
saat ini gena dan orang tua Daren sudah berkumpul untuk sarapan bersama sebelum pulang kerumah
"dasha sama Daren mana ya kok belum kesini "ucap Dila
"bentar lagi ma" ucap Bram
tak lama terlihat 2 pasangan kekasih berjalan dengan menggenggam tangan satu sama lain
mereka melihat anak-anak nya seperti itu tersenyum apalagi gena ia berpikir akan tenang ketika harus pergi dari dunia..
"pagi semua "ucap Dasha dan Daren serempak
"pagii" balas mereka
dasha duduk disebelah Daren dan sebelah mommynya
"mari makan" ucap Bram setelah semuanya selesai mengambil makanan masing-masing
mereka pun menyuapkan makanan
"habis ini kemana sha" ucap Dila
"hmm habis ini mau cek up buat mommy ma "ucapnya menyuapkan makanan
Bram Dila dan juga gena saling pandang
"bukannya kemarin sudah ya sha "ucap Dila
"hmm itu kan dasha gak ikut jadi kali sha mau ikut "ucapnya
"gak usah sayang lagian mommy juga sehat dan kata dokter juga ada perkembangan "ucapnya
Daren yang melihat mimik wajah dari ketiga orang tuanya itu menjadi penasaran "apakah ada hal yang di sembunyikan "batinnya
"tapi kan mom sha...."
"mommy sehat sha percaya deh "ucap gena tersenyum padahal ia menahan sakit kepalanya setiap kali banyak gerak atau pun kecapean
"gimana main kerumah mama aja sayang ,kamu kan udah lama gak main kerumah" ucap Dila
"betul sayang kerumah ya "balas Daren tersenyum senang
"semangat ya ren" ucap Bram
Daren cengengesan ...
"mom ikut yuk .."ucap Dasha
"mommy di rumah aja kali sha "ucap gena sebenarnya ia ingin sekali untuk tempat calon besannya itu tetapi dia ingin istirahat karena saat ini kepalanya sungguh sakit
"ayo lah mom "ucap Dasha
"sha gak papa mommy kamu gak ikut lain kali aja ikutnya mungkin mommy kamu capek jadi mau istirahat dulu "ucap Dila yang mengerti bahwa besan nya ini ingin istirahat
"hmm kalau mommy capek yaudah kita pulang nanti sore aja sha main kerumah mama ya" ucap nya
"terserah kamu aja sha mana enaknya "ucap Bram mengelap mulutnya menggunakan tissue
"mommy pesan taxi dulu "ucapnya merogoh handphone
"gak usah Tan biar Daren yang antar" ucap Daren
"papa mama kamu gimana kalau ngantar Tante sama sha,biar kami pulang pakai taxi aja "ucap gena
"kami di jemput supir "ucap Bram
"gen kamu kan juga punya supir kenapa gak di jemput "ucap Dila
"supir kami ngantarin Valen sekolah ma" jawab Dasha
"Valen anaknya bi Nunu "ucap Dila
__ADS_1
"iya ma awalnya dia udah nolak tapi sha paksa aja mommy juga jarang pakai mobil keadaan nya kayak gini" ucap Dasha
"ya ampun baik sekali anak mama ini" ucap Dila
"sesama menolong orang ma apa salahnya" ucap Dasha tersenyum
mereka tersenyum mendengar ucapan Dasha
"sha mommy kembali kekamar dulu beresin barang mommy" ucap gena
"hmm mommy disini aja biar sha yang beresin ya "ucap nya cepat-cepat berdiri
"mau ku bantu sayang "ucap Daren
Dasha mengangguk,Daren pun tersenyum ia sangat senang ketika mendapat waktu berdua bersama Dasha
"jangan macam-macam ya ren " ucap Dila mengancamnya dengan menggunakan garpu
"iya ma ya ampun takut bener "ucap Daren membawa Dasha menuju kamar gena
sedangkan di belahan dunia lain terlihat seorang model seksi memandang foto seseorang
"aku akan kembali...tunggu aku" gumamnya tersenyum
"aku yakin kamu akan memaafkan ku apalagi kamu sangat mencintai ku "ucapnya
-
tok.. tok...
