
Shen hampir saja melupakan go giong yang di tinggalnya jauh di belakang, shen yang melihat go giong berdiri di depan gerbang perguruan langit biru langsung menghampirinya.
" Kenapa hanya berdiri di situ mari masuk " ucap shen.
" Baik tuan " sahut go giong yang langsung mengikuti shen dari belakang.
" Jangan memanggilku tuan, panggil saja namaku " ucap shen.
Go giong hanya menganggukkan kepalanya sambil terus mengikuti shen dari belakang.
" Shen xu kamu baru datang sudah mencari masalah, sekarang siapa lagi yang kamu bawa " ucap ketua xu ling.
" Hehehe, maaf ketua. Dia bernama go giong pelatihannya cukup tinggi dia bisa membantu perguruan langit biru untuk ke depannya " sahut shen.
" Kamu tahu saja perguruan ini membutuhkan lebih banyak wakil ketua " ucap ketua xu long in yang berdiri di belakang ketua xu ling.
" Go giong beri salam pada ketua xu long in, nantinya kamu akan di beritahu olehnya apa yang harus kamu lakukan " sahut shen.
" Salam ketua " ucap go giong.
" Mari ikut denganku " sahut ketua xu long in yang langsung berjalan pergi.
Go giong yang melihat shen memberi isyrat untuk mengikuti ketua xu long in bergegas mengikutinya dari belakang.
Xieyu mei yang masih tersipu malu karena langsung memeluk shen terpaksa langsung pergi meninggalkan shen dan ketua xu ling, shen yang merasa suasana menjadi sunyi tanpa sengaja melihat ke arah ketua xu ling yang terus menatapnya.
" Apa maksudmu menantang liu yen seperti itu? " tanya ketua xu ling.
" Sebenarnya aku hanya ingin agar dia tidak sombong saja, aku tidak tahu kalau tadi aku mengeluarkan telalu banyak energi ku. hehehe " sahut shen sambil tertawa.
" Aku tidak mau tahu kamu harus menyembuhkannya, jika dia sudah sembuh baru kamu temui aku " ucap ketua xu ling yang langsung meninggalkan shen.
Hais, masih sama seperti sebelumnya cerewetnya tidak berubah " dalam hati shen.
" Lebih baik aku langsung saja ke ruang pengobatan, aku ingin melihat bagaimana keadaannya sekarang " ucap shen.
Shen yang sampai di depan ruang pengobatan langsung masuk ke dalam, shen menatap ke arah liu yen masih terbaring tidak sadarkan diri.
Hubungan persaudaraan yang rumit " dalam hati shen.
__ADS_1
Shen yang tidak ingin membuang waktu bergegas memegang tangan liu yen dan langsung menutup matanya, masih sama seperti sebelumnya hawa dingin yang menusuk tubuh shen perlahan terus mengalir.
Tidak butuh waktu lama hawa dingin yang berada di tubuh shen langsung berpindah ke tubuhnya liu yen melalui tangannya, shen yang merasa hawa dingin di badannya telah menghilang langsung melepaskan tangan liu yen.
Liu yen yang membuka matanya merasa sangat terkejut, kakak yang di carinya dalam beberapa tahun tiba tiba berada di depannya.
" Kamu kenapa bisa ada di sini? " tanya liu yen yang langsung mencoba bangun dari tempat tidurnya.
" Tidak penting kenapa aku berada di sini, yang pasti aku ke sini hanya ingin menyembuhkanmu dan juga memberitahumu sesuatu " sahut shen.
" Apa yang ingin kamu beritahu, apa kamu ingin memberitahuku kalau kamu sudah berhasil lolos dari pengejaran pembunuh bayaran ku " ucap liu yen.
" Pembunuh bayaran yang kamu kirim sangat lemah aku tidak ingin membahas tentang itu, aku hanya ingin memberitahumu semua yang terjadi selama ini hanya salah paham " sahut shen.
" Apa maksudmu salah paham?" tanya liu yen.
" Dendammu ke aku berawal dari kesalah pahaman, kamu membenciku karena kamu berpikir aku mendorongmu dan ingin membunuhmu " ucap shen.
" Bukannya memang begitu kenyataanya " sahut liu yen.
" Jujur saja aku mendorongmu sebenarnya hanya ingin menyelamatkanmu dari ular, kalau kamu bertanya kenapa aku tidak menolongmu sebenarnya karena aku mendengar ada seseorang yang mendekat aku hanya takut di salahkan dan di hukum " ucap shen mencoba menjelaskan.
