Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 27


__ADS_3

Shen terus berjalan tanpa menyadari setelah keluar dari desa Dong nan dua iblis tingkat emas terus mengikutinya.


" Bagaimana kalau kita serang dia sekarang " ucap salah satu iblis itu.


" Kalau kamu mau mati di tangannya pergi saja sendiri, dia bisa membunuh putri yang sudah di tahap penaikan tingkat jendral apa lagi kita yang hanya di awal tingkat emas " sahut salah satu iblis itu.


" Kalau begitu kita ikutin saja dia terus "


" Tidak usah, apa kamu tidak tau dia nantinya akan memasuki pagoda iblis, kita hanya perlu memberi tahu raja dan ratu untuk bersiap menyambutnya " sahut salah satu iblis itu.


Kedua iblis yang mengikuti shen akhirnya meninggalkan shen.


" Kamu mencari apa?" tanya shen.


" Tuan kita dari tadi di ikuti, tapi sepertinya mereka sudah pergi " ucap chiktan.


" Kenapa aku tidak mengetahuinya " sahut shen seperti tidak percaya.


" Yang di katakan chiktan memang benar, setelah kamu meninggalkan desa Dong Nan kamu terus di ikuti dua iblis tingkat emas " sahut mo.


" Lalu kenapa mereka tidak menyerang ku dan malah pergi " ucap shen yang merasa kebingungan.


" Ku rasa mereka sudah tahu kalau kamu akan pergi ke pagoda kembar, dan mereka pasti akan melapor ke raja dan ratu iblis " sahut mo.


" Maksudmu mereka bersiap untuk menyambut ku disana " ucap shen.

__ADS_1


" Seperti itu " sahut mo.


" Mo apa kita tidak bisa jika kita tidak pergi ke pagoda iblis " ucap shen lagi.


" Tidak bisa " sahut mo dengan tegas


" Kenapa mo, kamu sepertinya ingin sekali melihat ku mati di tangan kaum iblis itu " ucap shen sambil menghela nafas.


" Terserah kamu saja ingin bicara apa, yang pasti kamu mau tidak mau tetap harus masuk kedalam pagoda iblis setelah kamu selamat dari pagoda dewa " sahut mo.


" Tunggu mo, maksud mu selamat dari pagoda dewa itu seperti apa "


" Nanti juga kamu tahu sendiri "


" Oh ya mo, selama ini kamu tidak pernah membantu ku secara langsung sebenarnya kamu itu menganggap ku teman atau kamu menganggap ku musuh?" tanya shen.


" Bicara sama kamu sama saja seperti bicara sama naga sialan itu aku tidak pernah menang " ucap shen yang merasa kesal.


" Manusia tidak berguna kenapa kamu membawa bawa ku " suara spiritual naga shen terdengar lagi.


Shen menatap ke arah chiktan yang berjalan di depannya.


" Chiktan bagaimana dengan keadaan mu sekarang ?" tanya shen.


" Sudah jauh lebih baik tuan, kita ingin pergi kemana Sekarang ?" tanya chiktan balik.

__ADS_1


" Ke pagoda kembar " sahut shen.


" Pagoda kembar, chiktan pernah di beritahu ibu sedikit tentang kedua pagoda itu " ucap chiktan.


" Oh ya, apa yang di beri tahu ibu mu?" tanya shen.


" Kata ibu pagoda kembar terdiri dari dua pagoda dewa dan pagoda iblis, di dalam pagoda dewa memiliki sembilan tingkat atas dan dua tingkat dasar.


Kata ibu ketika manusia bisa bertahan sampai di tingkat sembilan, manusia bisa membuka tingkat dasar pertama dan jika manusia bisa melewati tingkat dasar pertama manusia bisa membuka tingkat dasar inti. Tapi...." chiktan tidak melanjutkan bicaranya.


" Tapi apa " Shen merasa penasaran.


" kata ibu kalau manusia sudah masuk ke tingkat dasar inti manusia itu tidak mungkin bisa keluar hidup hidup dari tingkat dasar inti itu " ucap chiktan.


" Oh ya kenapa bisa begitu, ibu mu tahu dari mana apa ibu mu pernah masuk ke sana?" tanya shen.


" Hewan spiritual seperti kami tidak di perbolehkan memasuki kedua pagoda kembar itu " sahut chiktan.


" Kenapa bisa seperti itu?" tanya shen lagi


" Tidak tahu, chiktan berharap tuan tidak masuk ke dalam ruang dasar inti. Chiktan tidak ingin kehilangan tuan " chiktan menatap shen dengan penuh harapan.


" Chiktan tidak boleh seperti itu, chiktan harus percaya kalau aku pasti bisa masuk ke ruang manapun dan aku pasti keluar dari pagoda dewa dengan selamat " sahut shen.


" Tapi tuan "

__ADS_1


" Tidak perlu pakai tapi, jika nanti aku masuk ke dalam chiktan juga harus berlatih menjadi kuat tidak perlu menunggu ku keluar " sahut shen


" Baik tuan " chiktan langsung terdiam sambil menundukan kepalanya.


__ADS_2