tidak menghiraukan nya dan langsung menutup mata nya.


Xieyu mei yang sudah selesai berendam bergegas mengambil kain untuk mengelap badan nya dan berjalan ke arah meja yang tidak jauh dari tempat tidur.

__ADS_1


Arrrrrkkkkkkkkhhhhhhh.... teriak xieyu mei yang terkejut melihat shen tertidur tidak jauh dari nya.


Suara teriakan xieyu mei membuat shen kaget dan langsung melompat, yang membuat shen lebih terkejut lagi xieyu berdiri tidak jauh dari nya dan tidak memakai pakaian, badan nya hanya di lilit kain yang sedikit tembus pandang.


" Apa yang kamu lihat cepat keluar " teriak xieyu mei sambil melempar guci yang berada di atas meja ke arah shen.


Suara langkah kaki mulai mendekati ruangan, shen langsung melompati jendela di sampingnya dan berlari keluar.


" Ada apa " tanya ketua xu ling yang tiba tiba masuk bersama putri shie dan putri yun lie.


" Tidak ada apa apa, tadi aku hanya melihat tikus " sahut xieyu mei.


Ketua xu ling tidak percaya, dia langsung menggeledah ruangan itu tapi tidak menemukan siapa pun di sana.


" Lain kali jangan berteriak seperti itu, kamu membuat orang lain terkejut " kata ketua xu ling sambil bergegas pergi.


" Huuuuuuh " xieyu mei menghela nafas merasa lega.


Kalau saja tadi ada yang melihat shen di kamar nya dia tidak tahu mau di taruh di mana lagi muka nya.


" Apa yang kamu fikirkan " tanya shen yang tiba tiba berada di luar jendela dan menatap nya.


" Shen kamu mesum " kata xieyu sambil menutup jendela dan bergegas memakai pakaian nya.

__ADS_1


Xieyu mei sungguh merasa malu, bagaimana bisa shen bisa kembali lagi melihat nya tanpa merasa bersalah seperti itu.


__ADS_2