
tok tok
masuk terdengar suara barinton dari dalam ruangan
Dekha dan Dasha memasuki ruangan CEO itu
tuan nona Dasha sudah tiba "ucapnya
hm Daren mengangguk dan memandang gadis disebelah Dekha yang tidak terlihat takut padanya
Dekha kamu bisa kembali keruangan kamu sendiri"ucap Daren
baik tuan,saya permisi ucap Dekha ingin meninggalkan Daren dan Dasha
Dasha yang mendengar hal itu menahan tangan Dekha lalu menggeleng
Daren melihat itu merasa panas padahal ruangannya memiliki AC
ekhemm.......
deheman Daren mengalihkan pandangan mereka
"gak papa sha "ucap Dekha melepaskan pegangannya Dasha dan berlalu pergi
tinggallah Dasha dan Daren didalam ruangan tersebut
kenapa kamu terlambat ucap Daren pada Dasha
Dasha berusaha tenang walaupun hatinya dag Dig duh
"maaf pak alarm saya telat bangunin"ucap Dasha polos
Daren mendekat pada Dasha
"bapak kenapa mendekat,jangan macam-macam ya"ucap Dasha
Daren terkekeh melihat tingkah Dasha yang ketakutan.
"jangan tegang gitu dong sayang"goda Daren pada Dasha
Dasha yang mendengar itu merasa geli
"sayang sayang sembarangan aja "seloroh Dasha
"sebenarnya apa yang ingin bapak sampai kan kepada saya,karena saya gak banyak waktu udah telat jadi gak ada waktu buat ladenin bapak"ucap Dasha dengan berani menatap Daren
Daren semakin mendekat Dasha semakin mundur
__ADS_1
"kenapa kamu takut aku gak makan manusia sha"ucap Daren
"bapak mau apa"ucap Dasha gugup
Daren memegang kedua bahu Dasha dan berbisik "kamu harus di hukum"
Dasha menutup matanya ketika Daren berbisik dan mendengar kata hukum dari Daren ia langsung membuka matanya ia melihat Daren tersenyum mengejek nya
Dasha melepaskan pegangannya Daren pada bahunya
"emang bapak mau hukum saya apa"ucapnya menjauhi Daren
Daren kembali ketempat duduknya dan berkata
"malam ini kamu harus dinner sama saya"
"enggak saya gak mau"tolak Dasha cepat
"kalau gak mau gimana kita langsung nikah aja..."ucapnya gamblang
"bapak jangan main-main ya "ucapnya
"jadi gimana"ucap Daren
yaudah saya mau
"baik "ucap Dasha berlalu pergi
tibalah jam makan siang
Dasha memberitahu pada Sisil bahwa ingin makan di kantin karena ia dan Sisil tak sempat sarapan
"enak ya baksonya"ucap Dasha
"iya sha gue sering banget pesan bakso disini"ucapnya
"hai" ucap seorang perempuan dan disusul 2 orang teman nya
"hai"balas Sisil
"boleh gabung"tanyanya
"silahkan"ucap Sisil sedang Dasha hanya diam dan menikmati makanan nya
"teman baru ya sil"ucap Lina,ya namanya Lina
"bukan ini sahabat gue,kami udah lama banget kenal dan dia baru kerja disini"jelas sisil
__ADS_1
"ohhh" ucapnya
"sha kenalin ini Lina,dan ini Eka satu lagi putri ucapnya mengenalkan teman satu ruangannya pada Dasha
Dasha ucap Dasha ramai menyalami teman Sisil satu persatu
"cantik ya"ucap Eka pada Dasha
Dasha mendengar hal itu tersenyum
Sisil merangkul Dasha
"sahabat gue ini emang sangat cantik"pujinya
"kamu juga cantik,"ucap Dasha pada Sisil
"ohh jelasss .."ucap Sisil pede
"anjazz kelas"lanjutnya
mereka tertawa mendengar ucapan Sisil
mereka berteman dengan baik
bergurau,bercanda ria dan sekarang tak terasa jam makan siang telah selesai
Ting..
"siapa sha"tanya Sisil ada Dasha
"biasa pak Daren bisiknya
"cieee"goda Sisil
"ihhh apaan sih"kesal Dasha
teman-teman gue pamit dulu ya banyak berkas yang mau diselesain ucap Dasha
"iya sha"jawab mereka bersama
"sil duluan"ucapnya pada Sisil
"hemm semangat"ucap Sisil
Dasha hanya tersenyum dan berlalu meninggalkan mereka
bersambung
__ADS_1
makasih yang udah baca,jangan lupa like komen,dan bintang limanya yaa heheh kalau terhibur dengan ceritanya..maaf kalau masih banyak typo.