Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 83


__ADS_3

Shen berjalan ke arah xieyu mei yang terbaring kesakitan, Shen menggenggam tangan nya sambil menutup mata.


Perlahan aliran darah dari ujung kaki nya terasa sangat dingin dan mengalir ke tangan nya yang masih menggenggam tangan xieyu mei.


Cahaya putih tiba tiba masuk ke dalam tubuh xieyu mei, xieyu mei merasa badan nya sangat kedinginan hingga menusuk ke dalam tulang nya.


" Bertahanlah xieyu mei " kata shen yang masih memandangi xieyu mei.


Shen melepas tangan nya yang menggenggam tangan xieyu mei, perlahan xieyu mei merasa badan nya sudah tidak dingin lagi bahkan seluruh rasa sakit di badan nya menghilang.


" Terimakasih " ucap xieyu mei yang langsung berdiri.


Shen dan xieyu mei menghampiri ketua xu ling yang bersiap ingin bertarung melawan ketua tain zi.


" Aku tidak akan berbelas kasih pada wanita " kata ketua tain zi dengan senyum licik di bibirnya.


" Aku juga tidak butuh belas kasih mu " sahut ketua xu ling.


Whesssssssssssss....


Ketua xu ling melempar kipas yang baru saja di ambilnya dari dalam baju nya.


Duuuuuuuuuuaaaaaaaarrrr.....


Ketua tain zi menghindarinya dengan mudah, serangan ketua xu ling membuat pohon di belakang ketua tain zi meledak dan hancur.


" Apa hanya itu yang kamu bisa " kata ketua tain zi.


Wheeeeeeeesssss, wheeeeeeesssss...


ketua xu ling terus mengayunkan kipas nya ke arah ketua tain zi.


Ini tidak menguntungkan bagi ku, jika begini terus " dalam hati ketua xu ling.


" Apa kamu sudah menyerah, sekarang giliran ku " Kata ketua tain zi.


Ketua tain zi tiba tiba memegang dua golok di tangan nya, dan bersiap menyerang ketua xu ling.


" Mati kau " teriak ketua tain zi yang berlari ke arah ketua xu ling.


Wheeeessssssssss, wheeeeeeeeessss...


ketua tain zi terus mengarahkan golok nya ke arah ketua xu ling dengan sangat cepat.


Ketua xu ling terus mengindari nya dengan mudah.


Tanpa sadar ketua tang mu melempar dua jarum yang langsung menancap di tangan dan kaki ketua xu ling.


Arrrrrrrrrrkkkkkkkkhhhhhh...

__ADS_1


teriak ketua xu ling.


Tangan dan kaki nya tidak hanya mati rasa, bahkan tangan dan kaki nya seperti di gigit ribuan binatang yang terus berjalan di tangan dan kaki nya.


" Kalian sungguh licik " kata ketua xu ling.


Ketua tain zi mengambil kesempatan itu untuk langsung menghabisi ketua xu ling.


" Pergilah ke neraka " Teriak ketua tain zi sambil melempar kedua golok di tangan nya.


Treeeeeeng, treeeeeeeng...


Shen berlari ke arah ketua xu ling dan menangkis dua golok ketua tain zi dengan pedang nya.


Xieyu mei yang merasa sangat marah melihat keadaan ketua xu ling langsung mengambil pisau darah yang sudah lama tidak dia gunakan.


Wheeeeeeeeesssss...


Xieyu mei melemparkan pisau darah nya ke arah ketua tain zi yang bersiap mengeluarkan jurus nya ke arah ketua xu ling dan shen.


Arrrrrrrrrrkkkkkhhhh... teriak ketua tain zi.


Pisau darah xieyu mei tepat menancap di bagian dada nya, Dengan sangat cepat pisau darah xieyu mei menghisap habis darah ketua tain zi.


Betapa terkejutnya ketua tang mu, wanita muda yang di kira lemah ternyata memiliki pisau darah senjata pusaka yang sudah hilang beribu tahun lalu.


