Pendekar Naga Tunggal

Pendekar Naga Tunggal
Bab 73


__ADS_3

Chiktan akhirnya pulih sepenuhnya.


Shen yang melihatnya merasa senang akhirnya pembalasan dendam nya akan kembali berlanjut.


Shen berjalan mendekati ketua sian zi yang masih memulihkan tenaga dalam nya.


" Aku akan pergi ke perguruan Laut darah " kata shen yang berdiri di depan ketua Sian zi.


Ketua sian zi membuka matanya dan menatap shen.


" Pergilah aku akan segera menyusul mu " kata ketua sian zi.


" Ku harap kamu tidak merubah fikiran mu " shen berjalan meninggalkan ketua Sian zi.


Shen terus berjalan tanpa berhenti hingga akhirnya sampai di perguruan Laut darah.


Duaaaaaaaaarrrrr... suara ledakan terdengar dari dalam perguruan Laut darah.


" Di dalam perguruan laut darah sudah ada pertarungan kamu sepertinya datang terlambat " kata sheng.


" Tidak ada kata terlambat sebelum melihat hasil akhirnya " kata shen sambil berlari memasuki perguruan Laut darah.


Shen berhenti di depan pintu gerbang dan melihat sekeliling nya.


" Kalian harus membayarnya " Teriak seseorang wanita yang mengayunkan cambuk nya.


Cetaaaaar, cetaaaar... suara cambukan terdengar sangat keras.


Puluhan murid Laut darah banyak yang memutuskan untuk lari dan meninggal kan perguruan nya.


Shen terus memperhatikan wanita itu dan merasa seperti mengenalnya tapi siapa, shen mencoba mengingat nya.


Wajah wanita itu di tutupi dengan kain dan memakai topi, shen semakin penasaran dengan Wanita itu. Tiba tiba tiga orang pria berjalan mendekati wanita itu.


Shen yang melihat ke tiga orang itu langsung mengepalkan tangannya.


Di depan wanita itu berdiri dua orang ketua perguruan laut darah bernama tang mu dan zang mu. satu nya lagi ketua perguruan Sinar matahari yang berhasil melarikan diri bernama tain zi.


" Aku kira siapa yang berani membuat masalah di perguruan ku " kata ketua Tang.


" Ternyata hanya sampah dari perguruan langit biru yang melarikan diri " sahut ketua zang mu.


Shen yang mendengar pembicaraan kedua ketua merasa sangat yakin kalau wanita itu pasti xieyu mei.


kenapa dia ada di sini " dalam hati shen.


" tidak perlu banyak omong kosong lagi, kalian semua harus membayar apa yang kalian lakukan " teriak xieyu mei.


" Hahahahaha " ketua tang mu tertawa sangat keras.


Cetaaaaaaarrrrr, Cetaaaaaaarrrrr....


Shen melihat xieyu mei mengayunkan cambuk nya ke arah tiga ketua di depan nya.


" Kalau hanya ini kemampuan mu lebih baik kamu mati di sini " kata ketua tang mu sambil memegang cambuk xieyu mei.

__ADS_1


Xieyu mei berusaha menarik cambuk nya tapi tidak berhasil.


Bruuuuaak... Ketua Tang mu mengembalikan cambuk xieyu mei dan membuatnya terlempar ke belakang.


" Xieyu mei " teriak shen sambil berlari ke arah xieyu mei.


Xieyu mei menatap shen yang berdiri di depannya. shen mengulurkan tangan nya membantu xieyu mei berdiri.


" Wah wah wah, sungguh pemandangan yang indah " kata ketua tain zi.


" Tunggu apa lagi, karena mereka yang datang kemari tentu saja kita harus menyambut nya " sahut ketua Tang mu.


Wheeeeesss... Tiga jarum beracun di lemparkan ke arah shen dan xieyu mei.


" Awas " teriak shen sambil memeluk xieyu mei dan langsung menghindar.


" hahahahaha "


Shen yang mendengar ke tiga ketua menertawakan nya merasa sangat kesal.


shen melepaskan pelukannya dan menatap ke tiga ketua yang tidak jauh darinya.


" Biar aku yang akan menghadapinya " kata ketua Tain zi sambil berjalan ke arah shen.


Wheeesss... tombak perak tiba tiba melayang dan menggores tangan ketua tain zi.


" Lawan mu adalah aku " kata ketua sian zi yang berjalan mendekati ketua tain zi.


" Cih, aku tidak menyangka kamu masih hidup dan menjadi anak buah nya " kata ketua tain zi.


