Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 186


__ADS_3

Perjalanan kembali yang membutuhkan waktu lima hari membuat shen sedikit bosan, ingin rasanya shen menggunakan jurus dua dunia untuk segera sampai di perguruan langit biru.


Setelah hari demi hari berganti shen dan ketua xu long in sampai di perguruan langit biru, hari yang sudah malam membuat shen bergegas kembali ke kamarnya.


" Akhirnya " ucap shen sambil membaringkan badannya.


" Bagaimana, lega bukan rasanya " sahut mo yang tiba-tiba duduk di samping shen.


" Sangat lega " ucap shen.


" Tidak tahu kenapa aku merasa sesuatu yang buruk akan segera terjadi " sahut mo.


" Sesuatu apa maksudmu mo?" tanya shen.


" Aku sendiri juga tidak mengetahui pasti, semoga tidak terjadi apapun " sahut mo yang


kembali menghilang.


" Firasatnya tidak pernah salah " ucap shen yang berbicara sendiri.


" Firasat apa?" tanya xieyu mei yang langsung masuk ke kamar shen.


" Bukan apa-apa " sahut shen sambil menatap xieyu mei.


" Bagaimana, apa semuanya lancar?" tanya xieyu mei yang langsung duduk di samping shen.


" Lancar, tinggal menunggu ketua xu long in mengatur harinya " sahut shen.


" Kamu pasti senang sekarang " ucap xieyu mei.


" Jangan berkata seperti itu, aku jadi merasa bersalah padamu " sahut shen yang langsung memeluk xieyu mei.


" Sudahlah kamu lebih baik beristirahat aku mau kembali ke kamarku " ucap xieyu mei.


" Apa kamu membenciku?" tanya shen.


" Tidak mungkin aku membenci calon suamiku " sahut xieyu mei sambil tersenyum menatap shen.


Hati wanita sangat susah di tebak, aku melihat jelas kesedihan di wajahnya tapi dia bisa tersenyum seperti itu " dalam hati shen.


" Nanti juga terbiasa " sahut sheng dengan santai.


" Kamu tahu apa " ucap shen.


" Aku memang tidak tahu soal itu, aku hanya ingin memberitahumu agar berhati-hati jangan sampai salah langkah " sahut sheng.


" Ya aku akan mengingatnya " ucap shen yang langsung menutup matanya.

__ADS_1


Ketua xu long in yang sudah menentukan harinya langsung mengirimkan kabar itu ke kerajaan, perguruan Langit biru yang dari awal berdiri tidak pernah mengadakan pesta membuat seluruh murid menjadi sangat sibuk.


" Shen besok adalah hari bahagiamu, ku harap nantinya kamu bisa adil dalam mengambil langkah " ucap ketua xu long in sambil memperhatikan shen yang membantu murid lainnnya.


" Baik ketua " sahut shen.


" Ketua dua kereta kuda berhenti di depan perguruan " ucap seorang murid yang berlari menghampiri ketua xu long in.


" Mungkin itu putri, shen ikut aku menyambut mereka " sahut ketua xu long in.


" Baik ketua "ucap shen yang langsung mengikuti ketua xu long in dari belakang.


Shen dan ketua xu long in yang melihat pangeran wang lie berdiri di samping kereta kudanya bergegas menghampirinya.


" Kenapa hanya berdiri di situ, pangeran silahkan membawa putri masuk ke dalam " ucap ketua xu long in.


" Bagaimana kami bisa masuk ke dalam yun lie menghilang dari semalam " sahut pangeran wang lie.


" Apa menghilang " ucap shen yang merasa sangat kaget.


" Aku tidak tahu ke mana dia pergi tidak ada satupun dari prajurit yang melihatnya " sahut pangeran wang lie.


" Ada apa?" tanya ketua xu ling yang berjalan menghampiri shen dan ayahnya.


" Putri yun lie menghilang " ucap ketua xu long in.


" Bagaimana bisa bukannya dia setuju untuk menikah dengan shen " sahut ketua xu ling.


" Kalian " ucap shen.


" Putri shie menghilang kami sudah mencarinya namun tidak juga menemukannya, yang mulia raja meminta kami datang kemari untuk memohon agar kalian mencari putri shie " sahut salah satu pria yang berdiri tepat di depan shen.


" Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kedua putri menghilang begitu saja " ucap ketua xu long in yang merasa kebingungan.


Kedua putri itu calon istrimu mungkin saja ini ada kaitannya dengan musuh mu " bisik mo.


" Siapa " sahut shen dengan suara pelan.


" Aku tidak tahu, tapi kalau memang benar itu ada kaitannya dengan musuhmu wanitamu yang berada di sini juga dalam bahaya " ucap mo.


" Ketua xu ling di mana xieyu mei?" tanya shen.


" Aku tadi melihatnya di kamarnya "ucap ketua xu ling.


" Ini gawat " sahut shen yang langsung berlari.


" Cepat ikuti anak itu dia pasti mengetahui sesuatu " ucap ketua xu long in yang langsung mengikuti shen dari belakang.

__ADS_1


Lebih baik aku melihatnya juga siapa tahu masih ada kaitan dengan hilangnya adikku " dalam hati pangeran wang lie.


Kedua pria yang tidak ingin ketinggalan informasi bergegas mengikuti ketua xu long in dan ketua xu ling, semua yang berlari bersamaan menghentikan langkahnya di depan kamar xieyu mei.


" Shen apa yang terjadi?" tanya ketua xu long in.


" Xieyu mei juga menghilang " sahut shen yang perlahan keluar dari kamar xieyu mei.


" Tidak mungkin, aku baru saja melihatnya tadi " ucap ketua xu ling.


" Kita cari saja dulu, ada kemungkinan xieyu mei masih berada di dalam perguruan " sambug ketua xu ling yang langsung pergi.


Ketua xu ling yang tidak percaya xieyu mei juga menghilang langsung menyuruh seluruh muridnya untuk berkeliling, ketua xu ling bahkan menyuruh muridnya untuk mencari di luar perguruan langit biru.


Setelah mencari cukup lama seluruh murid langsung melapor tidak ada satupun dari mereka yang melihat xieyu mei.


" Ini tidak mungkin, kalian cari lagi dengan benar " ucap ketua xu ling memerintah muridnya.


" Sudah ketua xieyu mei tidak ada di sini, seseorang telah membawanya pergi " sahut shen.


" Xieyu mei tidak lemah siapa yang bisa menculiknya " ucap ketua xu ling.


" Yang pasti dia lebih kuat dari xieyu mei, dan yang lebih pasti ini ada kaitannya denganku " sahut shen.


" Kalian pulanglah dulu, aku berjanji akan membawa putri yun lie dan putri shie apapun yang terjadi " ucap shen.


" Baiklah, aku hanya bisa mengandalkanmu jangan mengecewakanku " sahut pangeran wang lie yang langsung berjalan pergi.


" Kami juga akan kembali sekarang, kami mohon agar kamu membawa kembali putri shie hidup-hidup " ucap kedua pria yang langsung menaiki kuda mereka.


" Kenapa bisa begini, siapa yang berani mencari masalah dengan perguruan langit biru " ucap ketua xu long in.


" Dia tidak ingin mencari masalah dengan perguruan langit biru, yang di inginkannya adalah aku pergi menyelamatkan semuanya " sahut shen.


" Apa kamu tahu siapa yang menculik mereka?" tanya ketua xu ling.


" Tidak tahu, tapi aku akan mencari tahunya " sahut shen.


" Aku akan ikut denganmu, yang berani mencari masalah dengan perguruan langit biru di tambah dua kerajaan sudah pasti bukan sembarang orang " ucap ketua xu ling.


" Tidak bisa ketua, mereka adalah calon istriku sudah menjadi kewajibanku untuk menyelamatkan mereka " sahut shen.


" Tapi itu berbahaya " ucap ketua xu ling.


" Aku tahu itu, aku akan pergi sekarang " sahut shen yang langsung berjalan pergi.


" Dasar keras kepala, walau kamu di atasku tidak seharusnya kamu menolak bantuanku " teriak ketua xu ling.

__ADS_1


" Sudahlah dia melakukan itu pasti ada alasannya " sahut ketua xu long in.


Haaaah, semoga saja mereka semua bisa selamat " dalam hati ketua xu ling yang hanya bisa pasrah.


__ADS_2