
“Kau juga tidak bisa membacanya kan jika ... Sama seperti Arion. Aku juga mencintaimu!” seru Zayn suara menggaung memenuhi ruangan. Akhirnya mengakui perasannya pada Alana.
Mencintaimu ...
Tubuh Alana seketika membeku, bak di sengat listrik jutaan Volt. Zayn mencintainya ....
Zayn mengalihkan pandangannya, mencengkeram tangannya kuat, hingga buku-bukunya terlihat memutih. Dadanya terlihat naik turun, mencoba menahan diri dari rasa kesal.
Ahhh, gerammnya dia.
Kata cinta telah terucap dari Zayn, perasaan yang selama ini masih coba dia pendam. Dan akan dia katakan di saat yang tepat, kini telah terucap dalam keadaan emosi menguasai.
Buyarlah semua rencana indah yang ia susun bersama Ken. Menyatakan cinta di taman bunga yang indah, sembari mendengarkan gemericik air dari kolam air mancur. Sungguh sangat romantis dan pasti berkesan. Namun apa yang terjadi itu semua hancur karena emosinya yang naik.
Zayn diam, melangkah cepat pergi meninggalkan Alana membawa kekesalannya. Apalagi sejak tadi Alana mematung memasang wajah terkejut, terlihat akan pingsan, akan pernyataan cinta dadakan yang perempuan ini terima darinya. Alana pasti syok mendengarkan ucapan cinta darinya.
Zayn tidak melanjutkan pernyataan cintanya. Sungguh dia sudah tidak bisa berkata manis. Mode juteknya telah menguasai.
Ahhhh sial. Niat sucinya malam ini buyar, rencananya dia akan mengulang malam syahdu bersama dengan istrinya. Tapi, nyatanya lagi perdebatan yang terjadi. Kan bukan ini rencananya.
Uh, mereka selalu saja berdebat.
“Ken, buyar semua,” batin Zayn melangkah keluar dari rumah.
Sedangkan Alana hanya bisa mematung di tempat, menatap kepergian Zayn. sungguh dia sangat terkejut dengan pengakuan cinta dari Zayn. Jantungnya terasa terpukul cepat. Aliran darahnya seakan terhenti. Zayn mencintainya ...
Pemuda jutek yang selalu berkata ketus padanya mencintainya. Ya ampun, Pernikahan jebakan ini telah menumbuhkan rasa cinta di hati Zayn untuknya.
***
Alana sedang berada di salon, duduk termenung di sofa panjang. sudah seharian dia hanya menghabiskan waktunya termenung. Memikirkan pernyataan cinta Zayn untuknya.
Pertengkaran semalam bersama Zayn membuat hatinya menggalau. Apalagi setelah itu Zayn pergi hingga saat ini pemuda itu tidak menemuinya.
Alana merunut sikap Zayn yang beberapa hari ini memang berubah padanya, dari arogant dan jutek berubah lembut dan manis. Awalnya Alana heran dan selalu bertanya-tanya dalam hati mengapa Zayn berubah padanya, sekarang ia telah mengerti perubahan sikap Zayn karena mencintainya.
__ADS_1
Oh astaga kenapa jadi begini. Alana masih mengingat ucapan Zayn yang tidak akan pernah menyukainya. Dia bukan tipe seorang Zayn Arsenio.
“Kenapa kak Zayn bisa mencintaiku?” gumam Alana seakan tak percaya. Begitu banyak perempuan sempurna di Jerman kenapa harus mencintainya.
Kepala Alana seakan ingin pecah, pernikahan jebakan ini telah membuat perasaan Zayn juga terjebak padanya. Lalu bagaimana dia akan berakhir dengan Zayn. Ikatankan pernikahan mereka semakin kuat.
Suara pintu terbuka membuat perhatian Alana terkalihkan ke arah pintu, menatap pemuda tampan dengan senyuman menawan.
“Arion!” sapa Alana pada sang aktor. “Kau datang kemari?”
Lelaki inilah sumber pertengkaran semalam dengan Zayn dan bahkan berujung dengan pernyataan cinta. Yang kata Zayn mencintainya. Namun hingga saat ini Alana tidak mempercayai ucapan asal Zayn itu.
Arion mengayun langkah mendekat ke arah Alana.
“Duduk Arion,” tawar Alana menggeser posisi duduk di ujung sofa panjang.
Arion pun duduk bersebelahan dengan Alana, namun masih berjarak di tengahnya.
“Kenapa kau tiba-tiba membatalkan menjadi asisten make upku? Padahal kau sudah mengiyakannya?” tanya Arion memasang raut wajah kecewa. Inilah tujuannya mendatangi Alana.
Alana memasang wajah sendu, sebenarnya dia tidak enak pada Arion. Di tambah hilangnya kesempatan emasnya.
“Maaf Arion, aku tidak bisa menerima pekerjaan ini. Kak Zayn tidak memberikanku izin,” papar Alana jujur.
“Zayn tidak memberikanmu izin?” seru Arion.
Alana menghela napas berat.
“Iya, dia tidak ingin kita terlalu dekat," jelas Alana.
Apa!
Raut Arion berubah serius mendengar kata Alana.
“Memang kenapa, kau harus menjauhiku?”
__ADS_1
Alana mencebikkan bibirnya, mengingat kata aneh Zayn.
“Kak Zayn lucu, dia tidak ingin melihat kau dekat denganku karena dia menggira kau punya rasa lain padaku,” jelas Alana.
Rasa lain
Arion terdiam, dengan tangan mengepal seakan menahan sesuatu. Tak ada kata yang keluar lagi darinya.
“Kak Zayn bilang kau mencintaiku!” ujar Alana dengan sedikit tertawa kecil.
“Kak Zayn lucu ya, mana mungkin kau mencintaiku, Memangnya sudah tidak ada perempuan di Jer ....,"
“Zayn benar Alana,” sosor Arion dengan cepat.
Membuat Alana tersentak katanya tertelan, menatap Arion lekat.
“Aku memang mencintaimu Alana," ungkap Arion akan perasaannya.
Apa!
Aktor tampan Jerman ini mencintainya.
Hahhh ....
Alana tercengang dengan mulut sedikit terbuka. Apa jadi benar kata Zayn. jika Aktor terkenal ini mencintainya. Ini gila.
Kepala Alana seakan berputar, raganya bak terbang. Ya ampun dua pemuda hebat dan sempurna ini mencintainya.
Belum hilang keterkejutan Alana dengan pernyataan cinta Zayn sekarang Arion. Ya ampun ada apa dengan dua sepupu ini?
Apa sih yang mereka liat dari perempuan biasa seperti dirinya? Sumpah Alana bertanya-tanya dalam hati. Sungguh ia tak mengerti.
***
Ya ampun, astaga. Alana yang di tembak dua lelaki tampan dan kaya.
__ADS_1
Kok perasaanku yang cenat-cenut. Kaya ke setrum ujung kulkas hahahah.