
"besok kamu sudah boleh masuk kerja jadi sekretaris saya,nanti Dekha akan menjelaskan apa yang harus kamu kerja kan "ucapnya yang sedang menyetir
Dasha yang mendengarkan hal itu ia sangat bahagia
"terimakasih pak anda telah menerima saya"ucapnya memegang lengan Daren
Daren memandang lengannya yang di pegang Dasha
Dasha sadar yang ia lakukan langsung melepaskan pegangannya dan meminta maaf
"maaf pak saya reflek bahagia aja bisa kerja di perusahaan Aryabatta"ucapnya tersenyum
"tapi yang dikatakan orang tua bapak tidak benar kan masa saya harus menikah sama bapak yang....."
ucapan Dasha terhenti ketika Daren memandang nya horor"
"hehe" tawa Dasha tawa Dasha
"yang apa"tanya Daren datar
"nggak pak,nggak jadi"ucapnya mengalihkan pandangannya kearah jalanan sehingga wajahnya diterpa angin malam
"saya minta maaf telah menyeret kamu kedalam masalah saya, seandainya hal itu terjadi saya akan membuat surat kontrak antara saya dan kamu ..."
Dasha beralih memandang daren lalu berkata
"tapi pak sha gak mau nikah sama bapak"
"saya tidak suka bantahan sha"ucap Daren tegas
"bapak gak berhak dong maksa-maksa sha,sha mau nikah sama orang yang sha cintai"ucap Dasha kesal
"ya sudah kalau gitu kamu tidak diterima di perusahaan saya"ucapnya enteng
"loh pak gak bisa gitu dong"protes Dasha
"kamu harus ingat syarat yang saya ajukan pada kamu"ucapnya
"syarat bapak kan cuma temani bukan nikah"ucapnya
"ya sudah kalau gak mau gak usah datang besok saya akan mencari sekretaris baru"ucap Daren mengancam
Dasha mendengar hal itu berpikir
"kalau aku gak kerja gimana mau bawa mommy berobat,mommy memang punya toko kue tapi kalau untuk berobat terus bisa-bisa toko kue itu bangkrut dan aku gak mau sampai itu terjadi"batinnya
"hallo kha,kamu sebar lowongan menjadi sekretaris kare"....
"pakkk jangan"...ucap sha
"yaudah sha mau,sha perlu banget kerjaan ini ucapnya menunduk
"bagus kalau gitu"ucap Daren menyimpan handphone pada dasarnya Daren tidak menelepon hanya menggertak saja
Dasha terdiam ,hening tidak ada lagi percakapan antara mereka berdua
"pak..."panggil Dasha
__ADS_1
"sudah sampai" ..potong Daren
"sudah sampai aja padahal kan aku mau tanya isi kontrak nya itu apa,yaudah masih ada hari esok batinnya"
"apa kamu masih mau berdua an bersama saya "ucap Daren menyadarkan lamunan Dasha
Dasha tersadar
"ihhh bapak PD banget,gausah GR pak ,yaudah saya turun dulu ucapnya seraya membuka pintu mobil" ...
"terimakasih makan malamnya sayang "ucap Dasha dari jendela mobil dan mengedipkan mata menggoda Daren ia pun berlalu meninggalkan Daren
Daren yang melihat tingkah gadis itu hanya tersenyum ia melihat kepergian Dasha dan hingga hilang dibalik pintu..
"kamu akan jadi milik ku"ucapnya dan berlalu meninggalkan rumah Dasha
"Bim kok kamu gak balas chat aku si,"tanya bella
"aku sibuk Bella"ucap sang pria yang sedang fokus didepan komputer
saat ini Bima dan Bella berada di apartemen milik bima
Bella mendekati Bima dan duduk dipangkuan nya tak lupa mengalungkan tangannya pada leher Bima lalu berkata
"apakah kau tidak merindukan ku"ucap Bella menggoda Bima
Bima menghentikan aktifitas nya
Bella aku lagi sibuk mending kamu pulang ucapnya seraya melepaskan tangan Bella dari lehernya
Bella tidak kehabisan cara
Bima menghindari Bella bukan hanya semata sibuk tapi ia memikirkan supaya bisa kembali bersama Dasha...memang pria tak cukup 1 wanita!!!!!!!!