"silll..."teriak Ajeng
"silll .." teriak nya lagi
"duhh siapa sih pagi-pagi teriak" kesalnya menutup telinga dengan bantal
"ini anak tidur kebo banget sudah pukul 8 gak bangun-bangun "ucap Ajeng
"ni anak gadis udah siang jugaa" ucap Ajeng
"sil..sil..."ucap Ajeng
Sisil membuka bantalnya
"mama apaan sih teriak pagi buta kayak gini "ucapnya
"pagi buta kamu bilang,coba lihat ini itu udah pukul 8 lewat bentar lagi pukul 9"" ucap Ajeng kesal
"hmm..."Sisil sontak melihat jam di handphone nya...
"ya ampun kirain masih pagi "ucapnya
"kamu itu di bangunin susah bener." ucap Ajeng
"tapi kan ini weekend ma jadi gak papa dong bangun siang "ucap nya
"anak gadis gak boleh bangun siang,sudah sekarang kamu cepat mandi dibawah ada orang yang nungguin "ucap nya
"siapa "ucap Sisil
"ada lah cepat mandi aja dulu "ucap Ajeng beranjang dari kasur dan meninggalkan kamar Sisil
"siapa sih "gumam Sisil
ia menarik nafas dalam-dalam lalu berjalan memasuki kamar mandi
"maaf ya nak Dekha Sisil nya baru bangun tapi sekarang sudah Tante suruh mandi kok "ucapnya
"iya Tante gak papa"
"diminum dulu airnya ucap Dila
__ADS_1
Dekha menggangguk
"oh ya Dekha kalian udah lama pacaran "ucap Ajeng yang mengira mereka mempunyai hubungan khusus
Dekha tersedak air yang diminum nya
"uhukk..."
"eh pelan-pelan Dekha" ucap Ajeng
"ahh iya Tante" ucap Dekha tersenyum tak enak
"kalian udah lama ".... ucap Ajeng menggapit kan dua jari telunjuknya
Dekha melongo melihat tingkah dari Ajeng bisa-bisa nya ibu Sisil ini berpikir ia dan Sisil berpacaran,tapi wajar saja Ajeng beranggapan begitu contoh nya seperti pagi ini tiba-tiba Dekha datang ingin menjemput Sisil.. cuman Dekha aja yang engga peka dengan sikap nya.
"bar .. "
"kak Dekha" ucap Sisil
. Dekha memandang Sisil yang berdiri di atas tangga..Sisil menuruni tangga dan mendekat pada Ajeng dan juga Dekha..
"ngapain kesini" ucap nya
.
"eh gak boleh gitu sil "ucap Ajeng menegur anak nya
"tumben aja ma pagi-pagi gini Dateng kerumah "ucapnya
"saya ingin ngajak kamu keluar sebentar" ucapnya
"tumben "ucap Sisil padahal dalam hatinya senang kaliii...
"lagian kamu ngapain pakai baju kayak gini" ucap Ajeng
"ya kirain siapa kesini Sisil kan gak tau kak Dekha yang kesini "ucapnya..
"sekarang ganti Dekha udah nungguin dari tadi "ucapnya
'iya iyaaa 'ucap Sisil berbalik untuk menuju kamarnya
"pegangan terus "goda gena pada Daren dan Dasha di dalam mobil
"hehe kayak ada magnet Tante di tangannya sha "ucap Daren
dasha memandang tunangan nya itu bisa juga ternyata bercanda
"kamu bisa aja ren bilang aja gak mau dilepas "ucap gena
Daren tersenyum memandang calon ibu mertua nya itu dari kaca spion
"oh ya kapan kalian fitting baju" ucap gena
Dasha memandang Daren...
"kemungkinan 2 hari lagi Tante karena kemarin gak masuk kerja jadi Daren dan Dasha harus membereskan kerjaan yang tertunda, ucapnya
" iya kan sayang" ucapnya lagi pada Dasha
"iya ma."
'terserah kalian aja si semoga lancar aja ya" ucap gena
"aminn "ucap Daren dan Dasha serempak...
"sudah sampai"..... ucap Daren memasuki gerbang rumah Dasha....
bersambung
terimakasih yang sudah baca like komen..terus dukung ya ...semoga makin banyak yang baca novel ini..
__ADS_1