Pujaan Hati CEO Arogan

Pujaan Hati CEO Arogan
eps 67


__ADS_3

pagi mentari yang cerah kini telah menyinari seluruh alam sehingga menembus celah-celah gorden pada sebuah kamar pengantin baru


"enghh "lenguh Dasha,ia membuka matanya pandangan pertama yang ia tangkap adalah wajah tampan suaminya


ia tersenyum malu membayangkan pergulatan panas mereka..


"kamu begitu tampan by, hidung mancung alis tebal sangat sempurna,beruntung aku mempunyai mu "ucapnya mengelus rahang tegas sang suami


Dasha pun menggeser tubuhnya karena ingin kekamar mandi saat ia ingin bangun tangan kekar itu kembali menarinya sehingga ia kembali terbaring


"by "ucapnya kaget


"hmm "sahutnya parau khas bangun tidur dan mata yang masih terpejam


"by kamu udah bangun dari kapan" ucapnya ia khawatir takut Daren mendengar semua yang ia katakan kalau emang ia malu banget ..tapi apa salahnya memuji suami sendiri ya kan...batinnya


"dari kamu memuji ku" ucapnya


"kamu mendengar nya by "ucap Dasha lagi


"hmm aku mendengar itu "ucap Daren membuka mata menatap Dasha


blushh pipi dasha langsung saja merona


"aku tampan,aku..."


"sutt ah maluuu "ucap Dasha menutup mulut suami nya


Daren terkekeh melihat rona pada pipi sang istri


"cup..".Daren mencium sekilas bibir Dasha


"byy" serunya menutup mulut


"morning kiss "ucap ya tersenyum


"ih tapi kan aku belum gosok gigi "gerutunya


"apa salahnya" ucap Daren


"udah ah mending aku kekamar mandi "ucapnya bangun saat menggerakkan kakinya dan pada saat ini juga ia meringis


"aww..."jeritnya


Daren sontak bangun mendengar jeritan sang istri


"sakit "tanyanya


"ya sakit lah ini gara-gara kamu ni terus-menerus semalam" ucapnya cemberut


"abisnya kamu enak" ucap Daren tersenyum


"ihh byy "teriaknya bukan apa saat ini pipinya sudah memerah karena malu membayangkan pergulatan mereka


"yaudah ayo dibantu "ucapnya


dasha pun mengulurkan tangannya tapi Daren langsung saja menggendong Dasha ala bridal style terlihat Daren hanya menggunakan boxer dan Dasha tidak memakai sehelai benang pun


"by kenapa selimut nya di lepas" jerit Dasha menutupi aset ya


"nanti basah sayang" ucap Daren


"lagian kenapa di tutup sih udah aku lihat semua dan bentuknya sudah tau" ucap Daren mengerling matanya


"apaan sih "ucap Dasha


Daren pun mendudukkan Dasha pada kloset duduk Daren segera mengisi bathtub dengan air hangat untuk Dasha berendam


"gimana enak" ucapnya


"apa" ucap Dasha gugup


"airnya "ucap Daren tersenyum


"


"ohh lumayan" ucapnya lagi


"apaan sih sha mesum banget otak Lo "ucapnya


Daren segera melepas boxer nya dan ikut beredam bersama Dasha

__ADS_1


"byy jerit "Dasha menutup wajahnya


"jangan di tutup gitu matanya bukan semalam kamu menikmati nya" ucap Daren menggoda Dasha


kini telah selesai ritual mandi..tidak ada ritual lain karena Daren juga harus berangkat kekantor...sekarang Meraka telah menggunakan pakaian rapi Dasha yang dirumah dan Daren akan berangkat kekantor ..


"by aku kebawah dulu siapin sarapan kamu "ucap Dasha memasang dasi Daren


"baik lah baby "ucap Daren mencium dahi Dasha..setelah pintu kamar tertutup Daren pun bergumam


"semoga hari ini Dasha akan merasa lebih tenang dan bisa seceria seperti dulu" ucapnya


"pagi bik" ucap Dasha


"eh non" ucap bi Nunu yang berada di dapur


"ngapain non" ucapnya lagi


"mau bikinin daren teh" ucap Dasha tersenyum


bi Nunu yang melihat anak majikan nya ini mulai ceria sangat bersyukur walaupun belum seceria kemarin setidaknya sudah menampakkan senyum indah nya itu


