
"mom sha pergi dulu ya Sisil sudah nungguin "ucap Dasha
gena dan Dila mendengar penuturan Dasha langsung memandang Dasha lalu berkata
"tunggu bentar sayang Daren lagi perjalanan kesini"ucap Dila
Dasha yang mendengar nama Daren langsung gugup entah apa yang ia pikirkan
"hmmm enggak deh ma soalnya Sisil udah nungguin dia sendirian dirumah orang tuanya lagi keluar kota"bujuk Dasha
"yaudah biarin aja Dil kasian juga Sisil,Sisil itu seperti anak ku juga"ucap gena mommy Dasha
"kalau gitu lain kali kamu harus atur waktu nanti makan malam bareng Daren ya"ucap Dila mama Daren membujuk Dasha
Dasha tersenyum tak nyaman mendengar hal itu artinya mereka akan menghabiskan waktu bersama memikirkan nya saja Dasha sudah keringatan
"i iiya ma nanti ya"ucap Dasha gugup
yaudah sha pulang kerumah Sisil dulu ya "lanjut Dasha segera berdiri dan menyalami gena dan Dila
Dasha mengecup pipi gena sang mommy dan segera melangkah kakinya
mama Dila yang melihat itu berkata
"sha kok mama gak di cium"ucap mama Dila dengan wajah memelas
sha menghentikan langkahnya
"heheh .... cup Dasha mengecup pipi mama Dila sedangkan mommy gena tersenyum melihat kedekatan sang anak pada temannya..
" sha pulang dulu "ucap Dasha
"daa sayang "ucap Dila dan gena bersama
"daaaa"ucap Dasha tersenyum
disaat Dasha keluar ia bertemu pria yang membuat dia terjebak dalam situasi seperti sekarang
mereka saling pandang tetapi Dasha cepat mengalihkan pandangannya dan segera meninggalkan tempat tersebut
sedangkan Daren menatap kepergian Dasha dan melangkah kakinya..
-
-
"ma "panggil Daren
Dila tersenyum melihat sang anak telah sampai
"ren sini duduk"ucap Dila sang mama
Daren duduk di depan mommy gena
"gena kenalin ini anak ku"ucapnya
"ohh ini Daren kan"ucap mommy gena memastikan
"iya Tante "ucap Daren tersenyum.
Daren memang orang yang sangat dingin dan datar tetapi ia akan menghormati yang lebih tua dari dirinya
"ya ampun sekarang kamu udah makin tampan,kamu ingat gak sering jahilin Dasha"ucap mommy gena terkekeh
__ADS_1
Daren yang mendengar nama Dasha berpikir "apakah Dasha yang sama"batinnya
"ingat Tante apa kabar anak Tante itu sekarang"ucapnya karena ia ingat akan kejadian itu tapi lupa nama Dasha karena ia sering memanggil cebol semasa mereka masih kecil
"loh masa kamu gak tau,dia kan kerja dikantor kamu dan kemarin kata mama kamu kalian udah makan malam bersama"goda mommy gena
blush pipi Daren memanas
"maaf Tante tapi Daren benar-benar gak tau bahwa dia anak Tante soalnya sekarang dia udah tinggi aja" ucapnya
mommy gena terkekeh
"gak papa ren maklum kalian masih kecil sha aja pasti gak ingat bahwa kamu teman masa kecilnya,,tapi kamu harus ekstra sabar ya soalnya Dasha itu ngambekan bawel lagi" ucap mommy gena tertawa
Daren hanya tersenyum
"ren mama setuju kalau kamu sama Dasha dari pada bella sejujurnya"ucap Dila
"loh Daren dijodohin sama Bella"tanya gena
"suami aku ni ge aku sebenarnya gak setuju tapi kan mah mas Bram sama mas Satrio sahabat jadi gak enak waktu itu sebenarnya nya mau kenalin aja cuman ya Daren bilang udah punya calon istri ya itu Dasha orang nya"jelas mama Dila
Daren mendengar ucapan mamanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
mommy gena tersenyum lalu berkata
"ren setahu Tante Dasha belum mau membuka hatinya karena pengkhianatan kekasihnya"ungkap gena
"tenang aja Tante daren juga baru ingin...""Daren menghentikan ucapannya lalu menghela nafas panjang
"Daren juga pernah di posisi Dasha"lanjutnya
Dila mengelus lengan sang anak karena ia sangat tau kisah percintaan anaknya sang kekasih dengan sangat tega mengkhianati nya
"gak papa Tante ,Daren juga gak mau ingat-ingat lagi"ucapnya tersenyum
"ya ampun Tante lupa tawarin kamu minum Daren"ucap gena tersadar ketika ia memegang gelas minuman nya
"Daren tersenyum gak papa Tante "ucapnya
"ma kita pulang ya ini udah larut nanti papa khawatir ucap Daren
"ah iya sudah pukul 10 malam ternyata ia melihat jam pada Handphone nya.
"ge mau bareng"ucap Dila
"enggak deh Dil nanti supir juga jemput sha udah ngabarin nih"tunjuknya pada handphone berisikan chat Dasha
"mbak ..". panggil Daren pelayan pun mendekati meja mereka
" berapa total semuanya"ucap Daren
pelayan tersebut menyerahkan bilnya Daren mengeluarkan kartu black gold edition anti batassss.....
pelayan itu menerima kartu itu
"ren biar Tante"ucapnya
"gak papa Tante sama mertua juga"godanya
mama Dila terkekeh mendengar penuturan anaknya
"kamu bisa aja"ucap gena
__ADS_1
sedangkan Daren bingung kenapa ia bisa mengeluarkan kata-kata itu
"ge kami pulang dulu ya"ucap Dila cipika-cipiki pipi teman lamanya
"iya Dil"ucap mommy gena
Daren menyalami gena...
"Tante Kami pamit dulu"ucapnya
"iya ren hati-hati loh"ucap gena
"iya Tante juga hati-hati nanti singa betina ngamuk"ucap Daren
"ihh kamu"cubit Dila pada lengan anaknya
Daren meringis karena cubitan sang mama sakit apalagi cubitan kecil menjepit readers pasti tau😂
mommy gena tertawa melihat tingkah mereka
"ayo"tarik Dila sang mama
mereka pun meninggalkan tempat tersebut
-
-
"pusing banget padahal udah minum obat"ucap gena
"kok jadi flu gini sih "sambung gena ia mengambil tissue didalam tasnya dan menggosok gosok pelan hidung nya
"duhh"keluhnya memijit kepala
"nyonya"panggil seorang laki-laki yang mendekati gena
gena mengangkat kepalanya
"oh bapak"ucap gena tersenyum dan berdiri berpegangan pada kursi
lelaki itu adalah supir yang Dasha baru Carikan karena melihat kondisi mamanya ia khawatir kalau sang mama mengendarai mobil sendiri
lelaki itu melihat sang majikan terlihat menahan sakit bertanya
"nyonya anda baik-baik saja,apa perlu kita kerumah sakit"ucapnya
"gak perlu pak saya baik-baik saja cuman pusing dikit ucap gena
"beli obat aja nyonya di apotek,nanti nona muda marah lagi kalau saya gak jagain nyonya"ucap nya
mommy gena tersenyum lalu berkata
"obat saya ada dirumah sekarang kita langsung pulang saja"
"baik nya"ucap sang sopir
mereka pun keluar dari tempat tersebut
bersambung.
maaf guys baru update hehe...
jangan lupa like komen dan kasih bintang limanya dongg...kasih hadiah supaya semangat update nya
__ADS_1