
kini Dasha dan mamanya telah berada di ruangan yang seperti di pinta dasar tadi
"sha nggak sebaiknya kita pulang aja kan masih ada hari esok esoknya" ucap sang Mama yang berbaring dia brankar karena kepalanya pusing
"nggak mau kita harus tunggu hasil dari pemeriksaan dan mau pasti tahu alasan Sha kayak gini sha nggak mau nantinya bakal menyesal"ucapnya memandang sang mama
"mommy nggak papa,cuma pusing dikit ini juga kan hari weekend pasti toko roti ramai"ucap mommy
"mom nggak usah dipikirin dulu kan ada mbak Nina"
sha kemarin juga udah ngomong sama mbak Nina jadi mom nggak perlu khawatir lagi ya sekarang mom tidur aja sha mau keluar dulu untuk beli sarapan,karena kita bakalan lama nunggu itu pemeriksaan jadi Sha keluar dulu beli sarapan atau makanan yang ada di sekitar rumah sakit sini
"Ya udah deh kepala mommy juga pusing nggak tahu nih tiba-tiba banget pusingnya padahal mah udah minum obat, mungkin cuma bawaan flu aja makanya pusing banget"
"iya mommy Istirahat ya sha keluar dulu" ucapnya mengelus lengan sama mama
-
-
"beli makanan di mana ya "ucap Dasha bingung setelah di dalam mobil
"coba aku cari di maps dulu tempat nya"
"Ya udah deh ini aja 15 menit lumayan dekat daripada ke restoran sebelah sana lumayan jauh juga sih kasihan juga kalau mommy ditinggal sendirian"ucapnya lalu menjalankan mobilnya
beberapa saat kemudian ia telah sampai di sebuah restoran yang bernama beer harbo
ia melepas sabuk pengaman dan keluar dari mobilnya
dia duduk disalah satu meja yang kosong disana
baru saja ia duduk waiters pun datang lalu berkata
"permisi nona, silahkan mau pesan apa"waiters itu memberikan buku menu pada sha
Dasha mengambil nya lalu membaca satu persatu
"saya pesan mushroom cream soup, cheese steak sandwich dan chicken steak "ucapnya
"minumnya nona"tanyanya
"minuman ya emmm"ucap Dasha bingung
"alpukat gak ada ya"tanyanya
"maaf nona alpukat lagi Kosong"ucap waiters
"hmm kalau gitu large water satu,water melon nya 2,oh ya dibungkus semua ya mbak "
"baik nona,saya permisi"
Dasha tersenyum
-
-
- water melon
-chicken steak
- cheese steak sandwich
- mushroom cream soup
beberapa saat kemudian pesanan dahsyat telah siap semua dan ia membayar semua mobil yang ia pesan
"terima kasih nona"
"sama-sama "ucap Dasha
"apa boleh saya bantu untuk bawahnya nona saya rasa Anda kesulitan"ucap waiters
"tidak perlu Mbak saya bisa kok mobil saya juga terparkir dekat tidak jauh"ucap nya
"ya sudah selamat menikmati dan hati-hati di jalan "ucapnya tersenyum
Dasha membalas dengan senyuman
__ADS_1
ia membuka pintu mobilnya samping kemudi dan memasukan paperbag makanan ke jok
ia mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit Santa
tring tring tring..............
tertera nama sisil disana
Dasha memakai earphone ketelinga nya
"sha udah selesai belom"tanyanya
"belom sil kayaknya ditunda aja deh"
"loh kok di tunda sihh"kesal Sisil
"maaf sil, mommy gue harus CT scan dikepala jadi gue sama mommy harus standby di rumah sakit..
