
Shen yang baru berdiri dan ingin mencari asal suara itu mendengar suara teriakan.
" Hiu kepala batu sedang mengamuk " teriak beberapa orang yang berlari masuk ke dalam kapal dan bersembunyi.
Shen melihat ke bawah kapal dan ternyata benar hiu kepala batu mengamuk membenturkan kepalanya ke kapal berulang kali.
" Kalau kapal ini sampai tenggelam semua yang berada di atas kapal ini pasti akan mati, apa kamu tidak ingin menyelamatkan mereka " Bisik mo.
" Hiu kepala batu salah satu hewan spiritual legendaris apa aku bisa mengalahkan nya "
" Apa kamu tidak percaya dengan kemampuan mu sendiri " sahut mo.
Shen terdiam sejenak dan memperhatikan sekeliling nya, semua orang berlari ketakutan bahkan ada beberapa yang terjatuh dan menjadi santapan lezat hiu kepala batu.
Shen melihat seorang wanita yang berdiri di pojokan kapal sedang merasa ketakutan dan terus menangis.
" Apa kamu sudah puas melihatnya " Mo mengagetkan shen yang terus melihat ke arah wanita itu.
Tanpa berfikir shen langsung lompat ke bawah dan menyelam.
Hiu kepala batu yang melihat shen langsung mengejar shen dengan sangat cepat.
" Apa anak muda itu sudah gila, dia melompat dan memancing hiu itu menjauh dari kapal " teriak seseorang yang memperhatikan shen dari kejauhan.
" Niat anak muda itu sungguh mulia, semoga dia masih bisa selamat dari hiu itu "
Beberapa orang masih terus membicarakan shen, wanita yang hanya berdiri tadi berjalan mendekati pinggiran kapal dan melihat seperti mencari sesuatu.
Disisi lain shen terus memancing hiu kepala batu agar lebih menjauh dari kapal.
Sepertinya sudah cukup jauh " dalam hati shen.
Shen tidak menyadari hiu berkepala batu tepat berada di belakang nya dan membuka mulut berusaha memakan dirinya.
Thhuuuuuuukk ... Seseorang memukul kepala hiu itu .
Shen baru menyadari hiu itu tepat di belakangnya dan berbalik menyerang seseorang yang memukulnya.
__ADS_1
Wanita yang tadi menangis di pojokan kapal kini sedang melawan hiu kepala batu dengan sekuat tenaganya.
Shen yang melihat tangan wanita itu terkena gigitan hiu dan berdarah membuatnya terkejut. Hiu kepala batu yang melihat darah langsung mengganas dan hampir saja memakan wanita itu.
Tiba tiba shen merasa badannya bergetar hebat dan aliran darah nya terasa seperti air es yang mengalir dan masuk ke dalam tulangnya.
Ingin rasanya berteriak tapi tidak bisa, shen hanya bisa menahan nya dan perlahan badannya kembali seperti semula.
Batu yang di berikan seseorang saat dia ingin mempelajari jurus tinju pembelah samudra keluar dengan sendirinya dan perlahan menghilang.
Apa mungkin aku sudah berhasil menguasai jurus tinju pembelah samudra " dalam hati shen.
Shen melihat ke arah wanita yang masih berusaha melawan hiu kepala batu, wanita itu seperti tidak sanggup lagi menghadapi hiu di depan nya.
Shen berfikir dia hanya bisa mencoba jurus tinju pembelah samudra dan berharap dia sudah berhasil menguasainya.
Shen memfokuskan seluruh tenaga dalam nya di kepalan tangan nya dan berteriak di dalam hatinya.
shen mengarahkan tinju nya ke hiu kepala batu.
Duuuuuuuuuuuuuuaaaarr... Suara ledakan yang sangat keras dari dalam air terdengar.
" Kamu pergilah serahkan dia padaku " Spiritual naga shen tiba tiba muncul di depan hiu itu.
Shen yang melihat sheng langsung membawa wanita itu kembali naik ke atas kapal, Shen merobek bajunya dan mengikatkannya ke tangan wanita yang terluka di depannya.
" Bagaimana apa hiu itu sudah mati "
" Aku juga tidak tau"
Suara beberapa orang saling berbisik.
Eeerreererrrrrrrr... spiritual naga shen keluar dari dalam air dan menghilang Seketika.
" Hiu itu sudah aku bereskan, kamu bisa tenang sekarang " Suara spiritual naga shen.
" Akhirnya " Shen menarik nafas dalam dalam sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Shen terbangun di sebuah kamar di dalam kapal dia melihat seorang wanita tertidur disampingnya.
" Kamu sudah sadar " Wanita itu kaget melihat shen memperhatikan nya.
Shen hanya tersenyum ke arah wanita itu.
" Nama ku Shie siapa nama mu "
" Shen "
Suara langkah kaki mendekat ke arahnya dan
beberapa penjaga kapal menghampiri shen.
" Terimakasih sudah menyelamatkan kami " beberapa penjaga kapal menundukan kepalanya.
Shen hanya mengangguk kan kepalanya dan menatap wanita di sampingnya.
" Wanita ini juga membantu ku, apa kalian tidak ingin berterimakasih padanya "
" Kami sudah berterimakasih padanya tapi di bilang yang menyelamatkan bukan dirinya tapi kamu "
" Sudahlah kalian pergi dulu, dia masih butuh istirahat " kata wanita itu sambil menatap beberapa penjaga dan ikut keluar meninggalkan shen sendiri untuk beristirahat.
"Sheng bagaimana keadaan mu "
" Aku sudah pasti baik baik saja, apa yang kamu khawatir kan " Jawab spiritual naga shen.
" Aku seperti sudah menguasai jurus tinju pembelah samudra tapi kenapa hiu itu hanya terluka dan tidak mati"
" Hiu itu spiritual level sembilan sudah pasti kamu tidak bisa melawan nya, apa lagi jurus tinju pembelah samudra mu belum sempurna "
" Bagaimana caranya kamu bisa mengalahkan hewan spiritual level sembilan bukan nya kekuatan mu masih..." shen tidak melanjutkan bicaranya.
" Apa kamu berfikir aku selemah dirimu. berkat pil yang kamu berikan aku sudah mencapai level sembilan dan tadi aku langsung memakan hiu itu sekarang aku sudah berada di level sepuluh "
" Kamu sudah lebih kuat dari ku sekarang " kata shen.
__ADS_1
" Dari dulu aku lebih kuat dari mu " sahut sheng.
Shen mengalah dan mencoba untuk diam, dia tahu kalau dia tidak akan menang jika berbicara dengan spiritual naga nya.