" Maafkan aku ketua xu ling aku melanggar janji, aku menggunakan pisau darah itu " kata xieyu mei sambil bersujud di depan ketua xu ling.


" Sudahlah bukan salah mu " kata ketua xu ling.


Rasa sakit di tangan dan kaki nya terus berjalan, ketua xu ling tidak sanggup menahan rasa sakit itu. Shen yang melihat nya merasa tidak tega, shen menggenggam tangan ketua xu ling berharap dia bisa menyembuhkan nya.


" Kamu tidak boleh menyembuhkan nya " teriak ketua tang mu.


Shen tidak menghiraukan ketua tang mu dia terus menggenggam tangan ketua xu ling.


" Kamu cari mati " teriak ketua tang mu sambil bersiap menyerang shen.


Duuuuuuuuuuaaaaaaaarrrrr...


Seseorang menyerang ketua tang mu dari jarak jauh hingga membuat nya terlempar.


" Siapa yang berani menyerang ku " kata ketua tang mu yang merasa sangat marah.


Dari jauh seseorang masuk ke dalam perguruan laut darah dan berjalan ke arah shen.


" Lanjutkan saja, aku yang akan mengurus nya" kata ketua xu long in.


Shen mengangguk kan kepalanya dan kembali menggenggam tangan ketua xu ling.

__ADS_1


Cukup lama tidak ada aliran dingin yang mengalir di tubuh nya, bagaimana bisa dia menyembuhkan ketua xu ling.


Shen berusaha mencabut jarum yang menancap di tangan dan kaki ketua xu ling lalu kembali menggenggam tangan nya.


" Kenapa tidak ada hasil nya " kata shen berbicara sendiri.


" Tetap berusaha nak, aku yakin kamu bisa " teriak ketua xu long in di sela sela petarungan nya dengan ketua tang mu.


" Kamu harus bergerak cepat jika tidak dia mungkin akan mati " bisik mo.


" Aku sudah mencoba nya tetap tidak bisa " sahut shen.


" Tangan nya tersumbat binatang kecil yang terus menggigit daging nya, kamu harus cari cara lain agar aliran dingin mu bisa masuk ke dalam tubuh nya " kata mo.


" Dari kaki nya " sahut shen.


" Kaki nya juga tersumbat apa kamu tidak melihat nya " kata mo.


" Lalu lewat mana " tanya shen yang kebingungan.


" Lewat mulut nya bodoh " sahut sheng yang suara nya tiba tiba terdengar.


" Benar yang di bilang dia, kamu harus memberikan dari mulut ke mulut. ingat dia tidak bisa menunggu lebih lama " kata mo.


Shen memperhatikan xieyu mei masih berada di samping nya, bagaimana jika xieyu mei salah paham dan marah pada nya.


" Apa yang kamu tunggu " kata mo yang langsung membuat shen terkejut.


Sudahlah ini juga demi kebaikan ketua xu ling " dalam hati shen.


Shen mendekat kan bibir nya ke bibir ketua xu ling hingga saling bersentuhan, perlahan aliran dingin mengalir sangat cepat dan keluar dari mulut nya masuk ke dalam mulut ketua xu ling.


Shen yang merasa aliran dingin nya sudah berhasil masuk ke tubuh ketua xu ling merasa sedikit lega.


" Shen " panggil xieyu mei.


Xieyu mei merasa tidak percaya apa yang baru saja di lihat nya, bagaimana bisa shen mengambil kesempatan mencium ketua xu ling di saat begini.


Plaaaaaaaaak...


xieyu mei menampar pipi shen dengan sangat keras.


" Kamu salah paham " kata shen mencoba menjelaskan.


Xieyu mei membuang muka dia tidak ingin melihat shen yang begitu menjijikan.


" Apa yang terjadi " kata ketua xu ling yang baru tersadar.


" Shen dia berani sekali.. " shen menutup mulut xieyu mei dengan tangan nya.

__ADS_1


" Berani apa " tanya ketua xu ling.


" Tidak ada " sahut shen dengan cepat.


__ADS_2