Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 86


__ADS_3

Waktu terus berputar tanpa terasa dua bulan berlalu begitu cepat, Perguruan langit biru yang masih kekurangan ketua menunjuk shen menjadi wakil ketua dan melatih murid yang baru masuk perguruan langit biru.


Ingin rasa nya menolak tapi situasi nya tidak memungkinkan, Shen pun memberikan arahan dan latihan yang dia ketahui.


Dalam hati shen dia ingin terus melatih kekuatan nya, dia yang sekarang sebenarnya masih belum pantas menjadi ketua.


Di tengah gelap nya malam yang di terangi bulan dan bintang membuat shen ingin kembali berlatih, karena waktu latihan nya pun jauh berkurang bahkan dia hampir tidak pernah berbicara lagi dengan mo dan sheng.


" Hak hiak " teriak shen sambil terus melatih tendangan dan pukulan nya.


Dari jauh ketua xu long in tidak sengaja melihat shen yang sedang berlatih dia pun memutuskan menghampiri nya.


" Kenapa tidak istirahat, besok kamu harus kembali melatih beberapa murid baru " kata ketua xu long in yang berdiri tidak jauh dari shen.


" Sebenarnya dengan kekuatan ku yang sekarang aku masih belum pantas melatih siapa pun " sahut shen.


Ketua xu long in langsung terdiam dan menatap shen, sebenarnya dia tahu apa yang shen fikirkan.


" Besok temui aku di ruang kitab " kata ketua xu long in sambil berjalan pergi.


Shen hanya menganggukan kepalanya sambil melanjutkan latihan nya, Keringat terus menetes membasahi baju tipis nya.


Shen yang merasa kelelahan akhirnya memutuskan untuk berhenti dan melanjutkan nya di lain hari, Shen pun membasuh tangan dan kaki nya lalu kembali ke kamar nya untuk tidur.


Suara ayam berkokok membangunkan shen dari tidur nya, padahal dia merasa baru saja menutup mata nya. Shen membuka kamar nya ternyata hari sudah mulai siang, shen pun bergegas menghampiri ketua xu long in yang berada di ruang kitab.


" Maaf ketua sudah membuat anda menunggu lama " ucap shen yang berdiri di depan pintu.


" Sudah masuk lah "sahut ketua xu long in.

__ADS_1


Shen pun memasuki ruang kitab itu dan terus memandangi banyak nya kitab jurus yang sudah tertata rapi.


" Kamu lihat saja yang cocok untuk mu dan ambil lah " kata ketua xu long in yang terus menatap shen.


Shen pun berkeliling membaca satu demi nama kitab yang berada di depan mata nya.


Tiba tiba dari jauh satu kitab menyala sangat terang, shen yang melihat nya menjadi penasaran dan menghampiri nya.


" Kitab apa ini " dalam hati shen sambil mengambil kitab itu dan membaca nama nya.


Kitab dua dunia, itulah yang tertulis di depan sampul kitab itu. Shen tidak mengerti kitab apa itu shen memutuskan mengembalikan kitab yang di pegang ke tempat nya semula.


aaaaaaaarrrkkkkkhhh... teriak shen.


Kitab yang di pegang nya seolah tidak ingin terlepas dari tangan nya, bahkan semakin shen ingin menaruh nya kekuatan nya semakin tersedot ke dalam kitab itu.


" Apa yang kamu lakukan " tanya ketua xu long in sambil berjalan ke arah shen.


" Kitab ini tidak ingin terlepas dari tangan ku " sahut shen sambil terus berusaha melepas kitab itu.


Ketua xu long in membalikkan telapak tangan shen dan membaca tulisan Jurus dua dunia yang berada di depan sampul kitab itu.


" Di mana kamu menemukan nya " tanya ketua xu long in lagi.


" Di atas situ " jawab shen sambil menunjuk tempat kitab itu sebelum di ambil nya.


" Haaaaah " ketua xu long in langsung menghela nafas dan memandang shen.


" Mungkin kamu memang jodoh nya " ucap ketua xu long in.

__ADS_1


" Apa maksud ketua " sahut shen yang tidak mengerti apa yang di maksud ketua xu long in.


Ketua xu long in menarik tangan shen dan mencoba menjelaskan.


" Kitab ini kitab dunia yang berbeda dari kita, karena kamu yang sudah di pilih nya kamu tidak bisa menolak nya " kata ketua xu long in.


" Jadi aku harus bagaimana " tanya shen.


" Persiapkan diri mu, kamu harus menempuh perjalanan yang sangat panjang dan berbahaya. semoga kamu bisa kembali lagi nanti nya "kata ketua xu long in.


" Pergi kemana maksud ketua " shen masih belum mengerti.


" Kamu harus pergi ke dunia magaraj atau yang biasa di bilang dengan dunia kedua, kamu harus berhasil menguasi kitab itu di sana atau kamu tidak akan bisa kembali ke dunia mu yang sekarang " sahut ketua xu long in.


" Kalau aku tidak pergi bagaimana " tanya shen lagi


" Tidak masalah, mungkin kekuatan mu akan tersedot masuk ke dalam kitab itu dan kamu menjadi orang yang tidak berguna " jawab ketua xu long in.


Shen langsung terdiam, fikirannya menjadi sangat kacau harus kah dia tetap pergi atau dia akan tinggal menjadi orang yang tidak berguna dan di benci semua orang.


" Baiklah ketua aku akan pergi " ucap shen dengan penuh keyakinan.


Semoga hal buruk tidak terjadi pada mu di sana nanti nya " dalam hati ketua xu long in.


Dunia magaraj sendiri tidak jauh berbeda dengan dunia yang biasa nya, di sana juga berpenghuni bagaimana semesti nya di bumi.


Yang membuat magaraj berbeda dari dunia biasa adalah, setiap kekuatan yang di hasilkan disana bisa meningkat dua sampai tiga kali lipat dari di dunia biasa.


Tapi dunia magaraj bukan dunia yang bisa di masuki manusia biasa tanpa ada nya bimbingan, keras nya untuk bertahan hidup di sana membuat dunia magaraj di segel dan hanya orang tertentu yang bisa memasuki nya.

__ADS_1


__ADS_2