
Di sebuah ruangan kantor. Sesosok pemuda tampan sedang duduk di meja kerja, menatap berkas-berkas laporan yang bertumpuk di hadapannya.
Sudah berminggu-minggu Arion mempelajari tentang perusahaan. Bekerja keras untuk menunjukkan kemampuannya jika dia juga bisa menguasai ilmu tentang perusahaan. Mempelajari proyek apa yang sedang di tangani oleh Walter Group.
Bertahun-tahun menjelajahi dunia akting kini beralih mengurus perusahaan bukan hal yang mudah bagi Arion butuh begitu banyak kerja keras. Walau sejak kecil dia telah di arahkan mempelajari ilmu bisnis.
“Tuan berkas-berkas itu semua tentang proyek yang sedang di kerjakan oleh perusahaan,” jelas lelaki paru bayah mengenakan jas hitam yang berdiri di sisi meja yang selalu mendampingi Arion di perusahaan ini.
Lelaki itu adalah Peter Andrean asisten ayah Arion yang untuk sementara di percayakan oleh ayah Arion untuk mendampingi Arion. karena Peter tahu segala seluk beluk perusahaan.
“Dan menurut informasi presdir Zayn saat ini sedang serius memberi perintah dan mengawasi proyek untuk menggarap sebuah taman bunga," jelas Peter.
Kepala Arion terangkat berhenti menatap berkas, tatapannya beralih pada Peter. Merasa ada yang aneh dengan ucapan Peter. Proyek perusahaan Walter bernilai jutaan euro dan Zayn sedang fokus pada proyek untuk menggarap taman.
Taman hanya proyek kecil bagi perusahaan Walter.
“Pembuatan taman?” ulang Arion meminta penjelasan.
“Iya tuan. Menurut laporan, taman bunga itu kelak akan di persembahkan presdir Zayn untuk istrinya sebagai kejutan dan sebagai tanda cintanya,” jelas Peter panjang lebar.
“Tanda cinta,” gumam Arion.
Tanpa terasa tangan Arion mencengkeram sebuah map hingga mengkerut. Wajahnya mengeras, tatapannya memerah kesal. Rasa panas merambat di dalam hati.
__ADS_1
Arion tidak menyangka Zayn si jutek dan dingin itu ternyata akan melakukan hal besar seperti ini untuk membuktikan cintanya pada Alana. Ternyata Zayn bisa bersikap manis sekali. Ah sial, bagi Arion itu berarti Zayn selangkah lebih dulu darinya.
“Taman itu tidak akan lama lagi rampung tuan,” tambah Peter.
Semakin panas saja Arion mendengar informasi itu. Arion mengatur napas, menyandarkan tubuhnya di punggung kursi. Pikirannya mengudara memikirkan jika Alana pasti akan terpukau dengan kejutan Zayn. Ya siapa perempuan yang tidak terbuai dan melayang tinggi jika di persembahkan sebuah taman bunga yang indah. Itu sangat romantis.
Suasana ruang kantor hening tak ada suara. Cukup lama Arion terdiam memikirkan semuanya hingga pemuda itu menegakkan posisi duduknya.
“Paman Peter,” panggil Arion.
“Ya tuan,” balas Peter tertunduk hormat.
“Paman urus semuanya untukku,” ucap Arion dengan nada dingin.
“Sekarang aku ingin paman melakukannya, jalankan semuanya sesuai perintah Daddyku,” papar Arion.
Wajah Peter seketika berubah serius mendengar ucapan Arion. Tak pernah menyangka setelah sekian lama Arion menuruti perkataan ayahnya.
“Anda yakin tuan?” tanyanya memastikan.
“Aku sangat yakin,” tekan Arion dengan tatapan menghunus.
“Anda akan bertarung dengan presdir Zayn?” ujar Peter mengingatkan jika Zayn mengambil langkah itu.
__ADS_1
“Aku tidak peduli! Lakukan saja!” kata Arion penuh keyakinan.
“Baiklah tuan, saya akan mengurus semuanya,” jelas Peter.
Arion kembali menyandarkan punggungnya di sandaran kursi, mengurut pangkal hidungnya, kepalanya terasa pening. Arion menitik pikirannya.
“Zayn akan membuat Alana melambung tinggi dengan memberinya taman bunga. Lalu suatu saat dia akan menghempaskan perasaan Alana, mencampakkannya begitu saja. Jika Zayn tahu semua tentang Alana, dia tidak akan mungkin bisa menerima Alana,” batin Arion.
Arion menegakkan posisi duduknya pandangannya kosong ke depan.
“Maafkan aku melakukan ini, Aku hanya ingin melindungi Alana, membebaskan dari pernikahan jebakan ini, sebelum perasaannya mendalam padamu dan lagi pula hanya aku yang tulus mencintainya dan menerima apa-pun keadaannya,” batin Arion.
***
Hay kita udah masuk di konflik ya.
Ringan aja kok. Kagak serem kaya konflik kakak ma ade terus emak malah nyodorin pisau. Trus malah ngomong bunuh aja-bunuh aja. Tidak seseram itu yehhh.
Like
Coment
Vote
__ADS_1