Pengorbanan Cinta 2

Pengorbanan Cinta 2
Bab 57


__ADS_3

Malam pun tiba, Nanda sedang bersiap untuk datang ke pesta ulang tahun Rio. Nanda berdandan dengan dibantu oleh beberapa pelayan. Ada yang menyiapkannya gaun dan sepatu, merapikan rambutnya, dan membantu bermake up.


Setelah selesai berdandan, Nanda pun memakai gaun yang sudah dia pilih. Dia memilih short dress dengan model ballgown dan potongan atasan straples berwarna powder blue yang bertabur manik-manik berbentuk bunga yang terlihat berkilau.


"Nona cantik sekali" puji pelayan 1.


"Seperti seorang putri" sambung pelayan 2.


"Terima kasih" balas Nanda begitu ramah.


Seusai bersiap-siap, Nanda keluar dari ruang pakaian. Dia menuruni tangga bak seorang putri. Kemudian, dia berjalan menuju ruang makan di mana seluruh anggota keluarganya akan melaksanakan makan malam seperti biasa.


"Malam semuanya" sapa Nanda.


Semua orang langsung menoleh serentak saat mendengar sapaan Nanda. Mata mereka langsung membelalak, dan mencermati setiap inci penampilan Nanda.


"Kalian kenapa sih?" tanya Nanda keheranan.


"Wow gila" desis Nendra sambil geleng-geleng kepala.


"Cantik banget" lirih Langga.


"Sayang, kamu mau ke mana sampai berdandan secantik ini?" tanya Arya.


"Aku mau datang ke acara ulang tahun temen aku, Pa" jawab Nanda.


"Emang kamu udah punya temen?" celetuk Dion.


"Ya pasti udah lah Mas. Dia kan sekarang jadi campus princess. Masa iya masih aja nggak punya temen" timpal Rara.


"Ya siapa tahu kan?" kata Dion terkekeh.


"Temen kuliah kamu? Yang mana?" sela Isyan.


"Dia itu cowok populer di kampus, Ma. Dan kemarin dia undang aku buat datang ke acara ulang tahunnya. Aku nggak enak aja buat nolaknya" jelas Nanda.


"Kamu bawa sopir dan bodyguard ya" perintah Isyan.


"Ih Nanda nggak mau. Aku cuma datang ke acara ulang tahun, Ma. Bukan perang dunia ke tiga" ketus Nanda.

__ADS_1


"Ya kan buat jaga-jaga Nanda. Apalagi sekarang temen-temen udah tahu siapa kamu. Takutnya ada apa-apa sama kamu" ujar Nendra begitu bijaksana.


"Tumben kamu waras, Nen. Tapi kamu ada benarnya juga" potong Dion.


"Nggak usah. Nanda bawa mobil sendiri aja. Toh aku nggak bakal pulang malem. Aku kan nggak terlalu suka pesta juga" tolak Nanda.


"Kalau itu mau kamu papa nggak akan melarang. Yang terpenting kamu harus hati-hati. Kabari papa kalau sudah sampai sana, dan langsung telepon papa kalau ada apa-apa" tegas Arya.


"Siap komandan" balas Nanda sambil hormat.


"Nggak usah caper sama cowok-cowok ya" tegur Langga.


"Iya Langga ganteng. Bye semua" ucap Nanda melambaikan tangan lalu pergi meninggalkan ruang makan.


Nanda pun melangkah keluar dari rumah. Dia menuju garasi mobil untuk mengambil mobil yang akan dia pakai. Dan malam ini pilihan Nanda jatuh pada mobil Mercedes Benz AMG GT seharga 5 milyar yang baru tiga bulan lalu dibeli oleh Apsara.


Nanda menjalankan mobil meninggalkan rumahnya setelah beberapa bodyguard menunduk hormat kepadanya.


*****


Nanda sudah sampai di pelataran Hotel Atrium setelah menempuh perjalanan 45 menit dari rumahnya dan melewati kemcetan jalanan ibu kota. Nanda turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam hotel. Dia sambut oleh pegawai hotel. Setelah Nanda memberitahu tujuan kedatangannya, pegawai hotel itu langsung mengantarkannya menuju tempat dilaksanakannya pesta ulang tahun Rio.