Ketua sian Zi hanya tersenyum dan menarik tombak nya kembali.


Shen berbisik di telinga xieyu mei meminta agar xieyu mei mau berkerja sama dengan nya.


Xieyu mei mendorong shen dan langsung berjalan ke depan ketua tang mu.


" Aku tidak perlu berkerja sama dengan mu, aku sendiri bisa menghabisi nya " Teriak xieyu mei sambil menunjuk ketua Tang mu.


" Membunuh ku, apa kamu yakin " kata ketua tang mu mendekati xieyu mei.


Cettttaaaarrrrrrr, cetttttaaaarrrr... xieyu mei kembali Mengayunkan cambuk nya ke arah ketua Tang mu.


" Dasar xieyu mei terlalu keras kepala " shen berbicara sendiri.


Ketua tang mu menarik cambuk xieyu mei dan mendapatkannya.


" Cambuk mu ada di tangan ku, sekarang bagaimana kamu akan membunuh ku. yang ada kamu akan aku habisi di sini " kata ketua tang mu.


Shen memperhatikan sekitarnya dan melihat ratusan murid mengepung dirinya dan Xieyu mei.


Duuuaaaaarrrr... satu serangan mengenai puluhan murid yang mengelilingi shen dan membuatnya terlempar.


" Siapa yang ingin menghabisi nya " suara seorang wanita terdengar sangat lantang.


Shen dan xieyu mei sama sama menoleh ke arah suara wanita itu dan betapa terkejutnya mereka.

__ADS_1


" Ketua xu ling " teriak shen dan xieyu mei bersamaan.


Ketua xu ling dan ketua chu qin dari perguruan badai salju berjalan ke arah shen.


Di belakang ketua xu ling dan ketua chu qin ratusan murid tingkat kaisar mengelilingi murid perguruan laut darah.


" Hahahahaha, pertarungan semakin menarik" kata ketua tang mu.


Ketua xu ling dan ketua chu qin bersiap menyerang ketua tang mu dan zang mu.


" Tunggu dulu " teriak ketua tain zi.


Ketua sian zi bersama ketua tain zi membawa seorang pria tua dan membawa pisau yang di taruh di lehernya.


Shen yang melihat ketua sian zi bersama ketua tain zi merasa marah besar.


" Kamu membohongiku " teriak shen sambil menunjuk ketua sian zi.


Ketua sian zi tersenyum menatap shen dan tidak menghiraukannya.


ketua tain zi membawa pria tua itu ke arah ketua tang mu.


pria tua itu ketua perguruan langit biru xu long in yang di bawa keperguruan laut darah.


" Ayah" teriak ketua xu ling.


" Hahahahaha, ternyata kamu masih mengingat pria tua ini " kata ketua tang mu sambil terus tertawa.


" Lepaskan ayah ku " ketua xu ling terlihat sangat marah.


" Kamu tidak berhak memerintah di sini, jika kamu ingin pria tua ini tetap hidup tinggalkan perguruan ku dengan baik baik. jika tidak aku akan membunuh nya sekarang juga " ketua tang mu menggores leher ketua xu long in hingga berdarah.


" Jangan lakukan itu " kata ketua xu ling.


Ketua xu ling meminta ketua chu qin untuk menarik kembali semua muridnya.


Shen dan xieyu mei berlari menghampiri ketua xu ling yang berjalan keluar meningalkan perguruan Laut darah.


" Ketua xu ling kita bisa menghabisi nya, untuk apa kita harus pergi " tanya shen.


Ketua xu ling tidak menjawab langsung menarik tangan shen.


" Haaah " shen hanya bisa menghela nafas mengikuti ketua xu ling.


Ketua Xu ling ternyata masih hidup, aku tidak menyangka ini semua " dalam hati xieyu mei.


" Ketua Chu Qin " panggil ketua Xu ling.


Ketua Chu Qin langsung berhenti dan menatap ketua Xu ling.


" Terimakasih selama ini sudah menyelamatkan ku dan membantu ku, aku tidak ingin terus merepotkan perguruan badai salju biarkan dendam ini ku balas dengan ke dua murid ku saja " kata ketua Xu ling.


" apakah ketua Xu ling yakin " ketua Chu Qin menatap serius ketua Xu ling.


Ketua xu ling hanya mengangguk kan kepalanya.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu, ku harap kalian baik baik saja " kata ketua Chu Qin sambil berjalan pergi membawa semua murid nya.


Ketua Xu ling langsung terduduk seperti sedang memikirkan sesuatu.


__ADS_2