Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 51


__ADS_3

Semua bersorak bahagia melihat tidak ada lagi perwakilan dari perguruan langit biru.


" Perguruan langit biru sudah tidak memiliki perwakilan lagi, sudah di pastikan langit biru.... " belum selesai bicara.


Shen melompat memasuki arena pertandingan.


" Kata siapa perguruan langit biru tidak memiliki perwakilan lagi " Shen berdiri di samping xieyu mei yang terbaring.


Shen mengangkat xieyu mei dan kedua temannya ke pinggir arena.


" Perguruan langit biru bukan tidak memiliki murid lagi untuk bertarung tapi perguruan langit biru sengaja menyisahkan satu untuk sang pendekar seperti ku"


" Hahahahaha " Ketiga ketua perguruan menertawakan shen.


" Baik karena perguruan langit biru masih memiliki satu perwakilan lagi, maka pertandingan ini akan di lanjutkan "


" Nama ku shen xu, aku tidak terima kalian membuat xieyu mei terluka hingga seperti itu. terutama kamu wanita busuk " teriak shen sambil menunjuk wanita yang membuat xieyu mei tidak sadarkan diri.


" Nyalimu sangat besar, jangan hanya bisa bicara saja. tunjukan kekuatan mu " tantang wanita itu.


Shen menggenggam tangannya seolah sedang memegang pedang.


Jurus pedang tanpa wujud " Teriak shen.


Whheesss. Duaaarrr....


delapan dari dua belas orang terlempar kebelakang.


" Itu hanya salam pembuka untuk kalian semua " kata shen.


Shen berlari maju ke depan dan menarik pedangnya.


Empat orang yang tidak terluka bergegas menghindari shen yang berlari dengan pedang di tangannya.


Wheees, wheeesss...


Shen mengayunkan pedangnya dan menebas tangan delapan orang yang masih terduduk lemas.


Arrrrrkkkkkhhhhhh... delapan orang itu berteriak kesakitan dan bersiap ingin menyerah.

__ADS_1


Salah satu dari empat orang itu melempar kan jarum pencabut nyawa untuk membunuh delapan murid yang ingin menyerah.


" Aku tidak perlu turun tangan untuk membunuh mereka " teriak shen.


Darah yang mengalir di arena pertandingan membuat shen menaruh kembali pedang nya.


" Kalian berempat maju semua " teriak shen.


Dua dari empat orang itu perwakilan perguruan laut darah, satu dari sinar matahari dan satu dari Awan terbang, semua berada di tingkat Kaisar tahap alam bawah sadar" bisik mo.


Shen menatap wanita yang melukai xieyu mei dengan tajam, Wanita itu yang melihat shen tidak menyukainya langsung berjalan mendekatinya.


" Cihhh, ku kira kamu hanya mengandalkan pedang mu. kenapa kamu menaruhnya kembali " ucap wanita itu.


" Tanpa pedang aku sanggup membunuhmu dan tiga di belakang mu itu " sahut shen.


" Hahahahaha " Wanita itu tertawa sangat keras.


Shen yang langsung menyerang wanita di depannya tanpa terpikirkan wanita itu dengan mudah bisa menahan semua serangan nya.


Jurus Cakar harimau betina " teriak wanita itu.


Shen dengan cepat menggunakan jurus sisik pelindung tubuh untuk melindungi tubuhnya.


Wanita itu yang merasa shen tidak mudah di kalahkan langsung berbisik dengan ketiga pria yang berada di belakangnya.


Tepat setelah saling berbisik mereka langsung berpencar mengelilingi shen.


Arrrkkkkkkhhhhh... Shen mengeluarkan jurus mata iblis legenda untuk mengetahui apa yang akan di lakukan ke empat orang itu.


Keempat orang itu mengumpulkan tenaganya dan menyerang shen secara bersamaan.


Bhaaaammm... Shen terduduk lemas dan muntah darah.


Walau sudah memakai jurus sisik pelindung tubuh tapi shen masih bisa terkena serangan mereka.


" Kamu tidak akan menang dari kami " kata salah satu pria di depannya.


" Perlukah aku menolong mu " suara spiritual naga. hanya shen yang bisa mendengarnya.

__ADS_1


" Aku masih kuat " kata shen sambil berdiri.


Shen mengarahkan seluruh kekuatannya ke tangannya dia ingin mengeluarkan jurus tinju sembilan dewa miliknya.


" Apa yang akan di lakukannya " tanya salah satu pria di antara empat orang itu.


" Aku sendiri tidak tahu, tapi sebelum dia menyerang lebih baik kita menyerang nya terlebih dulu " kata wanita itu


Keempat orang itu yang penasaran apa yang akan di lakukan shen langsung maju mendekatinya.


Tinju sembilan dewa " teriak shen sambil mengarahkan tinju nya ke empat orang yang berada di depannya.


Duuuuuuuuuuaaaarr...


Ledakan membuat keempat orang itu terlempar jauh kebelakang.


Salah satu dari keempat orang yang merasa tidak terima perlahan kembali berdiri dan berusaha menyerang shen dengan jurusnya.


Jurus Halilintar " Teriak pria yang menyerang shen.


Duuuuuuuuuuaaaaaarrrrrr... suara Halilintar menyambar shen dengan cepat.


" Hahahahaha. habislah kamu "


" Hanya halilintar seperti itu tidak akan bisa melukai ku " Shen perlahan maju mendekati pria itu.


" Kenapa bisa begini. kamu sudah terkena jurus mematikan ku bagaimana bisa kamu masih hidup " ucap pria itu.


" Itu bukan jurus halilintar, kalau kamu mau tahu jurus halilintar yang sebenarnya akan aku berikan untuk mu " kata shen


Shen mengangkat tangan nya seolah memegang sesuatu.


Jurus halilintar " teriak shen.


Duuuuuaaaarr...


Duuuuuuuuuuuuaaaaarrr...


Duuuuuuuuuuuuuaaaaarrrrrrr....

__ADS_1


Tiga sambaran halilintar langsung menyambar pria di depan shen, pria di depan shen yang terkena sambaran Halilintar langsung mati dan menjadi abu.


Semua yang menonton berteriak histeris, menyoraki shen seakan tidak terima.


__ADS_2