Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
menjelaskan


__ADS_3

seperti biasa Daren pulang bersama Dekha yang sekarang telah pulang menuju mansion


di mobil yang berbeda Sisil mengacungkan banyak bertanya buat Dasha sehingga Dasha bingung untuk menjawab nya apalagi sahabat nya ini manusia super duper bawel..


"stopppp...."ucap Dasha pada Sisil yang nyerocoh dari tadi


Sisil reflek diam setelah Sisil diam Dasha membuka suara lagi


"Sisil yang cantik gue akan ceritakan semuaaaa nya ke Lo okay, jadi kamu diam dan cukup dengarin gue aja setelah gue cerita kalau lo mau bertanya ya tanya "ucap Dasha sambil menyetir


Sisil mendelik lalu berkata


"yaudah ayo cerita "


"awal nya itu ........"


Dasha menceritakannya masalahnya yang marah-marah pada bosnya itu,padahal waktu itu ia mau interview,dan menjelaskan soal yang disebut Daren calon istri ia menjelaskan bahwa itu kontrak antara ia dan Daren karena Daren menghindari perjodohan nya dengan Bella


"lu juga ngapain marah-marah"ucap Sisil pada Dasha setelah mendengar penjelasan Dasha


"ih kan gak tau,kayak lo tadi marah-marah sama kak Dekha"ucap Dasha


"itu mah beda sha,ya kalau udah duduk dikursi yang ada ya dia lah yang nama pak Daren "ucap Sisil


"iya juga ya"ucap Dasha tersadar


"tapi waktu itu aku emosi banget liat muka nya jadi reflek marah deh"ucap Dasha


"udahlah yang penting aku udah tau apa yang sebenarnya terjadi"ucap Sisil


"cie yang calon istri CEO ledek Sisil lagi pada Dasha

__ADS_1


Dasha mendengar itu membuat pipi nya merona


"apaan sil nggak ah"


"malu-malu lagi"ucap Sisil mencolek bahu Dasha


"eh eh tapi-tapi kalau dia dijodohkan sama Bella,kenapa dia tau bahwa Bella itu sepupu lo yang udah ambil pacar lo" ucap Sisil


"ohh ituu... Lo ingat gak waktu kita debat sama kak Dekha "tanya Dasha


Sisil mengangguk


"nah dia itu yang suruh kak Dekha minta ganti rugi dan dia udah ngawasin kita waktu debat sama si Bella dan bima makannya dia tau,dia dengar semuanya "ucap Dasha


"wah parah si pak Daren minta duit lu,kurang duit dia"celetuk Sisil


"tauu"ucap Dasha menaikan bahunya


Dasha yang mendengar itu terkekeh


"yaudah lah sil buat apa dipikirkan orang kayak mereka itu gak perlu kita apa-apain nanti karmanya datang sendiri "ucap Dasha santai


"lu santai amat ya lihat pacar sendiri selingkuh dengan sepupu sendiri,kalau gue,hm dh gue Jambak tu rambut Bella "ucap Sisil memperagakan gerakan nya


Dasha tertawa mendengar kekesalan Sisil


"sil gue santai bukan karena gue gak sakit hati cewek mana gak sakit hati sil,cuma kalau gue ribut-ribut Jambak-jambakan emang merubah suasana disini itu yang salah bukan cuma Bella tapi si Bima juga.".ujar Dasha pada Sisill


"lain lagi kalau semisalnya si cewek nih godain pacar kita itu wajib kita jambak kalau semisalnya pacar kita nggak respon tapi kalau pacar kita ngerespon dan akhirnya selingkuh itu masalah mereka berdua jadi kita nggak usah ambil pusing mending lupain cari yang baru dan perbaiki diri itu aja deh."sambung Dasha


"bijak juga lu baru sadar gue punya temen bisa kayak lu" ledek Sisil pada Dasha

__ADS_1


"baru tahu lo" ucap Dasha terkekeh


-


-


tak terasa mereka telah sampai di depan rumah Sisil


-


-


"udah sampai nih" ucap Dasha pada Sisil


eh gak kerasa ya mungkin karena kita cerita-cerita deh


iya nih


"ya udah gue turun dulu ya makasih ya tumpangannya"ucap Sisil seraya melepaskan sabuk pengaman dan turun dari mobil Dasha


"bareng ya besok"ucap Sisil lewat jendela mobil


"iya nanti gue jemput,"balesnya


enggak enggak besok gue yang jemput Lo oke


"okay "ucap Dasha


"daa "ucap Sisil


titttt...suara klakson Dasha

__ADS_1


Dasha meninggalkan rumah Sisil,dan Sisil memasuki rumah nya


__ADS_2