"hari ini sha ingin buat sandwich" ucap nya


"duduk saja non biar bibi yang buat" ucapnya


"tidak papa bi ini hari pertama sha membuat makan untuk suami "ucap ya tersenyum


"bibi buatkan sarapan untuk Valen dan bibi aja "ucap nya lagi


"baik non' ucap bi Nunu



"sudah "ucapnya seraya membereskan sisa-sisa bahan makanan yang dia gunakan


"wah enak nih pasti "ucap Valen yang tiba-tiba datang


"enak dong kan untuk suami tercinta" ucap Dasha


"Valen engga ni" ucap nya


"begadang ya" ucap Valen


"ha.. Dasha gelagapan.. Kakak kemeja makan dulu" ucap nya


Valen yang bingung sikap kakak angkatnya itu bertanya kepada yang ibu


"Bu kak dasha udah mulai ceria ya "ucapnya


"iya syukur deh" ucap bi Nunu


"tapi tadi kak Dasha bilang kesiangan jadi begadang dong pas Valen tanya gitu kayak orang gugup "ucapnya polos


"hus kamu gak boleh tau itu urusan pengantin baru "ucapnya


"emang pengantin baru harus begadang" tanyanya


"udah nanti kalau kamu nikah bakalan tau ,nih sarapan dan ini kotak bekalnya" ucap bi Nunu


Valen pun mengangkat bahunya acuh..ya kalau ibu nya tidak memberi tahu ya sudah pikirnya gitu


"gimana enak "ucap Dasha


"ini enak banget makasih ya sayang "usah buatin


dasha tersenyum dan berkata "maaf baru pagi ini aku siapin kebutuhan kamu"


"gak papa ,yang penting kamu gak sedih aja,ingat sayang kamu tidak sendirian ada aku,ada mama,ada papa dan masih banyak lagi orang yang sayang sama kamu jadi kamu ikhlasin kepergian mommy "ucap Daren


"hmm bisa "ucapnya tersenyum


"ayo makan nanti telat" ucapnya


Daren pun membalas senyum Dasha


"kamu juga dong ni aa.."ucapnya menyodorkan potongan sandwich pada Dasha ,Dasha pun menerima suapan dari sang suami


bi Nunu dan Valen melihat itu ikut tersenyum haru


"pa hari ini mama mau Nemani dasha dirumah,ikut gak" ucapnya

__ADS_1


"ikut dong kemana pun istri ku pergi pasti selalu ikut "ucapnya


"ala" ucap Dila


Bram memeluk istrinya dan berkata" kita belikan dasha apa"


"rencana nya mama mau ajak dia buat kue jadi mama akan beli bahan kue" ucapnya


"boleh papa juga kangen buatan kue mama" ucap Bram mengecup bibir sang istri


Dila pun tersenyum menenggelamkan wajahnya pada dada bidang sang suami..


ya walaupun umur tua tapi keharmonisan itu harus tetap dijaga


"sayang hati-hati dirumah aku berangkat dulu "ucapnya mencium dahi Dasha


"kamu yang hati-hati "ucap Dasha membenarkan jas sang suami


"sampai jumpa nanti sore "ucapnya mengelus kepala Dasha


dasha tersenyum dan melambaikan tangannya pada sang suami,ia masuk setelah mobil suaminya telah hilang dari pandangan nya


"mau berangkat" ucap Dasha yang memandang Valen


Valen mengangguk tersenyum


"uang jajan ada "ucap Dasha


"ada kok kak sudah di kasih ibu 20 ribu nah juga udah di bawain bekal" ucapnya


"emang cukup" ucap dasha.


"cukup lah kak "ucapnya tersenyum


"yaudah uang jajannya besok ya kakak kasih soalnya kakak gak pegang uang cash" ucap Dasha


"gak usah kak" ucap Valen


"neng Valen ayo berangka"t teriak pak mail


"eh iya pak,kak Valen berangkat" ucapnya mencium punggung tangan Dasha


"hati-hati belajar yang rajin" ucap Dasha


Valen hanya membulatkan kan jari jempol dan telunjuk nya menjadi 👌


"kakak gak capek apa antar jemput aku "ucap Sisil


"engga lah kamu kan kekasih saya" ucap Dekha


Sisil yang mendengar formal Dekha sontak bertanya


"sebenarnya kakak cinta gak si sama aku"


Dekha diam dan memandang Sisil sekilas


"kak "ucap Sisil memanggil karena Dekha masih diam


"saya itu..."


tring tring


"sebentar" ucapnya


"hallo.."


"ya tuan , sebentar lagi..."


"baik..."


panggilan pun berakhir,


"jadi" tanya Sisil


"nanti saja kita bahas "ucap Dekha menggenggam tangan Sisil.


Sisil pun menyadarkan kepalanya dan memandang jalanan,Dekha melihat itu pun menghembuskan nafasnya..


bersambung


terimakasih yang sudah baca novel ini jangan lupa like komen dan vote ya teman-teman

__ADS_1


__ADS_2