" Terserah kamu mau percaya atau tidak, walau aku tahu itu memang kesalahanku tapi aku tidak berpikir aku berhutang maaf padamu " ucap shen.
" Setelah kamu meminta seseorang untuk menyegel spiritual ku dan pelatihan bela diriku, setelah kamu mencari perhatian pada keluarga hingga membuatku di usir dari rumah aku menganggap semua di antara kita sudah impas " sambung shen.
" Jadi selama ini kamu mengetahui semuanya" sahut liu yen.
" Aku tidak bodoh, sekarang di antara kita sudah tidak memiliki masalah anggap saja kita tidak saling mengenal " ucap shen yang langsung keluar meninggalkan liu yen.
" Apa benar yang di katakannya, kenapa aku tidak bertanya padanya sejak dulu. Semua kesulitan yang dia hadapi berawal dari aku, betapa bodohnya aku " ucap liu yen yang langsung menangis.
Aku sudah menjelaskan keadaan yang sebenarnya pada adikmu, aku berharap kamu bisa tenang di surga " dalam hati shen.
Shen yang sudah menyelesaikan tugasnya menyembuhkan liu yen bergegas ke ruangan ketua xu ling, sampai di depan pintu ruangan shen berencana ingin mengetuknya terlebih dulu.
" Sudah langsung masuk saja " ucap ketua xu ling dari dalam ruangan.
" Bagaimana apa liu yen sudah sadar?" tanya ketua xu ling.
__ADS_1
" Sudah, ketua tenang saja " ucap shen dengan santai.
" Baguslah kalau begitu, aku tidak menyangka ternyata kamu sudah jauh lebih hebat sekarang " ucap ketua xu ling.
" Tidak juga " sahut shen sambil menggaruk kepalanya.
" Oh iya, karena kamu sudah kembali kamu saja yang menjadi pendamping xieyu mei di pertandingan atas awan nanti " ucap ketua xu ling.
" Baik ketua, kapan di adakannya pertandingan itu?" tanya shen.
" Dua minggu dari sekarang, teruslah berlatih hanya kamu dan xieyu mei yang menjadi harapan perguruan langit biru " sahut ketua xu ling.
" Baiklah kalau begitu aku permisi dulu " ucap shen.
" Tunggu, aku hanya ingin memberitahumu kedua putri kerajaan itu sudah kembali beberapa hari yang lalu " sahut ketua xu ling.
" Iya aku sudah mengetahuinya " ucap shen sambil berjalan pergi.
Shen yang merasa sangat lelah langsung kembali ke kamarnya untuk beristirahat, shen yang membaringkan badannya merasa sangat nyaman sudah tidak tahu berapa lama dia tidak merasakan beristirahat senyaman saat ini.
Shen yang sangat kelelahan tanpa sadar langsung tertidur pulas, suara langkah kaki seseorang yang sedang mendekatinya sudah tidak lagi terdengar.
" Aku berhutang maaf padamu, aku berjanji akan mengembalikan nama baikmu di kediaman keluarga liu " ucap liu yen yang terus menatap shen.
Liu yen yang merasa bersalah pada shen memutuskan untuk pergi dari perguruan langit biru, liu yen tidak ingin membuat shen terganggu karena adanya dirinya.
Xieyu mei yang melihat liu yen baru keluar dari kamar shen merasa sangat curiga, tanpa banyak berpikir xieyu mei langsung masuk ke dalam kamar shen.
Xieyu mei berpikir shen dan liu yen baru saja melakukan sesuatu yang terlarang dan dia ingin memastikan semuanya dengan mata kepalanya sendiri.
" Ini aneh dia masih tidur, kenapa liu yen masuk ke dalam kamarnya " ucap xieyu mei yang berdiri di samping shen.
Shen yang mendengar suara xieyu mei langsung membuka matanya dan menatap xieyu mei.
" Ehem, seorang wanita mendatangi kamar pria kira-kira apa yang akan dilakukannya " ucap shen yang langsung membuat xieyu mei terkejut.
" Itu tidak seperti yang kamu pikirkan, aku tadi melihat liu yen keluar dari kamarmu aku hanya ingin memastikan apa yang sedang kalian lakukan " sahut xieyu mei.
" Apa kamu sedang cemburu sekarang " ucap shen sambil tersenyum.
__ADS_1
" Kamu jangan salah paham, kalau begitu aku pergi sekarang " sahut xieyu mei yang langsung berlari keluar kamar shen.