"separah itu sha"ucap Sisil juga kaget mendengar penuturan sahabat nya
"hmm jadi harus tunggu pemeriksaan lab juga"ucapnya sambil mengemudi
"yaudah gue temani Lo sama Tante aja ya rumah sakitnya dimana"
"gak usah sil repotin aja nanti ya"
"ihh gak boleh ngomong gitu sha kamu itu sahabat aku jadi gak ada kata-kata repot"ucapnya
"yaudah kalau kamu maksa kamu datang aja kerumah sakit Santa " ucap Dasha
"oke oke gue siap-siap dulu ya by"ucap Sisil
"bye "jawab Dasha mematikan panggilan telepon mereka
baru saja ia meletakan handphone nya kembali berdering kembali
Dasha mengangkat panggilan itu tanpa melihat siapa yang menelpon
"ngapain lagi si sil"ucap Dasha
"hmm"
ia langsung melihat nama tertera di layar handphone nya pak Daren
"eh bapak kirain Sisil"jawabnya terkekeh
"eh pak gak bisa saya ada urusan pribadi lagian ini weekend jadi bapak gak boleh ganggu waktu saya"
"tapi kamu itu calon istri saya,jadi saya mau habis kan waktu sama kamu"
"gak bisa bapak,,,,, saya lagi nemenin mommy saya di rumah sakit"ucap nya lalu mematikan panggilan telepon
Daren menelpon kembali tapi Dasha tidak menghiraukan nya
"mentang-mentang atasan seenak jidat aja tu orang"kesal Dashaa
tak terasa ia telah memasuki kawasan rumah sakit
ia cepat-cepat turun dan membawa makanan yang telah dia beli
saat ini ia berada di lobi rumah sakit cepat-cepat ia menuju ruangan yang ditempati sang mama
ia membuka pelan-pelan pintu ternyata sang mama tidur
ia meletakan makanan diatas meja tak jauh dari brankar sang mama lalu ia masuk kedalam kamar mandi
saat ia keluar sang mama telah membuka matanya
"sha"panggil mommy gena
"mommy udah bangun,laper ya"ucapnya
gena tersenyum lalu mengangguk
"yaudah yuk kita makan "ajaknya ia membantu mamanya turun lalu menuju meja dan sofa
"ini ada mushroom soup pasti mommy suka"ucapnya
"dan sha mau makan chicken steak dari bentukannya si enak jadi ayo mom makan tunggu apa lagi"ucap Dasha
Dasha dan mommy gena berdoa sebelum makan dan mereka melahap makanan masing-masing
dahsa makan sambil memegang handphone
"sha kalau makan jangan main handphone"tegur sang mama
"hmm iya ma,ini Sisil udah di rumah sakit jadi dia nanya in dimana ruangan mama
__ADS_1
"Sisil kesini"
"hmm iya tu anak maksa banget"ucap Dasha
gena sang mama hanya tersenyum
tak lama kemudian seseorang membuka pintu ya dia adalah Sisil
"akhirnya sampai juga Lo"ucap Dasha
Sisil langsung duduk bergabung bersama gena dan Dasha
"wah enak ni,bagi dong"ucap Sisil
"tuh dalam box masih ada cheese steak sandwich tadinya untuk aku oleh karena ada kamu jadi gak apa makan aja"ucap Dasha lanjut menyuapkan steak kedalam mulutnya
Sisil mengambil box dalam paperbag itu lalu membukanya,ia memakan lalu berkata
"ini enak banget sha kamu beli dimana
"hmm itu beli di resto dekat dari sini
"apa namanya"
"hmmm apa ya,duh lupa sil"
"dasar pikun belum tua juga"ucap sisil
Dasha mengacuhkan kata-kata Sisil ia lanjut makan sedangkan mommy gena tersenyum melihat kedekatan mereka
disaat mereka asik makan seseorang telah membuka pintu yaitu seorang dokter yang memeriksa mommy gena tadi
"maaf nona,hasil dari lab sudah keluar dan mari kita bicara diruangan saya"ucap si dokter
Dasha menegak minuman nya lalu mengelap mulutnya menggunakan tissue
"yaudah dok mari"ucapnya
dokter itu keluar Dasha berkata
"mom sha keruangan dokter sebentar"mommy gena mengangguk
"sil jagain ya"ucap Dasha
"beres"jawab Sisil
Dasha pun langsung keluar dari ruangan
tok tok
"masuk"
"gimana dok hasilnya "ucap Dasha langsung
"silahkan duduk dulu nona"ucapnya
dasha langsung duduk
"ibu anda mempunyai penyakit sejenis kangker,apa anda tau"tanya dokter
"iya dok saya pernah baca pemeriksaan mommy saya tapi saya gak tau itu dari rumah sakit mana saya lupa"ujarnya
"mama anda terkena maningioma"ucap dokter
Dasha kaget ia berusaha menahan tangisnya
"apakah mommy saya bisa sembuh dok"tanya ya
dalam kondisi seperti ini sangat sulit untuk menyembuhkannya nona gejalanya hanya terlihat seperti flu dan pusing"ucap dokter
"jadi...." Dasha menutup mulutnya..
"ya flu dan pusing yang dialami mama anda karena penyakit yang ia derita sekarang"ucap dokter
"jadi saya harus apa dok"ucapnya leleh sudah air mata
"untuk sekarang kita lakukan CT scan saya dan tim saya akan menyiapkan ya sekitar 1 jam lagi kita akan lakukan dan habis itu baru saya bisa ambil tindakan,entah operasi atau kemoterapi "ucapnya
"baik dok,ucap Dasha menghapus air matanya
'kamu harus kuat,yang sabar" ucap dokter
"terima kasih dok"ucap Dasha dan berlalu keluar
bersambung
terimakasih yang sudah baca novel saya,makasih dukungannya jangan bosan ya ,like komen dan vote kalau tidak kasih hadiah ..
__ADS_1