Dan akhirnya, Nanda sampai diantarkan ke salah satu private pool di hotel itu yang biasa digunakan untuk pesta. Dan private pool ini disewa Rio untuk membuat pesta ulang tahunnya. Nanda dibuat sedikit takjub dengan dekorasi private pool ini yang dibuat layaknya seperti private pool club di Las Vegas.


"Hai Nanda" sapa Soni langsung menyambut Nanda.


"Wow kamu cantik banget" sela Ari dengan menunjukkan ibu jarinya.


"Makasih atas pujiannya. Oh ya mana Rio?" ujar Nanda.


"Uh, kamu langsung nyariin Rio ya?" goda Ari.


"Kan yang ulang tahun dia. Bukan kalian berdua" balas Nanda santai.


"Eh oon banget kamu si, Ri" ejek Soni menoyor kepala Ari.


"Ya udah yuk, aku antar kamu ketemu sama Rio" ajak Ari menarik tangan Nanda dan membawanya menuju Rio.


Nanda memanifestasikan seisi private pool. Tidak ada tamu undangan yang Nanda kenal. Sepertinya memang Rio tidak mengundang teman-teman kuliahnya. Kemudian sorot mata Nanda tertuju pada deretan botol alkohol yang berjejer di meja. Dan beberapa gelas yang sudah diisi minuman-minuman itu.

__ADS_1


Dan Nanda pun dipertemukan dengan Rio di panggug utama private pool yang dekat dengan meja DJ. Nanda langsung menghampiri Rio dengan senyum ramah.


"Happy birthday Rio. Ini hadiah untuk kamu" ucap Nanda memberikan sebuah kotak yang sejak tadi dia pegang.


"Makasih Nanda" balas Rio tiba-tiba langsung memeluk Nanda.


Nanda merasa terkejut dan langsung canggung dibuatnya. Begitu Rio memeluknya, Nanda langsung melepas pelukan Rio dan melangkah menjauh. Rasa tidak nyaman langsung dirasakan oleh Nanda saat itu juga.


Rio pun membuka kotak pemberian dari Nanda. Betapa terperanjatnya Rio saat dia menyadari hadiah yang diberikan Nanda adalah sebuah jam tangan pria dari brand Seiko SBDX011 Emperor Tuna 1000M seharga 30 juta.


Rio tidak menyangka bahwa Nanda begitu dengan mudah memberinya sebuah hadiah mewah nan mahal. Bahkan dia sendiri yang juga berasal dari keluarga kaya, namun tidak seloyal Nanda.


"Luar biasa. Aku sangat mengimpikan mempunyai jam tangan ini sejak lama" ujar Rio begitu senang.


"Bagus kalau kamu suka" balas Nanda.


"Sekali lagi terima kasih" kata Rio.


"Tidak masalah. Aku permisi dulu ya" tandas Nanda lalu meninggalkan Rio.


"Wih Bro, keren banget Si Nanda. Berarti dia kaya raya banget dong" sela Ari.


"Ya pasti dong. Keluarganya itu salah satu keluarga kaya di Asia. Ayah dan ibunya aja punya perusahaan masing-masing" tukas Soni.


"Kayaknya aku harus deketin Nanda nih" ucap Rio.


"Harus banget" timpal Soni.


"Pepet terus" seru Ari kegirangan.


Setelah Nanda meninggalkan Rio, dia berjalan menuju salah satu meja yang menghidangkan minuman. Dia menyelisik minuman mana yang tidak beralkohol.


"Nona membutuhkan sesuatu?" tegur seorang pelayan menghampiri Nanda.


"Ah, aku minta satu minuman yang tidak beralkohol" pinta Nanda.


"Semua minuman di sini beralkohol" jelas pelayan.


"What? Are you kidding me? Shit" umpat Nanda dengan segala keterkejutan dan kekesalannya.

__ADS_1


Nanda pun menyuruh pelayan itu pergi. Dan dia sudah merasa tidak mood berasa di pesta yang tidak ramah dan membuatnya tidak nyaman berlama-lama berada di sana.


"Ya masa aku minum air kolam renang gara-gara nggak ada minuman non alkohol. Ini pesta ulang tahun atau pesta club malam" gerutu Nanda.


__ADS_2