Bima melihat hal yang menggoda imannya itu dia mulai berdiri dan membisikkan kata-kata kepada Bella
"kau sudah menggoda ku maka akan kuturuti". seringai nya
Bella mendengar itu tersenyum menang
Bima menarik tengkuk Bella dan ******* bibir yang dari tadi menggoda nya sedangkan Bella mengalukan tangan nya pada leher Bima tanpa melepaskan pagutan di bibir mereka Bima mengangkat Bella seperti koala menuju ranjang,bima menghempaskan pelan tubuh Bella keranjang ia menindih Bella dan ******* bibir itu lagi tak tinggal diam tangannya sudah meraba paha mulus Bella dan kini mereka berdua sudah tidak memakai sehelai benang pun.
Bima menyatukan miliknya dan juga milik Bella
terjadilah malam panjang antara bella dan Bima
selanjutnya bayangin sendiri aja ya..hehehee....
sang mentari pagi sudah menerangi seluruh alam terdengar ricau suara burung Pipit dipagi hari ...
seorang gadis baru saja menyelesaikan ritual mandinya dan saat ini ia memilih pakaian yang harus dipakaian untuk hari pertama nya kerja.
"yang mana ya"ucap Dasha bingung memilih baju
ditengah ia dilanda bingung tiba-tiba terdengar suara
"yang ini saja sha"ucap mommy gena menjinjing setelan yang ia pegang
__ADS_1
"mommy kapan datangnya"ucap Dasha
"dari tadi sha,mommy lihat kamu bingung banget milihnya coba kamu pakai yang ini"ucap mommy gena
"iya mom Dasha bingung mau pakai yang mana ini hari pertama sha kerja jadi sha harus tampil maksimal "ucapnya
"udah gih cobain dulu pasti cantik"ucap mommy gena
Dasha menyambut setelan baju blouse lengan panjang dan rok mini dan berlalu pergi menuju kamar mandi
"mom "panggil Dasha membuka kamar mandi
mommy gena membalikan tubuh menatap anaknya
"tu kan cantik apa mommy bilang kamu cantik memakai blouse dan rok mini ini sayang"ucap mommy gena mendekati anaknya dan membawanya duduk didepan meja rias
"mommy gena menyisir rambut Dasha dan memoles wajahnya Dasha dengan make up tipis saja"
"sudah selesai" ucap mommy gena
Dasha yang semulanya memejamkan mata ia perlahan membuka matanya dan menatap dirinya pada cermin
"mom terimakasih berkat dirimu aku menjadi cantik" ucapnya
"sayang kamu ini udah cantik apa lagi di poles kaya gini "ucap mommy gena sambil menyelipkan rambut anaknya dibelakang telinga
"yaudah sekarang kita turun dan makan nanti kamu telat"ucap mommy gena
"iya mom yuk"
,ia mengambil tas mini memasukan handphone,kunci mobil dan membawa uang kes.
sesampai di meja makan ia dan mommy nya duduk dan dihadapannya sudah tersedia 2 piring omlet segelas susu dan segelas teh hangat.
mereka makan sambil bercanda ria
setelah meneguk susu segelas Dasha beranjak
"mom sha pergi dulu ya"ucap sha mendekati mommy nya mencium punggung tangan mommy dan mencium pipi mommynya
"daa mom"ucap sha
"iya sayang hati-hati ya "ucap mommy gena
Dasha melangkahkan kaki nya sesaat kemudian berbalik dan berteriak
"mom jangan ke toko kue ya istirahat dirumah dulu ok" ucapnya
mommy gena tersenyum mendengar penuturan anaknya.
"pagi non" ucap pak Mamat
"pagi" ucap sha tersenyum dan memasuki mobilnya
Dasha menghidupkan mobilnya dan segera meninggalkan area rumah nya.
__ADS_1
terimakasih atas kunjungan Anda pada novel saya,saya berharap novel ini bisa menghibur dan jangan lupa kasih semangat buat saya dengan cara like komen dan kasih vote.ikuti juga ya akun saya... terimakasih 😊