Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
hukuman


__ADS_3

tok tok


masuk terdengar suara barinton dari dalam ruangan


Dekha dan Dasha memasuki ruangan CEO itu


tuan nona Dasha sudah tiba "ucapnya


hm Daren mengangguk dan memandang gadis disebelah Dekha yang tidak terlihat takut padanya


Dekha kamu bisa kembali keruangan kamu sendiri"ucap Daren


baik tuan,saya permisi ucap Dekha ingin meninggalkan Daren dan Dasha


Dasha yang mendengar hal itu menahan tangan Dekha lalu menggeleng


Daren melihat itu merasa panas padahal ruangannya memiliki AC


ekhemm.......


deheman Daren mengalihkan pandangan mereka


"gak papa sha "ucap Dekha melepaskan pegangannya Dasha dan berlalu pergi


tinggallah Dasha dan Daren didalam ruangan tersebut


kenapa kamu terlambat ucap Daren pada Dasha


Dasha berusaha tenang walaupun hatinya dag Dig duh


"maaf pak alarm saya telat bangunin"ucap Dasha polos


Daren mendekat pada Dasha


"bapak kenapa mendekat,jangan macam-macam ya"ucap Dasha


Daren terkekeh melihat tingkah Dasha yang ketakutan.


"jangan tegang gitu dong sayang"goda Daren pada Dasha


Dasha yang mendengar itu merasa geli


"sayang sayang sembarangan aja "seloroh Dasha


"sebenarnya apa yang ingin bapak sampai kan kepada saya,karena saya gak banyak waktu udah telat jadi gak ada waktu buat ladenin bapak"ucap Dasha dengan berani menatap Daren


Daren semakin mendekat Dasha semakin mundur

__ADS_1


"kenapa kamu takut aku gak makan manusia sha"ucap Daren


"bapak mau apa"ucap Dasha gugup


Daren memegang kedua bahu Dasha dan berbisik "kamu harus di hukum"


Dasha menutup matanya ketika Daren berbisik dan mendengar kata hukum dari Daren ia langsung membuka matanya ia melihat Daren tersenyum mengejek nya


Dasha melepaskan pegangannya Daren pada bahunya


"emang bapak mau hukum saya apa"ucapnya menjauhi Daren


Daren kembali ketempat duduknya dan berkata


"malam ini kamu harus dinner sama saya"


"enggak saya gak mau"tolak Dasha cepat


"kalau gak mau gimana kita langsung nikah aja..."ucapnya gamblang


"bapak jangan main-main ya "ucapnya


"jadi gimana"ucap Daren


yaudah saya mau


"baik "ucap Dasha berlalu pergi


tibalah jam makan siang


Dasha memberitahu pada Sisil bahwa ingin makan di kantin karena ia dan Sisil tak sempat sarapan


"enak ya baksonya"ucap Dasha


"iya sha gue sering banget pesan bakso disini"ucapnya


"hai" ucap seorang perempuan dan disusul 2 orang teman nya


"hai"balas Sisil


"boleh gabung"tanyanya


"silahkan"ucap Sisil sedang Dasha hanya diam dan menikmati makanan nya


"teman baru ya sil"ucap Lina,ya namanya Lina


"bukan ini sahabat gue,kami udah lama banget kenal dan dia baru kerja disini"jelas sisil

__ADS_1


"ohhh" ucapnya


"sha kenalin ini Lina,dan ini Eka satu lagi putri ucapnya mengenalkan teman satu ruangannya pada Dasha


Dasha ucap Dasha ramai menyalami teman Sisil satu persatu


"cantik ya"ucap Eka pada Dasha


Dasha mendengar hal itu tersenyum


Sisil merangkul Dasha


"sahabat gue ini emang sangat cantik"pujinya


"kamu juga cantik,"ucap Dasha pada Sisil


"ohh jelasss .."ucap Sisil pede


"anjazz kelas"lanjutnya


mereka tertawa mendengar ucapan Sisil


mereka berteman dengan baik


bergurau,bercanda ria dan sekarang tak terasa jam makan siang telah selesai


Ting..


"siapa sha"tanya Sisil ada Dasha


"biasa pak Daren bisiknya


"cieee"goda Sisil


"ihhh apaan sih"kesal Dasha


teman-teman gue pamit dulu ya banyak berkas yang mau diselesain ucap Dasha


"iya sha"jawab mereka bersama


"sil duluan"ucapnya pada Sisil


"hemm semangat"ucap Sisil


Dasha hanya tersenyum dan berlalu meninggalkan mereka


bersambung

__ADS_1


makasih yang udah baca,jangan lupa like komen,dan bintang limanya yaa heheh kalau terhibur dengan ceritanya..maaf kalau masih banyak typo.


__ADS_2